
Bola.net - AS Roma kembali mencatatkan hasil positif kala menjamu Catania di Olimpico. Bermain di publik mereka sendiri, Giallorossi menumbangkan tamunya dengan skor telak 4-0 (22/12).
Mehdi Benatia mencatatkan dua gol dalam laga ini (18', 59'). Sumbangan satu gol dari Mattia Destro (55') menambah keunggulan Roma. Dan Gervinho mengakhiri pesta tuan rumah dengan torehan golnya sepuluh menit menjelang bubaran.
Roma tak mau mengakhiri laga dengan hasil seri seperti saat melawan AC Milan akhir pekan lalu. Mengandalkan Fransesco Totti sejak menit awal, Roma tampil menggebrak sejak babak pertama dimulai.
Usaha mereka untuk membobol gawang Catania baru terwujud di menit ke 18. Mendapat umpan dari Destro, Benatia mampu membawa timnya unggul satu gol melalui tandukannya.
Dalam laga ini, Roma tampaknya belum puas dengan keunggulan mereka. Buktinya, serangan demi serangan terus menerus dilancarkan. Namun gol yang ditunggu-tunggu Romanisti belum juga hadir. Dan Kedudukan 1-0 untuk tuan rumah masih bertahan hingga babak pertama usai.
Mengawali babak kedua, tuan rumah masih memegang kendali permainan. Secara penguasaan bola, terlihat Giallorossi sangat dominan dalam laga ini. 63% ball possession dikuasai Roma, sedangkan Catania hanya 37%.
Dominasi Roma atas Catania semakin terbukti kala Destro membawa timnya unggul dua gol. Tendangan kaki kanannya dari jarak dekat tak mampu dibendung kiper tim tamu.
Tuan rumah semakin nyaman menjalani laga dengan kedudukan 2-0. Namun hal itu tampaknya belum membuat mereka puas. Serangan yang dilancarkan Roma juga masih belum mengendur. Dan hasilnya, empat menit setelah gol Destro, Olimpico kembali bergemuruh. Benatia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari set piece Adem Ljajic, lagi-lagi Benatia kembali menyelesaikannya dengan tandukan. 3-0 untuk tuan rumah.
Roma benar-benar menunjukkan kekuatannya dalam laga kali ini. Mereka sama sekali tak memberikan kesempatan kepada lawannya. Praktis, tak ada serangan yang membahayakan dari Catania yang sibuk menahan gempuran Roma.
Dan lagi-lagi, 10 menit menjelang waktu normal usai Gervinho menambah keunggulan timnya menjadi 4-0. Ljajic kembali menjadi aktor terjadinya gol Roma. Umpannya berhasil diselesaikan Gervinho dengan tendangan yang mengarah ke pojok kiri gawang tim tamu.
Lima menit menjelang bubaran, serangan Roma belum juga menurun. Mereka tak mengubah gaya permainan meski telah unggul telak 4-0. Sayang, usaha Giallorossi masih belum membuat keunggulan mereka bertambah.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai, kedudukan 4-0 tak berubah dan Roma memastikan kemenangan atas Catania di Olimpico.
Starting line-up kedua tim:
AS Roma (4-2-3-1): Sanctis; Maicon, Castan, Benatia, Dodo; Pjanic (Monzon 81'), Bradley; Ljajic, Gervinho, Totti (Ricci 87'); Destro (Taddei 59').
Catania (4-3-3): Frison; Peruzzi (Biraghi 45'), Legrottaglie, Rollin, Alvarez; Izco, Guarente, Plasil; Castro (Bergessio 60'), Leto (Monzon 67'), Barrientos. (bola/gag)
Mehdi Benatia mencatatkan dua gol dalam laga ini (18', 59'). Sumbangan satu gol dari Mattia Destro (55') menambah keunggulan Roma. Dan Gervinho mengakhiri pesta tuan rumah dengan torehan golnya sepuluh menit menjelang bubaran.
Roma tak mau mengakhiri laga dengan hasil seri seperti saat melawan AC Milan akhir pekan lalu. Mengandalkan Fransesco Totti sejak menit awal, Roma tampil menggebrak sejak babak pertama dimulai.
Usaha mereka untuk membobol gawang Catania baru terwujud di menit ke 18. Mendapat umpan dari Destro, Benatia mampu membawa timnya unggul satu gol melalui tandukannya.
Dalam laga ini, Roma tampaknya belum puas dengan keunggulan mereka. Buktinya, serangan demi serangan terus menerus dilancarkan. Namun gol yang ditunggu-tunggu Romanisti belum juga hadir. Dan Kedudukan 1-0 untuk tuan rumah masih bertahan hingga babak pertama usai.
Mengawali babak kedua, tuan rumah masih memegang kendali permainan. Secara penguasaan bola, terlihat Giallorossi sangat dominan dalam laga ini. 63% ball possession dikuasai Roma, sedangkan Catania hanya 37%.
Dominasi Roma atas Catania semakin terbukti kala Destro membawa timnya unggul dua gol. Tendangan kaki kanannya dari jarak dekat tak mampu dibendung kiper tim tamu.
Tuan rumah semakin nyaman menjalani laga dengan kedudukan 2-0. Namun hal itu tampaknya belum membuat mereka puas. Serangan yang dilancarkan Roma juga masih belum mengendur. Dan hasilnya, empat menit setelah gol Destro, Olimpico kembali bergemuruh. Benatia kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari set piece Adem Ljajic, lagi-lagi Benatia kembali menyelesaikannya dengan tandukan. 3-0 untuk tuan rumah.
Roma benar-benar menunjukkan kekuatannya dalam laga kali ini. Mereka sama sekali tak memberikan kesempatan kepada lawannya. Praktis, tak ada serangan yang membahayakan dari Catania yang sibuk menahan gempuran Roma.
Dan lagi-lagi, 10 menit menjelang waktu normal usai Gervinho menambah keunggulan timnya menjadi 4-0. Ljajic kembali menjadi aktor terjadinya gol Roma. Umpannya berhasil diselesaikan Gervinho dengan tendangan yang mengarah ke pojok kiri gawang tim tamu.
Lima menit menjelang bubaran, serangan Roma belum juga menurun. Mereka tak mengubah gaya permainan meski telah unggul telak 4-0. Sayang, usaha Giallorossi masih belum membuat keunggulan mereka bertambah.
Hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda pertandingan usai, kedudukan 4-0 tak berubah dan Roma memastikan kemenangan atas Catania di Olimpico.
Starting line-up kedua tim:
AS Roma (4-2-3-1): Sanctis; Maicon, Castan, Benatia, Dodo; Pjanic (Monzon 81'), Bradley; Ljajic, Gervinho, Totti (Ricci 87'); Destro (Taddei 59').
Catania (4-3-3): Frison; Peruzzi (Biraghi 45'), Legrottaglie, Rollin, Alvarez; Izco, Guarente, Plasil; Castro (Bergessio 60'), Leto (Monzon 67'), Barrientos. (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights Serie A: AS Roma 4-0 Catania
Open Play 22 Desember 2013, 23:17
-
Review: Taring Roma Cabik Catania di Olimpico
Liga Italia 22 Desember 2013, 22:55
-
Tottenham Ingin Datangkan Marco Borriello
Liga Champions 22 Desember 2013, 12:54
-
Review: Langkah Napoli Tersendat
Liga Italia 22 Desember 2013, 04:59
-
Ogah Hengkang, Pastore Abaikan Arsenal dan Roma
Liga Champions 21 Desember 2013, 11:21
LATEST UPDATE
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR