
Bola.net - Timnas Italia memastikan diri menjadi tim kedua yang lolos ke semi final Euro 2020. Setelah mereka mengalahkan Belgia di perempat final Euro 2020.
Duel di Munchen Arena ini berjalan sengit. Dua tim ini sama-sama berjuang untuk mengamankan satu tiket di semi final ini.
Di laga ini, Italia berhasil unggul terlebih dahulu dengan skor 2-0. Namun di akhir babak pertama Romelu Lukaku berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1 melalui tendangan penalti.
Di laga ini, ada beberapa pemain Italia tampil dengan performa yang luar biasa. Namun ada beberapa pemain yang tampil di bawah standard.
Siapa pemain Italia yang bersinar dan tenggelam di laga ini? Simak selengkapnya di bawah ini.
Gianluigi Donnarumma - 7

Gianluigi Donnarumma kembali menunjukkan performa yang apik di laga ini.
Ia tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan penalti Romelu Lukaku. Namun ia berhasil membuat dua penyelamatan yang krusial di laga ini.
Leonardo Spinazzola - 7

Spinazzola bisa dikatakan pahlawan Italia di partai melawan Belgia ini.
Sang bek solid saat bertahan dan kerap maju membantu serangan. Kontribusi terbesarnya menghalau peluang emas Romelu Lukaku. Namun sayang ia mengalami cedera lutut yang parah sehingga ia kemungkinan absen sampai satu tahun ke depan.
Giorgio Chiellini - 8

Giorgio Chiellini adalah salah satu contoh nyata bahwa pemain tua-tua keladi benar-benar ada nyatanya.
Sang bek sukses mematikan pergerakan Romelu Lukaku bersama dengan Bonucci. Ia juga membuat enam clearance di laga ini, sehingga secara overall ia sangat tangguh di lini pertahanan Gli Azzurri.
Leonardo Bonucci - 7

Seperti tandemnya, Bonucci tampil dengan apik dalam menjaga pertahanan Italia.
Chemistrynya yang apik dengan Chiellini membuat keduanya bisa saling mengover di atas lapangan. Kinerja terbaiknya adalah sukses mematikan pergerakan Romelu Lukaku
Giovanni Di Lorenzo - 5

Di Lorenzo bisa dikatakan titik lemah dalam pertahanan Italia di laga ini.
Kontribusi saat bertahan dan menyerangnya cukup minim. Namun dosa terbesarnya adalah melanggar Romelu Lukaku yang membuat Belgia mendapatkan penalti.
Marco Verratti - 7

Setelah tampil kurang oke di babak 16 besar, Marco Verratti menunjukkan kelasnya sebagai gelandang top dunia.
Ia berhasil menjaga penguasaan bola Italia dan ia juga menjadi sosok yang mendikte tempo permainan Gli Azzurri di laga ini.
Jorginho - 7

Seperti Verratti, Jorginho juga tampil impresif di laga ini.
Bersama dengan Verratti, ia berhasil menjaga penguasaan bola Italia di laga ini. Ia juga kerap membantu pertahanan Italia, di mana ia beberapa kali melepaskan tekel dan juga melakukan intersep.
Nicolo Barella - 8

Salah satu pemain terbaik Italia di laga ini layak disandang oleh Barella.
Di laga ini konsisten maju membantu serangan Italia. Hasilnya? Satu gol dan satu assist ia kemas untuk Gli Azzurri sehingga timnya lolos ke semi final.
Lorenzo Insigne - 8

Tidak hanya Barella, Lorenzo Insigne benar-benar jadi ancaman nyata bagi pertahanan Belgia di laga ini.
Dengan kecepatannya, ia kerap maju dan menusuk pertahanan The Red Devils. Hasilnya yang paling kentara ia berhasil membuat gol indah ke gawang Thibaut Courtois.
Ciro Immobile - 5

Selain Di Lorenzo, Ciro Immobile bisa dikatakan pemain terburuk Italia di laga ini.
Dipercaya menjadi ujung tombak, ia sama sekali tidak mengancam gawang Belgia. Dari tiga tembakan yang ia lepaskan tidak ada yang mengenai sasaran. Itulah mengapa ia akhirnya ditarik oleh Mancini.
Federico Chiesa - 6

Di laga ini, Federico Chiesa dimainkan sebagai starter setelah tampil ciamik di 16 besar.
Secara garis besar, performa Chiesa relatif biasa saja. Ia kerap melepaskan umpan-umpan silang, namun akurasinya kurang bagus sehingga kurang mengancam gawang Belgia.
Bryan Cristante - 6 (Pemain Pengganti)
Bryan Cristante masuk di menit 74 menggantikan Marco Verratti.
Selama 15 menit berada di lapangan, performa Cristante tergolong standard. Dalam artian ia tidak membuat kesalahan berarti, meski umpan-umpannya juga tidak ada yang membahayakan pertahanan Belgia.
Andrea Belotti - 6 (Pemain Pengganti)

Andrea Belotti masuk menggantikan Ciro Immobile di menit 74.
Selama berada di lapangan, striker Torino itu tidak jadi ancaman sama sekali untuk lini pertahanan Belgia. Tidak ada satupun tembakan yang sukses ia lepas ke gawang Belgia.
Domenico Berardi - 6 (Pemain Pengganti)

Domenico Berardi masuk menggantikan Lorenzo Inisgne di menit 79.
Selama 10 menit bermain, Berardi tidak terlalu mengancam pertahanan Belgia.
Emerson - 6 (Pemain Pengganti)
Emerson masuk bersama Berardi di menit 79. Ia menggantikan Leonardo Spinazzola yang mengalami cedera.
Emerson tampil cukup disiplin di sisi kiri pertahanan Italia. Meski ita tidak memberikan kontribusi sebesar Spinazzola di waktu yang terbatas itu.
Rafael Toloi - n/a
Tolois masuk di masa injury time menggantikan Chiesa.
Ia bermain terlalu sebentar untuk bisa diberikan penilaian atas performanya.
Roberto Mancini - 9

Mancini kembali menunjukkan masterclass-nya di laga ini.
Ia berhasil mengatur skema pertahanannya sehingga mematikan pemain-pemain kunci Belgia seperti Romelu Lukaku dan Kevin De Bruyne.
Di babak kedua ia mengubah gaya bermain Italia menjadi lebih berhati-hati sehingga mereka bisa mempertahankan keunggulan mereka atas Belgia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Duel Italia vs Spanyol di Fase Gugur Euro
Piala Eropa 3 Juli 2021, 23:46
-
Usai Alami Cedera Parah, Spinazzola: Saya Akan Segera Kembali!
Piala Eropa 3 Juli 2021, 21:21
-
Belgia Kalah, Tak Ada Pemain Real Madrid Tersisa di Euro 2020
Piala Eropa 3 Juli 2021, 20:01
-
De Bruyne Akui Main Dalam Kondisi Cedera Lawan Italia
Piala Eropa 3 Juli 2021, 19:30
-
Italia Tembus Perempat Final, Belgia Angkat Koper
Galeri 3 Juli 2021, 16:37
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR