Bola.net - Juventus memiliki ambisi besar pada musim 2020/2021 yang akan datang. Salah satu rencana ambisius Si Nyonya Tua yakni membajak Josep Guardiola dari Manchester City.
Juventus sejak lama dikabarkan ingin bekerja sama dengan Guardiola. Bos-bos Juventus sudah lama terkesan dengan kerja pelatih berusia 49 tahun tersebut, bahkan sebelum di Man City.
Pada akhir musim 2018/2019 lalu, pihak Juventus sempat dikabarkan ingin mengontrak Guardiola. Namun, pria kelahiran Spanyol tersebut tidak ingin meninggalkan Man City. Dia masih punya proyek bersama klub.
Juventus akhirnya mengalihkan bidikan ke Maurizio Sarri. Pelatih berusia 62 tahun tersebut didatangkan setelah membawa Chelsea menjadi juara Liga Europa. Saat ini, Sarri masih menjadi juru taktik Juventus.
Ambisi Juventus Mengejar Guardiola
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, masih punya mimpi yang sama bersama klubnya. Agnelli ini membawa Juventus menjadi juara Liga Champions, gelar yang sudah lama tidak mampu diraih klub asal Turin.
Dikutip dari The Sun, Agnelli pun sudah menyiapkan rencana besar agar bisa membawa Liga Champions ke Turin. Salah satunya dengan menunjuk Josep Guardiola sebagai pelatih pada musim depan.
Agnelli masih memberi kesempatan pada Maurizio Sarri membuktikan kualitas yang dimiliki. Gelar juara Serie A bukan ukuran sukses untuknya, tetapi gelar juara Liga Champions.
Sementara itu, Guardiola sudah dua kali meraih gelar juara Liga Champions dalam karirnya sebagai pelatih. Dia membawa Barcelona dua kali menjadi penguasa Eropa pada tahun 2009 dan 2011. Saat itu, Barcelona tampil begitu fantastis.
Guardiola sendiri masih punya kontrak dengan Man City hingga Juni 2021.
Koneksi Guardiola dan Italia
Ada beberapa faktor yang bisa membuat keinginan Juventus menunjuk Guardiola sebagai pelatih menjadi nyata. Salah satunya kedekatan Guardiola dengan Italia. Saat masih aktif bermain, dia pernah membela klub Italia yakni AS Roma dan Brescia.
Guardiola juga bisa berbahasa Italia dengan baik. Faktor ini juga bisa menunjang karirnya di Italia. Selain itu, Guardiola punya pergaulan yang baik dengan para master taktik di Italia seperti Arrigo Sacchi dan Maurizio Sarri.
Meskipun masih punya kontrak dengan Man City hingga 2021, peluang Guardiola pindah diyakini terbuka lebar. Menyusul kegagalan Man City bersaing dengan Liverpool pada musim 2019/2020, bukan tidak mungkin dia akan menerima tantangan baru pada musim depan.
Sumber: The Sun
Baca Ini Juga:
- Belum Selesai, Inter Milan akan Datangkan Satu Pemain Lagi
- Laga Inter vs AC Milan Diklaim Sebagai Salah Satu Derby Terindah dalam Sejarah
- Cedera Kambuh, Douglas Costa tak Ikut Juventus Hadapi AC Milan
- Lukaku Catatkan 20 Gol Bagi Inter Lebih Cepat Ketimbang Ronaldo
- Ashley Young Girang Menangi Derby Milan Pertamanya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Messi Duet dengan Ronaldo di Juventus? Gak Mustahil Kok!
Liga Italia 11 Februari 2020, 19:40
-
Diminta Pilih Messi Atau Ronaldo, Jawaban Trent Justru Mengejutkan
Liga Champions 11 Februari 2020, 18:50
-
Zlatan Ibrahimovic vs Cristiano Ronaldo: Duel-duel Sebelumnya
Liga Italia 11 Februari 2020, 16:49
-
Prediksi AC Milan vs Juventus 14 Februari 2020
Liga Italia 11 Februari 2020, 13:53
-
Kumpulan Komentar Paling Arogan Cristiano Ronaldo
Liga Italia 11 Februari 2020, 10:42
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR