Bola.net - Antonio Conte sudah resmi diangkat sebagai pelatih Inter Milan. Mantan pemain Inter Youri Djorkaeff ikut memberikan pendapatnya terkait penunjukan Conte.
Djorkaeff secara terang-terangan mengaku aneh melihat sosok Conte ada di kursi panas pelatih Inter Milan. Penyebabnya, berkaitan dengan tim rival; Juventus.
"Conte pelatih hebat, tapi aneh melihatnya di Inter karena dia dan citranya mewakili simbol Juventus. Saya harap dia akan membawa tim kepada kesuksesan, namun kami menunggu dan akan lihat. Inter telah kehilangan konsistensi untuk bertarung melawan Juventus," ujarnya.
Penilaian Djorkaeff mungkin tak salah. Pasalnya, selama membesut Juve pada durasi 2011-2014, Conte mampu menghadirkan tiga scudetto plus dua titel Supercoppa. Citra kesuksesan bersama Nyonya Tua itu belum pudar hingga sekarang.
Ingin Rusak Dominasi Juventus
Djorkaeff menambahkan, dalam sepak bola Italia, Juventus sekarang ini berada di level berbeda, namun selalu ada cara untuk menjaga keseimbangan alias tak terus menerus terjadi dominasi.
Hal senada juga diucapkan Conte. Demi profesionalisme, Conte melupakan cerita indah bersama Nyonya Tua, dan berjanji membawa Inter Milan mendobrak dominasi Juve, setidaknya dalam delapan musim terakhir di Serie A.
"Selama delapan tahun, tak ada yang menantang Juve, Inter ingin mengubah ini," kata Conte.
Pelatih berusia 49 tahun tersebut meneken kontrak berdurasi tiga tahun, dengan nilai mencapai 9 juta euro (Rp 143 miliar) plus bonus.
Antoni Conte menggantikan Luciano Spalletti yang mengantar Inter Milan lolos ke Liga Champions dalam musim beruntun. Namun, prestasi Spalletti itu tak membuat petinggi klub puas.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Simbol Juventus, Aneh Melihat Conte di Inter Milan
Liga Italia 14 Juni 2019, 08:48
-
Lukaku: Antonio Conte adalah Pelatih Terbaik di Dunia!
Liga Italia 13 Juni 2019, 00:01
-
Optimisme Antonio Conte Akhiri Paceklik Scudetto Inter Milan
Liga Italia 12 Juni 2019, 08:25
-
Nainggolan Sudah Tidak Sabar Lihat Racikan Taktik Conte di Inter Milan
Liga Italia 10 Juni 2019, 18:40
LATEST UPDATE
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR