Bola.net - Mantan pemain Inter Milan yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Udinese, Dejan Stankovic memberikan dukungan penuh kepada allenatore anyar Nerazzurri, Roberto Mancini. Pria asal Serbia ini menganggap bahwa Mancini adalah sosok yang tepat untuk menggantikan Walter Mazzarri, yang baru saja dipecat akhir pekan lalu.
Stankovic lantas membeberkan lima alasan yang menurutnya akan membuat Inter akan bangkit di tangan Mancini.
"Pertama, Roberto adalah pelatih yang bagus dan ia tak hanya menunjukkan hal tersebut di Italia. Kedua, ia sudah paham betul lingkungan Inter, jadi tak perlu banyak waktu adaptasi. Ketiga, ia sudah sangat merindukan untuk kembali melatih, itu adalah sebuah motivasi yang cukup berpengaruh," ungkap Stankovic seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.
"Keempat, ia sudah lama ingin kembali menangani tim Italia, negaranya sendiri. Dia tentu merindukan banyak hal di sini. Yang terakhir, Roberto sudah memiliki begitu banyak pengalaman internasional, sesuatu yang tak bisa anda beli begitu saja."
Mancini sejatinya bukan sosok baru bagi Inter, karena ia pernah menjabat sebagai pelatih pada periode 2004 sampai 2008 silam. Setelah itu, ia menghabiskan karirnya di Inggris bersama Manchester City (2009-13) dan juga Galatasaray (2013-14) sebelum akhirnya menerima tawaran Inter pekan lalu.[initial]
(gds/mri)
Stankovic lantas membeberkan lima alasan yang menurutnya akan membuat Inter akan bangkit di tangan Mancini.
"Pertama, Roberto adalah pelatih yang bagus dan ia tak hanya menunjukkan hal tersebut di Italia. Kedua, ia sudah paham betul lingkungan Inter, jadi tak perlu banyak waktu adaptasi. Ketiga, ia sudah sangat merindukan untuk kembali melatih, itu adalah sebuah motivasi yang cukup berpengaruh," ungkap Stankovic seperti dilansir Gazzetta Dello Sport.
"Keempat, ia sudah lama ingin kembali menangani tim Italia, negaranya sendiri. Dia tentu merindukan banyak hal di sini. Yang terakhir, Roberto sudah memiliki begitu banyak pengalaman internasional, sesuatu yang tak bisa anda beli begitu saja."
Mancini sejatinya bukan sosok baru bagi Inter, karena ia pernah menjabat sebagai pelatih pada periode 2004 sampai 2008 silam. Setelah itu, ia menghabiskan karirnya di Inggris bersama Manchester City (2009-13) dan juga Galatasaray (2013-14) sebelum akhirnya menerima tawaran Inter pekan lalu.[initial]
Baca Juga
- Siapkan 8 Juta Euro, Inter Serius Bidik Vanaken
- Srna: Kovacic Harus Tinggalkan Inter
- Redup Bersama Inter, Vidic Akan Hijrah ke Turki?
- Dijadikan Kambing Hitam Inter, Agen Vidic Geram
- Inter Giatkan Upaya Transfer Campbell
- Inter Kirim Pemandu Bakat ke Turin Untuk Intai Masuaku
- Agen Borini Buka Suara Soal Transfer ke Inter
- Mazzarri Tetap Tenang Hadapi Rumor Pemecatan
- Vidic Tegaskan Tak Punya Hasrat Kembali ke Old Trafford
- Wonderkid Bayern Bantah Rumor Pindah ke Inter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Inginkan Servis Sneijder
Liga Italia 17 November 2014, 23:34
-
Medel Akui Tak Mengenal Roberto Mancini
Liga Italia 17 November 2014, 23:04
-
Benitez Tak Berminat Tampung Balotelli di Napoli
Liga Italia 17 November 2014, 22:51
-
Menez Isyaratkan Kurang Nyaman Bermain di Sayap
Liga Italia 17 November 2014, 22:05
-
Liga Italia 17 November 2014, 21:31

LATEST UPDATE
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR