Milan sempat membuka skor terlebih dahulu lewat usaha Mattia Destro. Namun kemudian tim tuan rumah berhasil bangkit dan membalikkan keadaan melalui Gonzalo Rodriguez dan Joaquin.
Kedua tim memulai permainan dengan tempo yang cukup cepat. Tuan rumah tampil menggebrak di awal pertandingan dan ingin memanfaatkan laga kandang ini dengan sebaik-baiknya.
Setelah ditekan beberapa kali melalui Alberto Aquilani dan Josip Ilicic, Milan perlahan-lahan mulai bangkit dan berbalik menekan. Rossoneri sempat mengancam melalui Keisuke Honda, Mattia Destro dan Jeremy Menez, namun usaha ketiganya belum menemui sasaran.
Lini belakang Fiorentina memang bermain sangat bagus. Mereka tampil solid dan berhasil mematahkan serangan yang dilancarkan kubu tim tamu. Para pemain Milan dipaksa memutar otak untuk menembus ketatnya pertahanan La Viola.
Sepuluh menit jelang pertandingan berakhir, kendali permainan sudah kembali dipegang oleh Fiorentina. Pasukan Vincenzo Montella terus menekan lawannya untuk mencari gol pertama.
Peluang terakhir Fiorentina hadir melalui sepakan sepakan keras Aleandro Rosi dan Borja Valero dari luar kotak penalti, namun sayangnya belum ada yang berhasil mengubah kedudukan. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat wasit menghentikan babak pertama.
Keluar dari kamar ganti, Montella langsung melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Joaquin masuk menggantikan Micah Richards, sedangkan Alberto Aquilani ditarik dan digantikan Milan Badelj.
Fiorentina masih terus tampil menekan ke jantung pertahanan Milan. Namun justru Milan yang berhasil mencetak gol terlebih dahulu di menit ke-56. Giacomo Bonaventura melepas tendangan keras dari luar kotak penalti, namun arah bola kemudian dibelokkan Mattia Destro sehingga menjadi gol.
Tertinggal satu gol membuat Fiorentina bereaksi cepat untuk segera membalas. Serangan demi serangan mereka lancarkan namun selalu menemui jalan buntu karena Milan bertahan dengan sangat baik.
Tampil tertekan memang memaksa Milan memperkuat lini pertahanannya. Namun hal tersebut rupanya mampu meredam semua serangan dari Fiorentina. Rossoneri praktis hanya menunggu saat yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Setelah melancarkan sejumlah serangan, akhirnya usaha Fiorentina untuk menyamakan kedudukan membuahkan hasil di menit ke-83. Joaquin dari sisi kanan mengirim umpan ke dalam kotak penalti dan langsung disambut tandukan Gonzalo Rodriguez yang tak mampu dibendung kiper Diego Lopez.
Enam menit berselang Fiorentina berhasil menggandakan kedudukan. Hampir serupa dengan gol pertama, Basanta mengirim umpan silang dari sisi kiri ke dalam kotak penalti dan bola hasil tandukan Joaquin bersarang di gawang Milan.
Setelah melakukan serangkaian usaha, Milan akhirnya tak mampu mengatasi perlawanan dari Fiorentina. Skor 2-1 masih tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Tambahan tiga poin ini membuat Fiorentina berada di posisi lima di klasemen sementara Serie A dengan 45 poin dari 27 laga. Sementara itu, pasukan Filippo Inzaghi belum beranjak dari peringkat 10 setelah mengumpulkan 35 poin.
Statistik Fiorentina - AC Milan:
Penguasaan bola: 57% - 43%
Shot (on goal): 18 (5) - 6 (2)
Corner: 8 - 8
Pelanggaran: 11 - 15
Kartu kuning: 3 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Fiorentina: Neto; Richards (Joaquin 45'), Rodriguez, Basanta; Rosi (Babacar 80'), Borja Valero, Aquilani (Badelj 45'), Kurtic, Pasqual; Ilicic; Gilardino.
AC Milan: Diego Lopez; Abate (Bonera 88'), Paletta, Mexes, Antonelli; Van Ginkel, Essien (Pazzini 90'), Bonaventura; Honda (Cerci 81'); Menez, Destro. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Kalah di Kandang, Roma Makin Jauh Dari Juventus
Liga Italia 17 Maret 2015, 05:04
-
Review: Milan Menyerah di Markas Fiorentina
Liga Italia 17 Maret 2015, 03:10
-
Review: Brace Bale Menangkan Madrid Atas Levante
Liga Spanyol 16 Maret 2015, 04:56
-
Review: Inter Gagal Menang Kontra Cesena
Liga Italia 16 Maret 2015, 04:45
-
Review: Man United Hancurkan Tottenham
Liga Inggris 16 Maret 2015, 00:48
LATEST UPDATE
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR