Bola.net - - Legenda Lilian Thuram mengkritik sistem edukasi di Italia yang gagal memangkas aksi-aksi rasisme di negera tersebut, khususnya di lingkungan sepakbola.
Kritik dari pria asal Prancis ini muncul setelah belum lama ini gelandang Juve, Blaise Matuidi, menjadi korban aksi rasisme. Peristiwa tak mengenakkan itu terjadi saat Juve tanding melawan Cagliari di giornata 20 Serie A di Sant'Elia, 7 Januari lalu.
Parahnya, itu bukan insiden rasisme pertama yang dialami oleh Matuidi. Gelandang yang juga berasal dari Prancis ini sebelumnya juga mendapat perlakuan tak mengenakkan di pertandingan melawan Hellas Verona.
Thuram mengaku ia sendiri juga pernah mengalami insiden serupa saat bermain di Italia. Namun ia tak menyangka insiden itu masih terjadi di jaman now, khususnya di pentas semegah Serie A.
Eks bek timnas Prancis ini pun mengaku kecewa dengan hal itu. Ia pun mengatakan sistem edukasi di italia tak berjalan dengan baik.
Blaise Matuidi
"Ketika Blaise Matuidi, yang bermain di Juventus, dihina di Cagliari pada tanggal 6 Januari, ini terjadi karena warna cokelatnya yang indah," bukanya seperti dilansir Goal International.
"Saya bermain di Italia pada tahun 1996 dan ada penggemar di sana yang membuat suara monyet. Ini berarti bahwa dalam 20 tahun, pendidikan belum sepenuhnya efektif," ketus Thuram.
"Untuk mengubah keadaan, justru orang-orang yang tidak menderita dari aksi rasisme yang harus ikut campur tangan. Artinya, pemain kulit putih, pemimpin kulit putih, pendukung kulit putih," tegasnya.
Thuram bermain di Italia mulai 1996. Klub pertama yang ia bela adalah Parma. Pada tahun 2001, ia pindah ke Juventus. Lima tahun berselang ia pindah ke Barcelona sebelum akhirnya gantung sepatu pada tahun 2008.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Main Untuk Juve Adalah Sebuah Kehormatan Bagi Matuidi
Liga Italia 21 Januari 2018, 21:37
-
Rasisme Masih Subur, Thuram Kritik Sistim Edukasi Italia
Liga Italia 21 Januari 2018, 21:21
-
Terkejutnya Matuidi Dengan 'Organisasi Gila' Tim-tim Italia
Liga Italia 21 Januari 2018, 20:52
-
Muak Dengan Neymar, Cavani Menuju Juventus?
Liga Italia 21 Januari 2018, 00:50
-
Pelatih Genoa Yakin Tak Mustahil Curi Poin di Turin
Liga Italia 20 Januari 2018, 20:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Udinese vs Roma 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 11:25
-
Prediksi Man City vs Brighton 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 10:38
-
Prediksi Chelsea vs Man Utd 31 Oktober 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 09:38
-
Prediksi Le Havre vs PSG 31 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 30 Oktober 2026, 08:15
-
Sesko Cedera, Ini 5 Striker yang Bisa Direkrut Manchester United pada Januari
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 07:02
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Mendalami Kebangkitan Ronald Araujo di Liverpool usia Tinggalkan Barcelona
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:48
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR