Bola.net - - Setelah meraih kemenangan beruntun di dua pekan pertama, start sempurna AC Milan terhenti dengan kekalahan memalukan 1-4 kontra Lazio pada giornata 3. Namun pasukan Vincenzo Montella langsung bangkit dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas tuan rumah Austria Vienna di Liga Europa. Momentum sudah didapatkan, dan sekarang adalah saatnya mereka kembali berlari di Serie A.
Milan akan menjamu di San Siro pada giornata 4 Serie A 2017/18, Minggu (17/9). Di atas kertas, ini adalah laga yang bisa dimenangkan oleh Milan.
Kepercayaan diri Milan yang runtuh usai dipermak Lazio telah kembali berkat kemenangan di Vienna. Milan mulai menemukan bentuk terbaiknya, terutama dengan skema permainan baru 3-5-2.
Melawan Vienna, sistem baru 3-5-2 racikan Montella berfungsi dengan baik. Leonardo Bonucci tampil luar biasa di jantung pertahanan, baik dengan defence maupun kreativitasnya. Serangan Milan juga mengalir lancar. Hakan Calhanoglu gemilang dengan satu gol dan dua assist, sedangkan Andre Silva memborong tiga gol dan menjadi pemain Milan pertama setelah Kaka (vs Anderlecht tahun 2006) yang mengukir hat-trick di kompetisi Eropa.
"Saat membeli Bonucci (dari Juventus musim panas ini), kami mempertimbangkan sistem tiga bek, saya takkan membantahnya. Alessio Romagnoli ingin kami tempatkan di kiri, tapi cedera, jadi itulah kenapa saya belum mencoba sistem ini sebelumnya," kata Vincenzo Montella tentang sistem baru ini, usai menang di Vienna.
Melawan Udinese, tak ada alasan bagi Montella untuk merombak formasi yang sudah ada. Milan pasti ingin menjadikan laga ini sebagai ajang bulan madu kedua mereka dengan 3-5-2. Andai ada rotasi untuk mengatasi potensi kelelahan, itu pun takkan terlalu frontal.
Meski baru saja menang besar, Milan sebaiknya tidak tenggelam dalam euforia, apalagi sampai memandang Udinese sebelah mata.
Milan tentu belum lupa bahwa musim lalu mereka dua kali ditekuk Udinese, 0-1 di San Siro dan 1-2 di Dacia Arena.
Udinese memang mengawali musim dengan buruk, kalah 1-2 lawan Chievo dan takluk 2-3 di tangan tim promosi SPAL. Namun pasukan Luigi Delneri bangkit dengan menjinakkan Genoa 1-0 lewat gol tunggal Jakub Jankto di kandang sendiri pada giornata 3.
Milan ingin kembali berlari, tapi Udinese pasti takkan membiarkan mereka berbuat sekehendak hati. Rossoneri bakal butuh performa terbaik jika ingin mengamankan tiga poin.
PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN
Milan (3-5-2): Donnarumma; Musacchio, Bonucci, Romagnoli; Abate, Kessie, Biglia, Bonaventura, Rodriguez; Silva, Kalinic.
Udinese (4-4-2): Scuffet; Larsen, Danilo, Nuytinck, Samir; De Paul, Behrami, Barak, Jankto; Maxi Lopez, Lasagna.
HEAD TO HEAD
29-01-2017 Udinese 2-1 Milan (Serie A)
11-09-2016 Milan 0-1 Udinese (Serie A)
07-02-2016 Milan 1-1 Udinese (Serie A)
23-09-2015 Udinese 2-3 Milan (Serie A)
25-04-2015 Udinese 2-1 Milan (Serie A)
30-11-2014 Milan 2-0 Udinese (Serie A).
3 PERTANDINGAN TERAKHIR MILAN
28-08-2017 Milan 2-1 Cagliari (Serie A)
10-09-2017 Lazio 4-1 Milan (Serie A)
15-09-2017 Austria Vienna 1-5 Milan (Liga Europa).
3 PERTANDINGAN TERAKHIR UDINESE
21-08-2017 Udinese 1-2 Chievo (Serie A)
28-08-2017 SPAL 3-2 Udinese (Serie A)
10-09-2017 Udinese 1-0 Genoa (Serie A).
PREDIKSI SKOR
Milan tak pernah menang dalam dua laga kandang terakhirnya melawan Udinese di Serie A (seri 1-1 musim 2015/16 dan kalah 0-1 musim 2016/17).
Milan yang ini punya peluang untuk memutus streak negatif tersebut.
Jika skema baru 3-5-2 Milan kembali berfungsi dengan baik seperti di Vienna, maka Udinese bakal menemui masalah besar.
Prediksi skor akhir: AC Milan 3-1 Udinese.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Chelsea vs Arsenal 17 September 2017
Liga Inggris 15 September 2017, 19:00
-
Prediksi AC Milan vs Udinese 17 September 2017
Liga Italia 15 September 2017, 17:01
-
Prediksi Manchester United vs Everton 17 September 2017
Liga Inggris 15 September 2017, 16:00
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 17 September 2017
Liga Italia 15 September 2017, 15:00
-
Prediksi AS Roma vs Hellas Verona 17 September 2017
Liga Italia 15 September 2017, 14:00
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR