
Bola.net - - Penalti di menit-menit akhir membuat Inter Milan harus puas dengan satu poin dari lawatan ke markas Fiorentina hari Senin (25/2) tadi. Hal itu sampai membuat pelatih Nerazzurri, Luciano Spalletti, tak bisa menahan rasa murkanya kepada wasit.
Dil laga lanjutan Serie A itu, Inter sukses membalikkan kedudukan setelah gol bunuh diri Stefan De Vrij dibalas tuntas oleh Matias Vecino dan Matteo Politano. Dewi Fortuna pun semakin berpihak ke Inter setelah Ivan Perisic mencetak gol melalui titik putih di babak kedua.
Fiorentina lalu berupaya menyamakan skor, dan titik terang pun mulai terlihat setelah Luis Muriel mencetak gol pada menit ke-74. Jelang pertandingan berakhir, kontroversi pun dimulai. La Viola mendapat hadiah penalti dari wasit di masa injury time.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Murka Spalletti Kepada Wasit
Dalam tayangan ulang VAR terlihat bahwa bola hanya menyentuh badan Pemain Inter Milan, Danilo D'Ambrosio. Tetapi wasit, setelah berkonsultasi dengan tim VAR, tetap berdiri pada pendiriannya dan memberikan penalti kepada Fiorentina.
Jordan Veretout yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menunaikan tugasnya dan membuat kedudukan imbang 3-3, dan membuat Inter harus pulang dari Artemio Franchi dengan tambahan satu poin saja. Usai laga, Spalletti tak bisa menahan amarahnya.
"Itu jelas. Mengenai dadanya. Tak ada argumen di sini. Tak ada keraguan. Mengenai dadanya. Kami melihatnya dengan jelas. Semuanya melihat VAR ini dari pinggir lapangan, semuanya melihatnya! Mengenai dadanya!" ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Terlihat Sangat Jelas
Meskipun terlihat berang di hadapan awak media, namun Spalletti tidak menghampiri wasit setelah pertandingan untuk melayangkan protes. Sebab pikirnya, hal itu sudah tak lagi berguna.
"Saya tak berbicara kepada wasit setelahnya, karena apa yang mungkin bisa ia katakan kepada saya? Apakah berkata bahwa itu mengenai tangan sementara jelas-jelas tidak? Tak ada jika atau tapi di sini, semuanya jelas. Sangat jelas," lanjutnya.
"Itu terjadi di depan mata kami. Tak ada keraguan lagi, tak ada kata 'mungkin', tak ada 'berpotensi'. Sehingga kami bisa mengingat lagi terakhir kali kami menghadapi Fiorentina, dengan sentuhan jari terkenal yang terlihat di VAR," tambahnya
Sebagai penutup, Spalletti berujar "Ini adalah instrumen penting yang bisa digunakan oleh wasit untuk melihat sesuatu dengan benar,".
Saksikan Juga Video Ini
Berita video vlog kali ini laporan langsung jurnalis Bola.net, Asad Arifin, langsung dari Jerman untuk berkunjung ke markas Bayern Munich dalam acara media visit Bundesliga.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gara-gara Icardi, Wanda Nara Jadi Ribut dengan Cassano
Liga Italia 25 Februari 2019, 22:30
-
Inter Milan Seriusi Perburuan Romelu Lukaku
Liga Italia 25 Februari 2019, 16:20
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Serie A Pekan ke-25
Liga Italia 25 Februari 2019, 10:10
-
Spalletti Murka Maksimal Saat Lihat Inter Dihukum Penalti di Menit-menit Akhir
Liga Italia 25 Februari 2019, 07:50
-
Hasil Pertandingan Fiorentina vs Inter Milan: Skor 3-3
Liga Italia 25 Februari 2019, 04:48
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 14 Juni 2026, 12:14
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Mesir 16 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 12:00
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 11:48
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 14 Juni 2026, 11:48
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 14 Juni 2026, 11:48
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 11:47
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 14 Juni 2026, 11:47
-
Man of the Match Haiti vs Skotlandia: John McGinn
Piala Dunia 14 Juni 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
























KOMENTAR