
Bola.net - AC Milan meraih kemenangan dramatis melawan Parma dalam lanjutan Serie A. Dua gol di menit akhir memastikan Rossoneri menang 3-2.
Pertandingan Milan vs Parma berlangsung di San Siro pada pekan ke-22 Serie A 2024/2025, Minggu (26/1/2025) malam WIB. Parma unggul lebih dulu lewat Matteo Cancellieri di menit ke-24.
Christian Pulisic menyamakan kedudukan lewat penalti di menit ke-38. Namun, Parma kembali unggul lewat gol Enrico Del Prato di menit ke-80.
Pada akhirnya, Tijani Reijnders dan Samuel Chukwueze mencetak gol di injury time. Alhasil, Rossoneri bisa mengunci kemenangan dengan skor 3-2.
Kemenangan ini membawa Milan ke peringkat ketujuh klasemen Serie A dengan 34 poin. Parma terpuruk di posisi ke-16 dengan 20 poin.
Berikut rapor pemain AC Milan saat mengalahkan Parma versi Sempre Milan.
Kiper dan Bek

Mike Maignan (6)
Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk dua gol Parma, terutama setelah melakukan penyelamatan penting pada tembakan Pontus Almqvist di babak kedua. Secara keseluruhan, ia tampil solid.
Davide Calabria (5,5)
Pertahanan yang baik sebagian besar waktu, namun umpan silang yang buruk membuat peluang serangan Milan sia-sia. Ia sering memiliki ruang di sayap, tapi tidak memanfaatkannya dengan baik.
Matteo Gabbia (5,5)
Gagal memanfaatkan peluang besar untuk membuka skor di babak pertama dan bisa melakukan lebih baik pada gol kedua. Long pass-nya bagus, namun masalah dalam passing pendek masih ada.
Strahinja Pavlovic (7,5)
Tampil luar biasa, berjuang keras di kedua fase permainan. Ia memenangkan penalti, memberikan assist untuk gol Chukwueze, dan tampil dominan meski sempat golnya dianulir. Performa yang sangat lengkap dari seorang bek tengah.
Theo Hernandez (4,5)
Gagal menutup pergerakan lawan, termasuk saat Matteo Cancellieri melewatinya. Masih ada kesalahan besar dalam penguasaan bola dan pertahanannya terus menjadi masalah besar.
Gelandang
Yunus Musah (6)
Menunjukkan permainan yang naik turun, baik dengan penetrasi ke depan maupun beberapa percakapan yang buruk. Namun, ia memberikan assist untuk gol Reijnders di babak kedua.
Youssouf Fofana (5)
Passing yang buruk dan keputusan yang kurang tepat, seperti pelanggaran bodoh yang membuatnya menerima kartu kuning. Penampilannya tidak cukup bagus dan akan absen melawan Inter.
Tijjani Reijnders (6,5)
Sempat mencoba peluang yang diselamatkan kiper di akhir babak pertama. Golnya sangat penting, dengan lari yang cerdas dan penyelesaian tenang.
Penyerang

Chrisian Pulisic (6,5)
Tampil kurang memuaskan sebelum gol penalti yang indah. Keterlibatannya dalam gol kemenangan patut diapresiasi, meski perannya di awal pertandingan kurang optimal.
Rafael Leao (5)
Tampil buruk dibandingkan dengan penampilannya melawan Girona. Terlihat tidak nyaman dengan bola dan gagal dalam beberapa duel satu lawan satu. Keputusan untuk menggantinya bisa dimaklumi.
Alvaro Morata (5)
Beberapa kali terjebak offside dan gagal memberikan kontribusi penting. Keputusan untuk menariknya keluar cukup tepat.
Pemain Pengganti

Davide Bartesaghi (6)
Tampil positif setelah masuk, memberikan assist untuk Pavlovic yang kemudian mengarah kepada gol Chukwueze.
Ismael Bennacer (5)
Beberapa kali membuat umpan berbahaya yang salah sasaran, salah satunya berujung pada gol kedua Parma. Tampil kurang tajam dibandingkan dengan penampilannya melawan Girona.
Samuel Chukwueze (7)
Meskipun sempat dianulir assist-nya, ia tetap tampil memukau dan akhirnya mencetak gol kemenangan. Penampilan yang bisa jadi sangat penting di akhir musim nanti.
Tammy Abraham (5)
Tidak banyak berkontribusi pada pertandingan dan hampir tidak terlihat di lapangan sampai akhir pertandingan.
Luka Jovic (5,5)
Melewatkan peluang besar sebelum tercipta gol kemenangan. Ia bisa saja membawa bola dengan lebih tenang, tapi langsung mencoba menyelesaikan peluang.
Klasemen Serie A
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Bakal Jual Rasmus Hojlund ke AC Milan?
Liga Inggris 27 Januari 2025, 21:53
-
Sergio Conceicao Ribut dengan Davide Calabria Usai Laga AC Milan vs Parma
Liga Italia 27 Januari 2025, 13:40
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 30 Januari 2025
Liga Champions 27 Januari 2025, 08:25
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Strahinja Pavlovic
Liga Italia 26 Januari 2025, 21:47
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR