I Neroverdi unggul telak melalui usaha dari Simone Zaza, Nicola Sansone dan tendangan penalti Domenico Berardi. Sedangkan Nerazzuri hanya mampu membalas melalui Mauro Icardi.
Inter membuka pertandingan babak pertama dengan penuh percaya diri. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Tak lama berselang, Nerazzuri sudah berhasil mendominasi pertandingan.
Meski kerap mendapat tekanan dari pemain Inter, namun justru Sassuolo yang berhasil memecah kebuntuan di menit ke 17. Berawal dari serangan balik yang cepat yang diperagakan para pemain tuan rumah, Simone Zaza mendapat umpan silang dan langsung melepas tendangan keras kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper Samir Handanovic.
Gol dari Zaza ini membuat para pemain Inter tersentak. Mereka langsung bereaksi ingin segera mencari gol penyeimbang dengan terus melancarkan serangan. Namun yang terjadi justru gawang mereka kembali kebobolan.
Kali ini Roberto Sansone yang memaksa Handanovic kembali memungut bola dari gawangnya sendiri di menit ke 29. Sepakan keras Sansone dari sisi kiri kotak penalti meluncur deras ke gawang Inter.
Tertinggal dua gol, Inter berusaha bermain lebih baik. Namun rapatnya barisan pertahanan tuan rumah berhasil membuat barisan depan Inter tak berkutik. Nerazzuri sama sekali tak diberi ruang untuk menciptakan peluang matang. Sassuolo menutup babak pertama dengan skor 2-0.
Keluar dari kamar ganti Inter masih tetap memegang kendali permainan. Namun barisan pertahanan Sassuolo cukup sigap menutup ruang gerak para pemain Inter. Akibatnya para pemain tim tamu kesulitan untuk melakukan penetrasi.
Untuk memecah kebuntuan, Roberto Mancini menarik Lukas Podolski yang bermain efektif dan lantas memasukkan Mauro Icardi. Setelah itu Inter sempat mengancam dua kali melalui percobaan Xherdan Shaqiri. Namun belum ada yang berhasil mengubah kedudukan.
Mancini kemudian memberi Marcelo Brozovic debut di pertandingan ini. Pemain asal Kroasia itu masuk menggantikan Nemanja Vidic di menit ke 70. Delapan menit berselang Inter mengganti Rodrigo Palacio dengan pemain muda George Puscas untuk menambah daya gedor.
Inter akhirnya berhasil memperkecil kedudukan pada menit ke 83 lewat usaha dari Mauro Icardi. Ia berhasil memanfaatkan kecerobohan Francesco Magnanelli dalam melakukan back pass tanpa melihat situasi dengan baik. Icardi menyerobot umpan tersebut dan kemudian dengan mudah mengecoh Andrea Consigli.
Lima menit jelang bubar laga berjalan panas. Nicola Sansone diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua karena bertikai dengan Fredy Guarin dan Xherdan Shaqiri.
Unggul jumlah pemain justru tak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Inter. Nasib sial justru harus dialami mereka setelah Isaac Donkor melanggar Zaza di kotak terlarang. Pemain berusia 19 tahun itu lalu diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua dan Sassuolo mendapatkan hadiah penalti.
Domenico Berardi yang bertugas menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan emas ini dengan mengecoh Handanovic. Sassuolo akhirnya menutup laga ini dengan kemenangan telak 3-1.
Tiga poin ini membuat Sassuolo naik ke posisi delapan dengan koleksi 28 poin dari 21 laga. Sedangkan Inter terbenam di peringkat 12 setelah mengumpulkan 26 poin.
Statistik Sassuolo - Inter Milan:
Penguasaan bola: 29% - 71%
Shot (on goal): 10 (4) - 15 (4)
Corner: 5 - 8
Pelanggaran: 15 - 14
Kartu kuning: 5 - 6
Kartu merah: 1 - 1
Susunan Pemain:
Sassuolo (4-3-3): Consigli; Vrsaljko, Terranova (Brighi 82'), Cannavaro, Longhi (Gazzola 61'); Biondini, Magnanelli, Missiroli (Antei 75'); Berardi, Zaza, Sansone.
Inter Milan (4-2-3-1): Handanovic; Donkor, Ranocchia, Vidic (Brozovic 70'), Dodo; Guarin, Medel; Shaqiri, Kovacic, Palacio (Puscas 78'); Podolski (Icardi 56'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Sassuolo Injak-Injak Nerazzuri
Liga Italia 1 Februari 2015, 20:37
-
Review: City Curi Satu Poin dari Stamford Bridge
Liga Inggris 1 Februari 2015, 02:29
-
Review: Tersengat Gol Kilat, Madrid Bunuh Sociedad
Liga Spanyol 1 Februari 2015, 00:10
-
Review: Sterling-Sturridge Tebas West Ham
Liga Inggris 1 Februari 2015, 00:06
-
Review: Dendam MU Pada Leicester Terbayar Lunas
Liga Inggris 31 Januari 2015, 23:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR