
Bola.net - Kondisi kandang Napoli, lapangan San Paolo yang memprihatinkan kini mulai dibenahi dengan pengawasan ketat dari Federasi Sepakbola Italia (FIGC).
Minggu lalu Napoli menjamu Fiorentina di Serie A dengan kondisi lapangan yang menyedihkan. Karuan saja hal ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak.
Kubu Napoli beralasan jika lapangan mereka rusak akibat virus yang menyerang rumput. FIGC sebagai otoritas tertinggi sepakbola Italia kemudian ingin memastikan jika Napoli menyediakan lapangan yang layak ketika menjamu Parma 16 September mendatang.
"Anda sudah bisa lihat perkembangannya," ucap Giovanni Castelli, ahli tanaman yang dikirim oleh badan liga Serie A. "Selasa minggu depan akan kembali diperiksa untuk memastikan jika kondisinya sudah memadai untuk pertandingan tanggal 16 September," imbuhnya.
Meski pembenahan San Paolo berjalan lambat, tapi Castelli memastikan jika stadion kebanggaan kota Naples ini bisa digunakan kembali untuk menggelar pertandingan sepakbola level atas. Termasuk diantaranya ketika Napoli menjamu AIK Solna di ajang Liga Europa.
Virus yang menyerang rumput di San Paolo diberitakan karena pengaruh panas, tingkat kelembaban dan juga minimnya perawatan di bulan Juni lalu. (gl/mac)
Minggu lalu Napoli menjamu Fiorentina di Serie A dengan kondisi lapangan yang menyedihkan. Karuan saja hal ini menimbulkan kecaman dari berbagai pihak.
Kubu Napoli beralasan jika lapangan mereka rusak akibat virus yang menyerang rumput. FIGC sebagai otoritas tertinggi sepakbola Italia kemudian ingin memastikan jika Napoli menyediakan lapangan yang layak ketika menjamu Parma 16 September mendatang.
"Anda sudah bisa lihat perkembangannya," ucap Giovanni Castelli, ahli tanaman yang dikirim oleh badan liga Serie A. "Selasa minggu depan akan kembali diperiksa untuk memastikan jika kondisinya sudah memadai untuk pertandingan tanggal 16 September," imbuhnya.
Meski pembenahan San Paolo berjalan lambat, tapi Castelli memastikan jika stadion kebanggaan kota Naples ini bisa digunakan kembali untuk menggelar pertandingan sepakbola level atas. Termasuk diantaranya ketika Napoli menjamu AIK Solna di ajang Liga Europa.
Virus yang menyerang rumput di San Paolo diberitakan karena pengaruh panas, tingkat kelembaban dan juga minimnya perawatan di bulan Juni lalu. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rumput San Paolo Dibenahi Dengan Pengawasan FIGC
Liga Italia 6 September 2012, 12:31
-
Cavani Bisa Tinggalkan Napoli Lima Tahun Lagi
Liga Italia 5 September 2012, 17:15
-
'Bukan Cassano, Tapi Del Piero!'
Liga Italia 4 September 2012, 03:00
-
Piala Dunia 3 September 2012, 03:30

-
Cavani Perpanjang Kontrak di Napoli
Liga Italia 1 September 2012, 07:00
LATEST UPDATE
-
David Alaba Tinggalkan Real Madrid Akhir Musim Ini
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 11:40
-
Pep Guardiola Ungkap Rencana Setelah Tinggalkan Manchester City
Liga Inggris 23 Mei 2026, 10:27
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR