3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar

3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Pemain Amerika Serikat Folarin Balogun (20) dan rekan-rekannya bereaksi setelah Belgia mencetak gol dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 Amerika Serikat vs Belgia di Seattle, Senin, 6 Juli 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Piala Dunia 2026 menghadirkan kisah kontras bagi tiga negara tuan rumah setelah Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat sama-sama gagal melangkah ke perempat final. Hasil itu mengakhiri laju impresif yang mereka bangun sejak fase grup.

Sebelum babak 16 besar dimulai, ketiga negara tampil meyakinkan sepanjang turnamen. Meksiko bahkan menyapu bersih empat pertandingan dengan kemenangan, sedangkan Amerika Serikat dan Kanada memperlihatkan perkembangan yang mengesankan.

Kanada mencatat sejarah dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya sekaligus meraih kemenangan perdana pada fase gugur Piala Dunia. Meksiko dan Amerika Serikat juga hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menyamai pencapaian terbaik mereka pada era modern.

Namun, harapan itu sirna hanya dalam hitungan hari. Ketiga tuan rumah harus menerima kenyataan angkat koper setelah kalah pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

1 dari 3 halaman

Kanada Kehabisan Tenaga Melawan Maroko

Duel antara Richie Laryea dan Achraf Hakimi pada laga Kanada vs Maroko di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Eric Gay

Duel antara Richie Laryea dan Achraf Hakimi pada laga Kanada vs Maroko di babak 16 Besar Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Eric Gay

Kanada menjadi tim pertama yang tersingkir setelah kalah 0-3 dari Maroko. Skor akhir memang cukup mencolok, tetapi jalannya pertandingan berlangsung lebih ketat daripada angka di papan skor.

Kanada menghasilkan 10 tembakan, dua kali lebih banyak dibanding lima percobaan milik Maroko. Meski begitu, efektivitas penyelesaian akhir lawan menjadi pembeda yang menentukan hasil pertandingan.

Absennya kapten Alphonso Davies karena mengalami kendala saat latihan juga memberi dampak besar. Tim kehilangan sosok yang mampu memberi kecepatan dan kreativitas pada momen penting.

Walau gagal melaju lebih jauh, perjalanan Kanada tetap layak diapresiasi. Mereka tidak hanya melewati fase grup untuk pertama kalinya, tetapi juga meraih kemenangan perdana pada fase gugur Piala Dunia.

2 dari 3 halaman

Meksiko Berjuang Hingga Menit Terakhir

Pemain Meksiko Gilberto Mora (19) bereaksi setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026 (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Pemain Meksiko Gilberto Mora (19) bereaksi setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Inggris di Mexico City, Minggu, 5 Juli 2026 (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Meksiko memasuki babak 16 besar dengan modal kemenangan 2-0 atas Ekuador. Bermain di Estadio Azteca membuat optimisme publik semakin tinggi saat menghadapi Inggris.

Laga berlangsung sengit hingga peluit akhir berbunyi. Inggris akhirnya menang 3-2 setelah dua kali unggul dua gol dan mampu mempertahankan keunggulan meski bermain dengan 10 pemain.

Meksiko beberapa kali mampu memperkecil ketertinggalan. Akan tetapi, mereka kesulitan mengirim umpan silang berbahaya dan gagal menciptakan peluang bersih yang cukup untuk memaksa pertandingan berlanjut.

Perjalanan Meksiko tetap menjadi catatan positif pada Piala Dunia 2026. Empat kemenangan beruntun sebelum 16 besar membuktikan mereka mampu bersaing dengan tim-tim unggulan.

3 dari 3 halaman

Amerika Serikat Gagal Melanjutkan Momentum

Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino (kanan) menghibur pemain Amerika Serikat Chris Richards setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat vs Belgia di Seattle, Senin, 6 Juli 2026 (c) AP Photo/Maddy Grassy

Pelatih Amerika Serikat Mauricio Pochettino (kanan) menghibur pemain Amerika Serikat Chris Richards setelah laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat vs Belgia di Seattle, Senin, 6 Juli 2026 (c) AP Photo/Maddy Grassy

Amerika Serikat memasuki turnamen tanpa banyak dukungan karena performa sebelum kompetisi belum konsisten. Keadaan berubah setelah mereka tampil dominan di fase grup dan lolos dengan permainan yang meyakinkan.

Harapan untuk melangkah lebih jauh sempat meningkat. Namun, situasi yang melibatkan Folarin Balogun ikut mengalihkan perhatian menjelang pertandingan berikutnya.

Belgia kemudian mengakhiri perjalanan Amerika Serikat dengan kemenangan telak 4-1. Perbedaan kualitas permainan terlihat jelas sehingga tim tuan rumah kesulitan mengimbangi lawannya.

Meski hasil akhirnya mengecewakan, pencapaian Amerika Serikat tetap memiliki arti penting. Mereka kembali mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya sejak edisi 2002 dan memperoleh bekal berharga untuk membangun kekuatan pada masa mendatang.

Sumber: Bavarian Football Works


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL