Bola.net - Dua Bianconeri bertemu dalam giornata 21 Serie A musim 2014-15. Udinese menjamu Juventus di Friuli ppada Minggu (01/02).
Pertandingan berjalan lambat dan kedua tim tak mampu menunjukkan kreativitas yang biasa mereka tampilkan. Alhasil, Juve dan Udinese harus puas berbagi poin karena tak mampu mencetak gol dalam pertandingan ini.
Pertandingan diawali dengan cukup lambat. Juventus yang berusaha mengendalikan pertandingan mengatur tempo dengan hati-hati serta memainkan bola dari kaki-ke kaki.
Udinese memilih menunggu dan mulai bertahan dari lini tengah. Strategi ini sangat efektif membendung dominasi Juve karena Udinese juga mampu melepas serangan balik dengan sangat cepat.
Udinese mengancam lewat serangan balik tiga sentuhan yang mampu membuat pertahanan Juve terbelah. Sayang bagi Udinese, sentuhan pertama Bruno Fernandes kurang sempurna dan bola bisa diamankan Gianluigi Buffon.
Juve balik mengancam lewat kombinasi duet Fernando Llorente dan Carlos Tevez. Llorente memantulkan bola kepada Tevez yang kemudian melepas tembakan yang masih melenceng. Kedua tim mampu menciptakan berbagai peluang sepanjang sisa babak pertama namun pertahanan masing-masing belum juga jebol.
Memasuki babak kedua, skema permainan kedua tim tidak berubah. Juventus masih tampil di bawah standar mereka dan tak mampu menciptakan serangan-serangan yang membahayakan pertahanan Karnezis.
Pada babak ini, kedua tim nampaknya lebih fokus untuk mematahkan serangan lawan. Imbasnya, kreasi-kreasi serangan yang bagus jarang tercipta.
Hal ini juga ditambah dengan keengganan kedua pelatih melakukan perubahan. Massimiliano Allegri hanya melakukan dua pergantian pemain sementara Andrea Stramaccioni bahkan hanya melakukan satu pergantian.
Juventus sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-86. Menerima umpan tarik Paul Pogba, Carlos Tevez yang sudah berhadapan dengan kiper Udinese tak mampu melepas tendangan yang akurat. Tembakan Tevez dari jarak dekat masih melenceng.
Pertandingan akhirnya diakhiri tanpa gol. Dengan hasil ini, Juventus masih memimpin klasemen sementara Serie A dengan keunggulan tujuh poin dari AS Roma. Sementara itu, Udinese bertengger di posisi 11 klasemen sementara.
Statistik Udinese - Juventus
Pertandingan berjalan lambat dan kedua tim tak mampu menunjukkan kreativitas yang biasa mereka tampilkan. Alhasil, Juve dan Udinese harus puas berbagi poin karena tak mampu mencetak gol dalam pertandingan ini.
Pertandingan diawali dengan cukup lambat. Juventus yang berusaha mengendalikan pertandingan mengatur tempo dengan hati-hati serta memainkan bola dari kaki-ke kaki.
Udinese memilih menunggu dan mulai bertahan dari lini tengah. Strategi ini sangat efektif membendung dominasi Juve karena Udinese juga mampu melepas serangan balik dengan sangat cepat.
Udinese mengancam lewat serangan balik tiga sentuhan yang mampu membuat pertahanan Juve terbelah. Sayang bagi Udinese, sentuhan pertama Bruno Fernandes kurang sempurna dan bola bisa diamankan Gianluigi Buffon.
Juve balik mengancam lewat kombinasi duet Fernando Llorente dan Carlos Tevez. Llorente memantulkan bola kepada Tevez yang kemudian melepas tembakan yang masih melenceng. Kedua tim mampu menciptakan berbagai peluang sepanjang sisa babak pertama namun pertahanan masing-masing belum juga jebol.
Memasuki babak kedua, skema permainan kedua tim tidak berubah. Juventus masih tampil di bawah standar mereka dan tak mampu menciptakan serangan-serangan yang membahayakan pertahanan Karnezis.
Pada babak ini, kedua tim nampaknya lebih fokus untuk mematahkan serangan lawan. Imbasnya, kreasi-kreasi serangan yang bagus jarang tercipta.
Hal ini juga ditambah dengan keengganan kedua pelatih melakukan perubahan. Massimiliano Allegri hanya melakukan dua pergantian pemain sementara Andrea Stramaccioni bahkan hanya melakukan satu pergantian.
Juventus sempat mendapatkan peluang emas pada menit ke-86. Menerima umpan tarik Paul Pogba, Carlos Tevez yang sudah berhadapan dengan kiper Udinese tak mampu melepas tendangan yang akurat. Tembakan Tevez dari jarak dekat masih melenceng.
Pertandingan akhirnya diakhiri tanpa gol. Dengan hasil ini, Juventus masih memimpin klasemen sementara Serie A dengan keunggulan tujuh poin dari AS Roma. Sementara itu, Udinese bertengger di posisi 11 klasemen sementara.
Statistik Udinese - Juventus
Penguasaan bola: 34% - 66%
Shot (on goal): 11 (2) - 13 (2)
Corner: 5 - 9
Pelanggaran: 13 - 16
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Udinese: Karnezis; Heurtaux, Danilo, Piris; Widmer, Allan, Bruno Fernandes, Guilherme, Gabriel Silva (Pasquale, 66'); Di Natale, Thereau.
Susunan pemain Juventus: Buffon; Caceres, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Pereyra, Pirlo, Pogba, Evra (Padoin, 74'); Tevez, Llorente (Morata, 67'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Juventus Tertahan di Friuli
Liga Italia 1 Februari 2015, 23:02
-
Alessandro Matri Kembali ke Juventus
Liga Italia 1 Februari 2015, 17:00
-
Inzaghi: Lampiaskan Amarah Pada Parma
Liga Italia 31 Januari 2015, 23:17
-
Pirlo dan Presenter Cantik Juventus TV
Open Play 31 Januari 2015, 22:58
-
De Ceglie Pulang ke Juventus Lebih Awal
Liga Italia 31 Januari 2015, 20:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
-
Prediksi Man City vs Aston Villa 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:45
-
Prediksi Liverpool vs Brentford 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 06:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR