
Bola.net - Kepindahan Theo Hernandez dari AC Milan ke Al Hilal pada musim panas lalu meninggalkan tanda tanya besar di kalangan pendukung Rossoneri. Bek kiri andalan itu pergi di tengah situasi klub yang sedang berjuang secara finansial dan gagal lolos ke Liga Champions.
Transfer senilai sekitar 25 juta euro itu terasa janggal karena Milan kehilangan salah satu pemain paling konsisten dalam beberapa musim terakhir. Banyak yang bertanya-tanya apakah keputusan tersebut murni pilihan klub atau dorongan dari sang pemain.
Selama berminggu-minggu, rumor berkembang soal tuntutan gaji tinggi yang disebut-sebut membuat negosiasi kontrak buntu. Isu itu membentuk narasi bahwa Theo siap meninggalkan San Siro demi tawaran lebih besar.
Namun semua asumsi itu kini dibantah langsung oleh sang pemain. Theo akhirnya blak-blakan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kepergiannya dari Milan.
Sempat Bertemu Milan Sebelum Laga Kontra Napoli

Meski sudah berseragam Al Hilal, hubungan Theo Hernandez dengan Milan tidak serta-merta terputus. Ia bahkan sempat kembali bertemu para pemain Rossoneri sebelum laga melawan Napoli di ajang Supercoppa Italiana pekan lalu.
Pertemuan itu berlangsung singkat, tetapi cukup emosional bagi Theo. Ia mengaku tak sempat berpamitan dengan cara yang diinginkannya saat resmi meninggalkan Milan.
Selain bertemu skuad, Theo juga berinteraksi dengan beberapa sosok penting di internal klub. Namun, tidak semua petinggi hadir dalam momen tersebut.
Dalam wawancara bersama Gazzetta dello Sport, Theo menjelaskan secara gamblang, “Ya, sebelum pertandingan melawan Napoli. Saat saya pergi, saya tidak bisa memeluk mereka semua seperti yang saya inginkan. Saya menyesal mereka kalah. Saya mengucapkan 'selamat' kepada Bartesaghi, yang pantas mendapatkan segalanya, dan memeluk Modric, yang pernah bermain bersama saya di Madrid. Seorang jenius: ia berada di level yang berbeda," pujinya.
Ia juga menambahkan dirinya sempat bertemu dengan beberapa petinggi Milan. “Allegri, Tare, dan Ibra. Furlani tidak datang," ungkapnya.
Tak Pernah Berniat Pergi, Theo Ungkap Ultimatum Mengejutkan
Theo Hernandez menegaskan bahwa kepergiannya sama sekali bukan karena keinginan pribadi. Ia bahkan menyebut Milan selalu menjadi prioritas utamanya dalam karier.
Isu soal tuntutan gaji tinggi pun dibantah secara tegas. Menurut Theo, narasi tersebut tidak pernah sesuai dengan kenyataan yang ia alami.
Ia mengaku kecewa karena merasa tidak mendapatkan perlakuan yang pantas, terutama setelah kontribusinya selama membela Milan. Beberapa rekan setim bahkan sempat mendorongnya untuk tetap bertahan tapi ultimatum dari seorang petinggi klub membuyarkan rencananya untuk terus bertahan di San Siro.
“Tidak akan pernah. Prioritas saya adalah untuk tetap tinggal," jawabnya tegas kala ditanya apakah ia pernah berniat cabut dari San Siro.
“Saya pantas mendapatkan perlakuan yang lebih baik. Saya tidak mengharapkannya. Beberapa rekan tim mendorong saya untuk tetap tinggal, tetapi ketika seorang direktur menelepon Anda dan mengatakan 'jika Anda tetap di sini, kami akan mencoret Anda dari skuad', lalu apa yang bisa saya lakukan?” bebernya.
Klasemen Liga Italia
(Gazzetta dello Sport)
Baca Juga:
- Musim Depan, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dan Rekan Setimnya di Sassuolo Berpeluang Besar Pindah ke AC Milan!
- Alarm Bahaya AC Milan: Lini Belakang Bocor di Tiga Laga Terakhir
- Thiago Silva Resmi Pulang ke Porto, AC Milan dan Chelsea Harus Gigit Jari
- Gabriel Jesus Ditawarkan ke Milan, Opsi Pinjaman dari Arsenal Mengemuka
- AC Milan Buka Jalan Pulangkan Thiago Silva: Allegri Beri Lampu Hijau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Here We Go! Niclas Fullkrug Menuju AC Milan
Liga Italia 22 Desember 2025, 22:45
-
FIGC Ubah Aturan, Niclas Fullkrug Bisa Main Lawan Cagliari
Liga Italia 22 Desember 2025, 22:00
-
Deja Vu di Milan? Theo Hernandez Buka Suara soal Kontrak Mike Maignan
Liga Italia 22 Desember 2025, 16:14
-
Theo Hernandez Buka Luka Lama: Sejak Maldini Pergi, AC Milan Tak Lagi Sama
Liga Italia 22 Desember 2025, 15:18
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR