Bola.net - AC Milan sukses memutus catatan buruk melawan Internazionale Milano dalam beberapa pertemuan terakhir setelah menang tipis 1-0 di San Siro, Senin (05/5) dini hari.
Satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut diciptakan oleh Nigel De Jong pada menit ke-65 setelah memaksimalkan umpan tendangan bebas Mario Balotelli di sisi kiri pertahanan Inter.
Di awal-awal babak pertama, Inter Milan mencoba mengambil inisiatif untuk menguasai permainan. Namun hingga sepuluh menit babak pertama berjalan, permainan kedua tim masih berkutat di lini tengah.
Pada menit ke-11, AC Milan justru memberikan ancaman pertama kepada Inter. Sebuah tendangan keras dari Adel Taarabt di depan kotak penalti belum menemui sasaran. Tendangan pemain pinjaman dari QPR tersebut masih melambung dari gawang Samir Handanovic.
Usai percobaan tersebut, kedua tim mulai silih berganti melakukan serangan. Inter membalas lewat sebuah serangan yang dibangun Nagatomo di sisi kanan. Sayang upaya tersebut masih belum mampu membuahkan hasil.
Begitu pula upaya dari De Sciglio pada menit ke-24. Menerima umpan dari Taarabt, De Sciglio langsung menghujamkan tendangan keras yang masih menyamping di sebelah kanan gawang Handanovic.
Peluang terbaik Rossoneri datang pada menit ke-37. Berawal dari serangan balik melalui De Jong, Kaka melepaskan tendangan keras di depan kotak penalti. Namun sayang, tendangan Kaka masih mampu diselamatkan mistar gawang.
Tiga menit berselang, giliran Inter Milan yang melakukan serangan. Namun lagi-lagi upaya dari Jonathan tersebut masih mampu diantisipasi dengan sempurna oleh Christian Abbiati. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.
Tensi permainan tak menurun di paruh kedua. AC Milan yang kali ini bertindak sebagai tuan rumah masih menguasai jalannya pertandingan.
Upaya Rossoneri untuk mencetak gol akhirnya terwujud pada menit ke-65. Berawal dari tendangan bebas yang dilepas Mario Balotelli, sundulan Nigel De Jong gagal diantisipasi oleh Handanovic. Skor pun berubah untuk keunggulan AC Milan.
Tertinggal satu gol membuat Inter tak ada pilihan lagi selain menyerang. Pada menit ke-70, Esteban Cambiasso ditarik keluar digantikan Fredy Guarin untuk mengimbangi lini tengah Rossoneri yang tampil dominan pada laga tersebut.
Pada menit ke-71 Kaka kembali mengancam gawang Inter. Namun kali ini tendangan kerasnya masih mampu diselamatkan Walter Samuel. Hampir saja Inter kembali kecolongan.
AC Milan sejatinya mampu kembali mencetak gol pada menit ke-77. Namun gol tersebut dianulir setelah Pazzini yang membelokkan tendangan Balotelli dinilai telah berada pada posisi offside.
Inter mencoba tampil lebih agresif di sisa pertandingan. Masuknya RIcardo Alvarez dan Diego Milito membuat serangan Nerazzurri kian gencar. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan tak berubah.
Dengan hasil tersebut, AC Milan kini berada di posisi 8 klasemen sementara dengan 54 poin dari 36 pertandingan. Sementara Inter Milan tetap berada di posisi kelima dengan 57 poin dengan jumlah pertandingan yang sama. (bola/dzi)
Satu-satunya gol yang tercipta pada laga tersebut diciptakan oleh Nigel De Jong pada menit ke-65 setelah memaksimalkan umpan tendangan bebas Mario Balotelli di sisi kiri pertahanan Inter.
Di awal-awal babak pertama, Inter Milan mencoba mengambil inisiatif untuk menguasai permainan. Namun hingga sepuluh menit babak pertama berjalan, permainan kedua tim masih berkutat di lini tengah.
Pada menit ke-11, AC Milan justru memberikan ancaman pertama kepada Inter. Sebuah tendangan keras dari Adel Taarabt di depan kotak penalti belum menemui sasaran. Tendangan pemain pinjaman dari QPR tersebut masih melambung dari gawang Samir Handanovic.
Usai percobaan tersebut, kedua tim mulai silih berganti melakukan serangan. Inter membalas lewat sebuah serangan yang dibangun Nagatomo di sisi kanan. Sayang upaya tersebut masih belum mampu membuahkan hasil.
Begitu pula upaya dari De Sciglio pada menit ke-24. Menerima umpan dari Taarabt, De Sciglio langsung menghujamkan tendangan keras yang masih menyamping di sebelah kanan gawang Handanovic.
Peluang terbaik Rossoneri datang pada menit ke-37. Berawal dari serangan balik melalui De Jong, Kaka melepaskan tendangan keras di depan kotak penalti. Namun sayang, tendangan Kaka masih mampu diselamatkan mistar gawang.
Tiga menit berselang, giliran Inter Milan yang melakukan serangan. Namun lagi-lagi upaya dari Jonathan tersebut masih mampu diantisipasi dengan sempurna oleh Christian Abbiati. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.
Tensi permainan tak menurun di paruh kedua. AC Milan yang kali ini bertindak sebagai tuan rumah masih menguasai jalannya pertandingan.
Upaya Rossoneri untuk mencetak gol akhirnya terwujud pada menit ke-65. Berawal dari tendangan bebas yang dilepas Mario Balotelli, sundulan Nigel De Jong gagal diantisipasi oleh Handanovic. Skor pun berubah untuk keunggulan AC Milan.
Tertinggal satu gol membuat Inter tak ada pilihan lagi selain menyerang. Pada menit ke-70, Esteban Cambiasso ditarik keluar digantikan Fredy Guarin untuk mengimbangi lini tengah Rossoneri yang tampil dominan pada laga tersebut.
Pada menit ke-71 Kaka kembali mengancam gawang Inter. Namun kali ini tendangan kerasnya masih mampu diselamatkan Walter Samuel. Hampir saja Inter kembali kecolongan.
AC Milan sejatinya mampu kembali mencetak gol pada menit ke-77. Namun gol tersebut dianulir setelah Pazzini yang membelokkan tendangan Balotelli dinilai telah berada pada posisi offside.
Inter mencoba tampil lebih agresif di sisa pertandingan. Masuknya RIcardo Alvarez dan Diego Milito membuat serangan Nerazzurri kian gencar. Namun hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk kemenangan AC Milan tak berubah.
Dengan hasil tersebut, AC Milan kini berada di posisi 8 klasemen sementara dengan 54 poin dari 36 pertandingan. Sementara Inter Milan tetap berada di posisi kelima dengan 57 poin dengan jumlah pertandingan yang sama. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Detail Jersey Ala Brasil AC Milan 2014-15
Open Play 5 Mei 2014, 22:31
-
Detail Jersey Home AC Milan 2014-15
Open Play 5 Mei 2014, 22:26
-
Ranocchia Ratapi Kekalahan Inter
Liga Italia 5 Mei 2014, 22:07
-
Kalah Derby, Aib Lini Ofensif Nerazzurri
Liga Italia 5 Mei 2014, 12:57
-
Icardi: Balotelli Suka Membesar-Besarkan Masalah
Liga Italia 5 Mei 2014, 11:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR