
Bola.net - Atalanta pulang dari San Siro dengan kemenangan penting usai menundukkan AC Milan 3-2, Senin (11/5/2026) dini hari. Hasil ini mengakhiri periode sulit La Dea setelah hanya mengumpulkan dua poin dari empat laga liga sebelumnya.
Raffaele Palladino memuji semangat dan kerja keras timnya sepanjang pertandingan. Ia menilai ada ikatan kuat yang terbentuk antara dirinya dan para pemain sejak pertama menangani Atalanta.
Di tengah hasil positif tersebut, masa depan Palladino justru masih belum jelas. Ia mengaku belum mengetahui apakah akan tetap menangani tim musim depan.
Kebangkitan di Markas Milan

Atalanta tampil dominan sejak awal laga dan sempat unggul tiga gol tanpa balas. Ederson, Davide Zappacosta, dan Giacomo Raspadori bergantian mencetak gol untuk tim tamu.
Milan baru bangkit pada akhir pertandingan lewat sundulan Strahinja Pavlovic dan penalti Christopher Nkunku. Tekanan tuan rumah sempat membuat Atalanta kehilangan fokus di menit-menit penutup.
"Malam ini saya harus berterima kasih kepada para pemain, karena mereka menunjukkan performa luar biasa dan praktis tidak mengambil risiko apa pun di babak pertama," ujar Raffaele Palladino.
"Sangat disayangkan soal menit-menit akhir, karena kami layak unggul 3-0, tetapi Milan memasukkan banyak penyerang. Sangat menyenangkan bisa menang meskipun harus menderita."
Keajaiban Hubungan Pelatih dan Pemain

Palladino mengatakan suasana tim berubah drastis dibanding saat dirinya pertama datang ke Bergamo. Ketika itu, para pemain sedang kehilangan kepercayaan diri akibat rentetan hasil buruk.
Kini, Atalanta mampu bangkit dan melaju hingga babak 16 besar Liga Champions. Palladino merasa hubungan erat di ruang ganti menjadi salah satu faktor utama kebangkitan tim.
"Sihir nyata telah tercipta antara saya dan para pemain ini, hal yang tidak bisa dianggap remeh karena mereka merasa tidak termotivasi saat saya tiba," jelas Palladino.
"Saya ingin yang terbaik untuk para pemain, fans, dan Atalanta, karena mereka semua layak mendapatkan Atalanta yang kuat," pungkasnya.
Harapan di Bergamo
Kemenangan di San Siro memperpanjang catatan positif Atalanta di markas Milan, sesuatu yang belum mereka raih secara beruntun sejak 1943. Meski begitu, posisi Palladino masih diselimuti tanda tanya setelah muncul kabar kepergian Direktur Olahraga Tony D’Amico.
Palladino memilih tidak larut dalam rumor mengenai masa depannya. Ia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah menutup musim dengan hasil terbaik.
"Saya tidak memikirkan masa depan, tetapi masa kini, dan saya perlu mengakhiri musim ini dengan baik. Saya telah memberikan segalanya untuk klub ini," tegasnya.
"Saya bekerja siang dan malam, klub akan mengevaluasi di akhir musim, namun kepuasan terbesar adalah respon dari para pemain ini," tutupnya.
Kemenangan tersebut membuat Atalanta tetap kokoh di posisi ketujuh klasemen sementara. Mereka juga masih menunggu hasil Coppa Italia demi menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

















KOMENTAR