
Bola.net - Antonio Conte menyentil skuad Inter Milan yang harus bersusah payah untuk mengalahkan Torino 4-2 pada duel lanjutan Serie A 23/11/2020 dini hari WIB. Ya, Inter nyaris kalah pada pertandingan ini.
Nerazzurri tertinggal dua gol terlebih dahulu dan baru bisa bangkit setelah pertandingan berjalan 60 menit. Come back ini tentu impresif, tapi Conte sendiri tidak terlalu senang.
Dia lebih menyoroti kelemahan skuadnya selama 60 menit pertama yang membiarkan Torino bermain bebas dan mencetak dua gol.
Inter akan menjamu Real Madrid di Liga Champions tengah pekan ini, jelas mereka tidak bisa menunjukkan kesalahan yang sama.
Apa kesalahan yang dimaksud Conte? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Jangan hanya main indah
Bagi Conte, masalah Inter yang sekarang sudah terlihat jelas. Benar mereka punya beberapa pemain cerdas-kreatif di lapangan, tapi itu saja tidak cukup. Menurutnya Inter harus lebih garang, harus lebih berani bertarung.
"Saya tahu saya punya pemain-pemain cerdik dalam skuad, yang bisa menilai situasi dalam momen-momen sulit. Namun, ketika bicara soal memecahkan masalah di lapangan, terkadang beberapa situasi dinilai berlebihan," kata Conte kepada Foootball Italia.
"Seperti yang sudah saya katakan, kami harus berjuang dan bertarung, hanya dengan demikian setelahnya kami bisa bicara soal target dan tujuan."
"Jika kami mencoba melakukan segalanya dengan operan back-heel atau operan indah, kami tidak akan ke mana-mana," imbuhnya.
Membakar semangat
Singkatnya, Conte ingin timnya menunjukkan semangat petarung. Mereka tim bagus, terbukti bisa membalikkan ketinggalan 0-2 jadi 4-2, tapi seharusnya laga bisa lebih mudah andai tidak memberi ampun pada lawan sejak awal.
"Saya ingin para pemain merasakan api semangat bahkan sejak berjalan di lorong memasuki lapangan, sejauh ini kami belum melakukan itu. Tim kami bagus, tapi kami perlu memahami pentingnya sikap itu," lanjut Conte.
"Yang berubah menjelang akhir pertandingan adalah keganasan kami dalam menekan lawan. Jika Anda menekan perlahan, bergerak mengalir, itu tidak akan melukai lawan."
"Anda membutuhkan keganasan, hasrat untuk bekerja keras dan merebut bola secepat mungkin," tandasnya.
Sumber: Football Italia
Baca ini juga ya!
- Taktik Saja Tidak Cukup, Inter Milan Masih Kurang Garang!
- Pengakuan Romelu Lukaku, Inter Milan Belum Bisa Disebut Tim Besar
- Napoli Dihajar Milan, Gattuso Akui Magis Ibrahimovic
- Catat Brace Melawan Napoli, Warganet: Ibrahimovic Cetak Gol Buat Bersenang-senang!
- Sedang Berada di Atas Angin, AC Milan Pantang Merasa Jumawa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lima Pelajaran dari Inter Milan vs Torino: Meski Menang, Masih Ada PR Untuk Conte
Liga Italia 23 November 2020, 18:29
-
Stop Sok Main Cantik dan Bertarunglah, Inter Milan!
Liga Italia 23 November 2020, 10:20
-
Taktik Saja Tidak Cukup, Inter Milan Masih Kurang Garang!
Liga Italia 23 November 2020, 09:40
-
Pengakuan Romelu Lukaku, Inter Milan Belum Bisa Disebut Tim Besar
Liga Italia 23 November 2020, 09:20
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
















KOMENTAR