Cristian Zapata menjadi aktor kekalahan Milan di laga ini. Satu gol Palermo berasal dari aksi bunuh dirinya, sementara satu gol lagi tercipta setelah dirinya gagal mengawal pergerakan Paulo Dybala.
Laga berjalan dengan tempo sedang sejak wasit memulai laga babak pertama. Laga baru berjalan dua menit, Palermo langsung menyengat pertahanan Milan.
Vazquez melepas sepakan keras dengan kakik kirinya ke arang tiang jauh. Lopez pun dipaksa untuk mengerahkan segala kemampuannya demi menepis si kulit bundar, dan berhasil. Tangan kirinya masih bisa menepis bola.
Sementara itu, Milan berusaha menekan sang tamu. Namun Palermo memilih untuk bersabar di pertahanannya sendiri dan melancarkan serangan balik. Fernando Torres cs pun kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan.
Peluang pertama Milan baru hadir pada menit ke-16. Free kick Jeremy Menez bisa disambar tandukan Torres. Namun bola hanya menyamping tipis ke sisi kiri gawang Sorrentino. Enam menit berselang, giliran Menez sendiri yang mencoba membobol gawang sang tamu. Akan tetapi sepakannya dari jarak sekitar 20 meter masih tak tepat sasaran.
Satu menit kemudian, para Milanisti terdiam. Gawang Lopez jebol melalui tendangan pojok Palermo. Golnya itu sendiri tercipta berkat aksi bunuh diri Cristian Zapata. 0-1 Rossoneri tertinggal.
Di menit ke-26, Milan kian tertunduk lesu setelah Palermo mampu mencetak gol keduanya. Kali ini melalui aksi brilian Paulo Dybala. Ia bisa melewati hadangan Zapata sebelum akhirnya bisa menaklukkan Diego Lopez di dalam kotak penalti.
Palermo menjadi nyaman berkat keunggulan dua gol tersebut. Milan yang dalam posisi tertinggal masih tak bisa menemukan ritma yang pas untuk menekan pertahanan sang tamu.
Laga babak pertama pun berakhir dengan skor tetap 0-2.
Di babak kedua, Filippo Inzaghi langsung menginstruksikan anak-anak asuhnya untuk menggempur pertahanan Palermo. Serangan demi serangan mereka lancarkan melalui sisi kanan pertahanan sang tamu.
Palermo pun dipaksa untuk bertahan dan menumpuk pemainnya di area kotak penalti. Milan yang tetap kukuh menyerang melalui sisi kanan akhirnya kehabisan akal untuk membongkar pertahanan sang tamu. Mereka tampak beberapa kali melepas umpan crossing dengan asal-asalan ke tengah kotak penalti, yang akhirnya tak menghasilkan apapun.
Peluang cukup apik baru tercipta pada menit ke-73. Crossing Saponara dikejar Torres di dalam kotak penalti. Sayang, heading pemain asal Spanyol itu di depan gawang tak sempurna dan bola akhirnya melenceng dari sasaran.
Milan terus menekan Palermo. Namun sayang, karena serangan yang monoton, mereka tak bisa menghasilkan gol balasan, hingga laga berakhir.
Palermo pun pulang dengan bekal tiga poin. Hasil itu membuat mereka menduduki peringkat ke sepuluh dengan koleksi poin 12. Sementara itu Milan tertahan di posisi ke tujuh klasemen dengan poin 16.
Susunan Pemain:
AC Milan (4-3-3): Lopez; Abate, Alex (Zapata), Rami, De Sciglio; Poli (El Shaarawy), De Jong, Saponara; Honda (Pazzini), Torres, Menez.
Palermo (3-4-1-2): Sorrentino; Munoz, Gonzalez, Andelkovic; Morganella, Bolzoni, Barreto, Lazaar; Maresca (N Goyi); Vazquez (Belotti), Dybala (Quaison).
Statistik Pertandingan AC Milan - Palermo:
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shots (on goal): 14 (3) - 13 (7)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 10 - 15
Offside: 2 - 0
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Palermo Bikin Malu Milan di San Siro
Liga Italia 3 November 2014, 04:48
-
Review: Parma Paksa Inter Tunduk di Tardini
Liga Italia 2 November 2014, 04:46
-
Liga Spanyol 2 November 2014, 03:56

-
Review: Reus, Lewandowski, Robben
Liga Eropa Lain 2 November 2014, 02:37
-
Review: Juve Kembali Bangkit di Empoli
Liga Italia 2 November 2014, 02:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
-
Surabaya Samator Tutup Babak Reguler Proliga 2026 dengan Kemenangan
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 20:23
-
Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
Liga Italia 22 Februari 2026, 20:22
-
Gagal ke Final Four, Bandung BJB Tandamata Kejar Kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri
Voli 22 Februari 2026, 20:01
-
Persis Solo Terpuruk: 300 Hari Tanpa Kemenangan di Laga Kandang!
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:32
-
Nonton Live Streaming Persib vs Persita di Indosiar - BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 18:01
-
Inter Milan di Serie A: 92,6 Persen Scudetto!
Liga Italia 22 Februari 2026, 17:41
-
Bek Mereka Masuk Incaran MU, Juventus: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 22 Februari 2026, 17:00
-
5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
Liga Italia 22 Februari 2026, 16:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR