
Bola.net - Juventus akhirnya menemukan kepingan puzzle yang hilang di jajaran manajemen mereka. Sosok Marco Ottolini resmi dipilih untuk menduduki kursi panas Direktur Olahraga.
Penunjukan ini mengakhiri pencarian panjang Si Nyonya Tua pasca pemecatan Cristiano Giuntoli. Manajemen klub bergerak cepat untuk mengembalikan stabilitas di balik layar.
Ottolini bukanlah nama asing bagi publik Turin maupun sepak bola Italia. Ia datang dengan reputasi mentereng sebagai otak di balik kebangkitan Genoa.
Rekam jejaknya dalam menemukan bakat terpendam menjadi alasan utama penunjukan ini. Juventus berharap sentuhan dinginnya bisa membawa era baru di Allianz Stadium.
Orang Dalam yang Kembali Pulang
Hubungan Ottolini dengan Juventus sejatinya sudah terjalin sangat lama. Ia bisa dibilang 'orang dalam' yang kini kembali ke rumah lamanya.
Pria berusia 45 tahun ini pernah mengabdi untuk Bianconeri mulai tahun 2018. Awalnya, ia bertugas sebagai pemandu bakat (scout) yang memantau talenta internasional.
Kariernya menanjak ketika dipromosikan menjadi manajer pemain pinjaman pada 2021. Ia bertanggung jawab memantau perkembangan aset-aset muda Juventus yang disekolahkan ke klub lain.
Setelah menimba ilmu di Genoa sejak musim 2022/23, ia kini kembali dengan status lebih tinggi. Ottolini dianggap sosok paling tepat karena sudah paham betul filosofi klub.
Raja 'Cuan' dan Masterclass Transfer
Daya tarik utama Ottolini terletak pada kejeniusannya di bursa transfer. Ia dikenal memiliki mata elang dalam melihat potensi pemain berharga murah.
Selama di Genoa, ia sukses mendatangkan pemain dengan harga miring namun berkontribusi besar. Nama-nama seperti Albert Gudmundsson dan Mateo Retegui adalah bukti nyata kehebatannya.
Gudmundsson dibeli hanya seharga €1,5 juta dari AZ Alkmaar. Pemain tersebut kemudian dijual ke Fiorentina dengan nilai €13 juta, memberikan keuntungan berlipat ganda.
Ia juga sukses besar saat meminjam Radu Dragusin dari Juventus lalu mempermanenkannya. Bek tersebut kemudian dijual ke Tottenham Hotspur dengan mahar fantastis €31 juta.
Kemampuan "memutar uang" inilah yang sangat dibutuhkan Juventus saat ini. Manajemen ingin membangun skuad kompetitif tanpa harus merusak neraca keuangan klub.
Latar Belakang Unik: Sarjana Bahasa Asing
Perjalanan karier Ottolini menuju kursi direktur olahraga terbilang cukup unik. Ia bukanlah mantan pemain bintang, melainkan seorang akademisi sepak bola.
Ottolini pernah menimba ilmu di Universita degli Studi di Verona. Ia meraih gelar Sarjana Bahasa dan Sastra Asing, sebuah bekal yang tak lazim di dunia sepak bola.
Kariernya di manajemen dimulai saat magang di Asosiasi Sepak Bola Belgia. Ia kemudian bekerja sebagai agen dan konsultan selama lebih dari satu dekade.
Pengalaman internasionalnya makin kaya saat menjadi scout untuk raksasa Belgia, RSC Anderlecht. Kombinasi kecerdasan akademis dan pengalaman lapangan ini membuatnya jadi sosok direktur modern yang ideal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Emas Transfer Marco Ottolini di Genoa: Juventus Punya Alasan Kuat untuk Optimistis
Liga Italia 23 Desember 2025, 22:11
-
Profil Marco Ottolini: 'Si Jenius' Genoa yang Pulang Kampung untuk Selamatkan Juventus
Liga Italia 23 Desember 2025, 16:59
-
Juventus Bangkit: 4 Perbaikan Nyata di Era Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Desember 2025, 23:18
-
Transfer Krusial: Juventus Incar Frattesi, Inter Milan Patok Harga Rp586 Miliar
Liga Italia 22 Desember 2025, 23:02
-
Andai Tidak Dapat Semenyo, MU Beralih ke Bintang Juventus Ini?
Liga Inggris 22 Desember 2025, 07:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR