Rossoneri unggul terlebih dahulu setelah Gianpoalo Bellini mencetak gol bunuh diri. Namun Atalanta berhasil membalas lewat tendangan penalti German Denis dan Franco Brienza.
Pada babak pertama tempo permainan berjalan berjalan sedang. Milan langsung memegang kendali permainan. Mereka tak sungkan untuk langsung menekan meski berstatus tim tamu.
Milan sempat mengancam melalui Kaka dan Mario Balotelli namun keduanya masih belum berhasil mengubah papan skor. Meski begitu perjuangan masih belum berakhir.
Atalanta meski tertekan mereka juga punya sejumlah peluang. Tandukan Denis melebar. Setelah itu tendangan Carlos Carmona mampu diselamatkan Marco Amelia.
Milan pun balik mengancam. Tendangan Ricardo Montolivo belum mampu menaklukkan Andrea Consligli. Percobaan dari Balotelli juga masih menerpa tiang gawang. Peluang terakhir diperoleh Rossoneri saat bola hasil sundulan Keisuke Honda hasil umpan dari Adil Rami belum menemui sasaran. Sampai wasit menghentikan babak pertama kedua tim harus puas dengan skor imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, pelatih Clarence Seedorf memasukkan Stephan El Shaarawy menggantikan Honda untuk menambah daya gedor.
Milan akhirnya memecah kebuntuan di pertandingan ini setelah Gianpaolo Bellini mencetak gol bunuh diri. Bermaksud memotong umpan terobosan dari Sulley Muntari namun bola malah masuk ke gawang sendiri.
Atalanta yang perlahan mulai keluar menyerang mendapat hadiah penalti setelah Carmona dijatuhkan Kevin Constant. Denis yang menjadi algojo sukses membuat skor menjadi kembali imbang di menit ke-68.
Setelah kebobolan Milan pun langsung tancap gas memberikan perlawanan. Masukknya Adel Taarabt dan Giampaolo Pazzini membuat permainan Milan lebih berwarna.
Atalanta akhirnya berhasil mencetak gol kembali di menit-menit akhir injury time lewat sepakan keras Franco Brienza dari luar kotak penalti. Giulio Migliaccio turut andil memberikan assist terhadap gol ini.
Setelah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya, akhirnya Milan tak mampu mengatasi perlawanan tuan rumah. Sampai wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga skor 2-1 tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin Ini Atalanta berada di posisi ke-11 dengan 50 poin dari 37 laga. Sedangkan Milan menghuni peringkat ke-9 mengoleksi 54 angka dari jumlah laga yang sama.
Statistik Atalanta - AC Milan:
Penguasaan bola: 51% - 49%
Shot (on goal): 17 (3) - 20 (2)
Corner: 4 - 5
Pelanggaran: 7 - 10
Offside: 3 - 3
Kartu kuning: 2 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Atalanta (4-3-2-1): Consigli; Raimondi, Benalouane, Bellini, Brivio; Baselli (Migliaccio 75'), Cigarini, Carmona; Moralez (Brienza 87'), Bonaventura (De Luca 69'); Denis.
AC Milan (4-3-2-1): Amelia; De Sciglio, Rami, Mexes, Constant; De Jong, Montolivo, Muntari (Taarabt 76'); Honda (El Shaarawy 46'), Kaka (Pazzini 80'); Balotelli. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Schurrle dan Torres Bantu Chelsea Menang di Partai Terakhir
Liga Inggris 11 Mei 2014, 23:01
-
Review: Atasi Newcastle, Liverpool Gagal Juara EPL
Liga Inggris 11 Mei 2014, 23:01
-
Review: United Tak Mampu Kalahkan Southampton
Liga Inggris 11 Mei 2014, 23:01
-
Review: Napoli Pesta Gol di Markas Sampdoria
Liga Italia 11 Mei 2014, 22:12
-
Review: Atalanta Pecundangi Milan
Liga Italia 11 Mei 2014, 19:38
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR