Bola.net - AS Roma mengalahkan Hellas Verona 2-0 di Olimpico pada giornata 5 Serie A 2014/15, Sabtu (27/9). Roma membuat Verona sengsara terlebih dahulu dengan penguasaan bolanya sebelum menghabisi mereka di 15 menit akhir babak kedua.
Semua itu terjadi berkat lancarnya aliran operan Roma, terutama oleh trio Radja Nainggolan, Seydou Keita dan Miralem Pjanic di lini tengah. Sepanjang laga, Verona hanya menghasilkan 300 operan, sedangkan Roma 762. Nainggolan, Keita dan Pjanic tercatat sebagai tiga pemain dengan jumlah operan terbanyak.
Jika ditotal, operan Keita (120), Nainggolan (115) dan Pjanic (114) bahkan mengungguli jumlah operan satu tim Verona secara keseluruhan.

Trio tersebut benar-benar dominan di lini tengah. Selain mereka, tak ada pemain lain dengan jumlah operan mencapai tiga digit dalam laga Roma vs Verona.
Berkat ball possession mencapai 72%, yang sebagian besar disumbang Keita, Nainggolan dan Pjanic, Roma pun leluasa merancang serangan. Dari dominasinya, Roma membukukan 23 shots, enam shots on target dan dua gol melalui pemain pengganti Alessandro Florenzi menit 75 serta Mattia Destro menit 86.
Verona tumbang. Namun, Verona bisa dibilang beruntung tidak kalah lebih dari 0-2. Andai finishing touch Roma lebih optimal, Verona mungkin sudah terluka jauh lebih parah. [initial]
(bola/gia)
Semua itu terjadi berkat lancarnya aliran operan Roma, terutama oleh trio Radja Nainggolan, Seydou Keita dan Miralem Pjanic di lini tengah. Sepanjang laga, Verona hanya menghasilkan 300 operan, sedangkan Roma 762. Nainggolan, Keita dan Pjanic tercatat sebagai tiga pemain dengan jumlah operan terbanyak.
Jika ditotal, operan Keita (120), Nainggolan (115) dan Pjanic (114) bahkan mengungguli jumlah operan satu tim Verona secara keseluruhan.

Trio tersebut benar-benar dominan di lini tengah. Selain mereka, tak ada pemain lain dengan jumlah operan mencapai tiga digit dalam laga Roma vs Verona.
Berkat ball possession mencapai 72%, yang sebagian besar disumbang Keita, Nainggolan dan Pjanic, Roma pun leluasa merancang serangan. Dari dominasinya, Roma membukukan 23 shots, enam shots on target dan dua gol melalui pemain pengganti Alessandro Florenzi menit 75 serta Mattia Destro menit 86.
Verona tumbang. Namun, Verona bisa dibilang beruntung tidak kalah lebih dari 0-2. Andai finishing touch Roma lebih optimal, Verona mungkin sudah terluka jauh lebih parah. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tevez: Serie A Bukan Persaingan Juve dan Roma Saja
Liga Italia 28 September 2014, 19:06
-
AS Roma: Tekanan Ada di Manchester City
Liga Champions 28 September 2014, 17:24
-
Tevez: Dunia Sudah Tahu Buffon Kiper Hebat
Liga Italia 28 September 2014, 13:02
-
Penalty Save Buffon Krusial di Bergamo
Liga Italia 28 September 2014, 05:41
-
Lawan City, Totti Masih Misteri
Liga Champions 28 September 2014, 05:16
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR