Di tengah dominasi Bayern, Dortmund unggul terlebih dahulu melalui sebuah counter attack cepat yang diselesaikan oleh Marco Reus pada babak pertama. Bayern menyerang habis-habisan dan berhasil mengemas kemenangan berkat gol eks Dortmund Robert Lewandowski di paruh kedua serta penalti Robben di penghujung laga.
Pasukan Josep Guardiola mendominasi babak pertama Der Klassiker ini dengan ball posessession sebesar 60%. Xabi Alonso, Mario Gotze, Philipp Lahm sanggup membuat trio Sven Bender, Sebastian Kehl serta Henrikh Mkhitaryan di lini tengah Dortmund tak berdaya.
Bayern sendiri berulang kali membombardir barisan pertahanan Dortmund lewat sayatan-sayatan Robben dan Juan Bernat dari kedua sayap maupun tusukan-tusukan Thomas Muller dan Lewandowski di lini terdepan.
Total, Bayern membukukan 12 shots di babak pertama. Namun, hanya karena terbentur ketangguhan Roman Weidenfeller di bawah mistar, lima shots on target Bayern melalui Muller (3) dan Robben (2) semuanya gagal terkonversi jadi angka.
Dortmund sendiri hanya punya dua shots on target sepanjang paruh pertama. Bedanya, serangan mereka lebih efektif daripada tuan rumah. Diawali serangan balik cepat dan crossing akurat Pierre-Emerick Aubameyang dari sayap kanan, Reus lepas dari penjagaan dan sundulannya sukses memaksa Manuel Neuer memungut bola dari gawangnya pada menit 31. Skor 1-0 untuk tim tamu bertahan hingga jeda.
Tertinggal satu gol, serangan Bayern semakin menggila di babak kedua. Namun, sama seperti di paruh pertama, setiap peluang The Bavarians hanyalah sebatas ancaman, setidaknya sampai menit 72.
Memanfaatkan bola liar di ujung kotak penalti Dortmund, Lewandowski menuntaskan tanggung jawab utamanya sebagai pencetak gol. Dia membobol gawang mantan timnya dengan sebuah tendangan keras kaki kiri untuk menyamakan kedudukan jadi 1-1.
Lima menit jelang berakhirnya waktu normal, perjuangan Bayern untuk membalikkan keadaan berhasil mereka wujudkan.
Akselerasi pemain pengganti Franck Ribery dihentikan secara ilegal oleh Neven Subotic di area terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan memberi Subotic kartu kuning. Robben yang bertindak sebagai algojo menaklukkan Weidenfeller dan memastikan comeback win Bayern.
Bayern semakin mantap memimpin klasemen dengan 24 angka, sedangkan Dortmund tak beranjak dari papan bawah dengan koleksi poin yang baru menyentuh angka tujuh.
Berikutnya, tengah pekan mendatang, Bayern dan Dortmund sama-sama turun di pentas Liga Champions. Bayern menjamu AS Roma, sementara anak-anak asuh Jurgen Klopp meladeni Galatasaray di Signal Iduna Park.
Bayern (3-5-2): Neuer; Alaba, Boateng, Benatia; Bernat, Alonso (kuning 36), Gotze (Ribery 70), Lahm, Robben; Lewandowski (Rode 88), Muller (Pizarro 81).
Dortmund: (4-1-2-1-2): Weidenfeller; Durm, Hummels (Subotic 45), Sokratis, Piszczek (kuning 62); Kehl; Bender, Mkhitaryan; Kagawa (Grossjreutz 71); Reus, Aubameyang (Ramos 81).
Statistik Bayern - Dortmund
Ball possession: 64% - 36%
Shots: 25 - 10
Shots on target: 14 - 4
Offsides: 2 - 4
Corners: 9 - 2
Throw ins: 32 - 18
Pelanggaran: 13 - 5
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah 0 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Parma Paksa Inter Tunduk di Tardini
Liga Italia 2 November 2014, 04:46
-
Liga Spanyol 2 November 2014, 03:56

-
Review: Reus, Lewandowski, Robben
Liga Eropa Lain 2 November 2014, 02:37
-
Review: Juve Kembali Bangkit di Empoli
Liga Italia 2 November 2014, 02:00
-
Review: Atletico Gasak Cordoba
Liga Spanyol 2 November 2014, 02:00
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR