
Bola.net - Paolo Maldini adalah sosok kunci di balik kedatangan Theo Hernandez ke AC Milan pada musim panas 2019. Mantan direktur teknis Rossoneri itu mendorong transfer sang bek kiri setelah pertemuan tak terduga di Ibiza.
Kesepakatan dengan Real Madrid akhirnya tercapai, meski dampak Theo tidak langsung terasa di musim pertamanya. Perlahan namun pasti, ia berkembang menjadi pilar penting di sisi kiri pertahanan Milan.
Di mata publik San Siro, Maldini dan Theo kerap dipandang sebagai simbol regenerasi Rossoneri. Keduanya identik dengan proyek jangka panjang yang membawa Milan kembali bersaing di papan atas.
Namun, cerita itu berubah drastis ketika Maldini didepak usai musim 2022/23 akibat perbedaan pandangan dengan pemilik baru, Gerry Cardinale. Dua tahun berselang, Theo pun menyusul pergi, meninggalkan banyak tanda tanya.
Pesan Perpisahan Theo yang Memicu Kontroversi

Kepergian Theo dari Milan tidak lepas dari sorotan karena pesan perpisahan yang ia unggah ke publik. Kalimat-kalimatnya dinilai menyiratkan kekecewaan mendalam terhadap arah klub.
Unggahan tersebut langsung memantik perdebatan di kalangan tifosi dan pengamat. Banyak yang menilai pesan itu sebagai kritik terselubung terhadap manajemen baru.
“Arah yang diambil klub dan beberapa keputusannya tidak mencerminkan nilai-nilai dan ambisi yang membawa saya ke sini.” Tulisnya kala itu. Theo kemudian mengonfirmasi bahwa pesan itu mencerminkan perasaannya yang sebenarnya.
“Itu kebenarannya. Ketika saya tiba, klub memiliki Massara, Boban, dan Maldini, idola saya. Ibra adalah pemain top, tetapi setelah Paolo pergi, semuanya berubah menjadi lebih buruk," serunya pada Gazzetta dello Sport.
Theo Ungkap Dampak Kepergian Maldini
Dalam wawancara panjang dengan Gazzetta dello Sport, Theo berbicara terbuka soal dampak pemecatan Maldini di Milan. Ia menyebut perubahan besar terjadi setelah legenda klub itu pergi.
Menurut Theo, Milan kehilangan figur sentral yang memahami identitas dan jiwa klub. Kehadiran sosok-sosok penting di balik layar perlahan menghilang.
“Saya merasa bingung. Tahun lalu, saya dan Calabria datang ke Milanello mengenakan jersey Paolo, dan beberapa orang tidak menyukainya," ungkapnya.
"Mereka merobek sebuah bendera tanpa alasan. Selain Ibra, kurangnya semangat Milanese sangat terasa," beber Theo.
Klasemen Liga Italia
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- Theo Hernandez Bongkar Ultimatum yang Mengakhiri Kisahnya di AC Milan
- Musim Depan, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dan Rekan Setimnya di Sassuolo Berpeluang Besar Pindah ke AC Milan!
- Alarm Bahaya AC Milan: Lini Belakang Bocor di Tiga Laga Terakhir
- Thiago Silva Resmi Pulang ke Porto, AC Milan dan Chelsea Harus Gigit Jari
- Gabriel Jesus Ditawarkan ke Milan, Opsi Pinjaman dari Arsenal Mengemuka
- AC Milan Buka Jalan Pulangkan Thiago Silva: Allegri Beri Lampu Hijau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Niclas Fullkrug Menuju AC Milan
Liga Italia 22 Desember 2025, 22:45
-
FIGC Ubah Aturan, Niclas Fullkrug Bisa Main Lawan Cagliari
Liga Italia 22 Desember 2025, 22:00
-
Deja Vu di Milan? Theo Hernandez Buka Suara soal Kontrak Mike Maignan
Liga Italia 22 Desember 2025, 16:14
-
Theo Hernandez Buka Luka Lama: Sejak Maldini Pergi, AC Milan Tak Lagi Sama
Liga Italia 22 Desember 2025, 15:18
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR