Lazio unggul total shots (10-9) maupun shots on target (4-3). Namun, Lazio hanya bisa mencetak satu gol melalui Ricardo Kishna menit 85. Milan sukses mengkonversi ketiga shots on target mereka lewat Andrea Bertolacci menit 25, Philippe Mexes menit 53 dan Carlos Bacca menit 79 menjadi angka.
Dua kekalahan beruntun pun ditelan Lazio. Sebelum dihajar Milan, Lazio takluk 1-2 di kandang Atalanta. Pioli praktis kecewa melihat performa dan hasil buruk yang diraih pasukannya.
"Kami kalah dua kali berturut-turut. Kini, kami harus segera bangkit. Kami kesulitan malam ini. Kami butuh spirit tim yang lebih baik. Sepanjang laga tadi, Lazio bukanlah Lazio yang sebenarnya," kata Pioli seperti dikutip Football Italia.
Kekalahan atas Milan juga merusak rekor kandang sempurna Lazio di Serie A 2015/16. Dalam lima laga kandang sebelumnya, Lazio selalu menang. Rossoneri jadi tim pertama yang berhasil menodainya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominasi Juventus Runtuh, Serie A Semakin Kompetitif?
Editorial 2 November 2015, 12:13
-
Milan Perkasa Dengan Skema 4-3-3
Liga Italia 2 November 2015, 10:49
-
Pemain Yang Terlalu Cepat Dilepas AC Milan
Editorial 2 November 2015, 10:40
-
Lazio vs Milan, Derby Dinasti Mihajlovic
Bolatainment 2 November 2015, 10:18
-
Lazio Dihabisi Rossoneri, Biglia Tepis Krisis
Liga Italia 2 November 2015, 09:52
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR