
Bola.net - Posisi Antonio Conte di kursi pelatih Inter Milan mulai goyah. Beberapa bulan terakhir ia terus diserang kritik karena performa tim yang angin-anginan, tidak kunjung konsisten.
Kritik ini mulai muncul karena masalah-masalah Inter. Conte dianggap terlalu konvensional, tidak bisa mencari solusi, dan hanya punya satu taktik monoton.
Inter punya penyerang tangguh, tapi kesulitan mencetak gol karena tidak ada suplai dari lini tengah. Lalu mereka pun mulai mudah kebobolan musim ini, hal yang tidak terjadi musim lalu.
Hal-hal itulah yang membuat Conte mulai sering dikritik, meski baginya sendiri tidak ada yang mengejutkan.
Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah siap
Conte datang mengusung proyek revolusi besar di Inter, bakal butuh waktu, dan jelas bakal ada masa-masa sulit. Sebab itu, sejak awal dia sudah menduga bakal dikritik keras, dan baginya tidak ada yang mengejutkan.
"Itulah faktanya, bahkan kritik itu cenderung negatif. Kami sudah tahu itu, saya sudah memahaminya tahun lalu," kata Conte di Football Italia.
"Secara mental, saya sudah sangat siap, yang lain mungkin tidak. Ketika Anda bermain dalam tim yang selalu disorot, Anda harus tahu bahwa pilihannya antara sangat baik atau sangat buruk, tidak ada istilah di tengah-tengah."
Lebih tangguh
Meski sulit, Conte justru yakin Inter sedang dibentuk jadi tim tangguh. Masa-masa sulit ini akan menguji ketangguhan staf pelatih dan tim, dan jika berhasil melewatinya, mereka akan lebih tangguh dari sebelumnya.
"Namun, seharusnya ini membuat kami lebih tangguh. Satu-satunya cara melawan spekulasi, kritik, dan omong kosong itu adalah dengan tetap kompak dan bersatu," sambung Conte.
"Jika tidak, kami [tim pelatih] bisa saja melatih tim kelas menengah ke bawah dan menikmati hidup yang lebih damai," tandasnya.
Sumber: Football Italia
Baca ini juga ya!
- Ini PR Antonio Conte di Inter Milan Menurut Bergomi
- Ronaldo vs Ibrahimovic vs Lukaku, Siapa yang Paling Unggul?
- Legenda Inter Milan: AC Milan Lebih Meyakinkan Ketimbang Juventus
- Nama dan Wajahnya Dicatut FIFA 21 Tanpa Izin, Zlatan Ibrahimovic Mencak-Mencak
- Eks CEO AC Milan Masih Dihantui Insiden Dianulirnya Gol Sulley Muntari ke Gawang Juventus
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Siap, Conte Tahu Latih Inter Milan Sepaket dengan Kritikan
Liga Italia 25 November 2020, 13:30
-
Real Madrid Kehilangan Pemain-Pemain Penting? Antonio Conte Hanya Bisa Tersenyum
Liga Champions 25 November 2020, 12:00
-
Bukan Main Buruk, Terkadang Real Madrid Hanya Kurang Beruntung
Liga Spanyol 25 November 2020, 11:30
-
Cara Luka Modric Gambarkan Kondisi Real Madrid: Kurang, tapi Yakin Berkembang
Liga Spanyol 25 November 2020, 10:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR