Sinisa datang sebagai pelatih Milan. Sementara itu, dilansir Football Italia, Dusan adalah seorang Laziale alias penggemar Lazio, tim yang diperkuat ayahnya para periode 1998-2004 silam. Dusan (13 tahun) bahkan menjadi salah satu ball boy Lazio di laga ini.
"Dia dulu seorang Milanisti (penggemar Milan), tapi sekarang menjadi Laziale. Saya mengatakan kepadanya untuk memperlambat permainan jika kami memimpin. Saya hanya bercanda," tutur Sinisa sambil tersenyum.
Ya, Sinisa pantas semringah. Milan besutannya mengalahkan tim yang didukung sang anak dengan skor meyakinkan 3-1.

Tak seperti ayahnya, Dusan tentu kecewa. Lihat saja foto di atas. [initial]
Klik Juga:
- Lupakan Milan, Lazio Fokus Derby Roma
- Bobol Lazio, Mexes Cuma Butuh Hitungan Detik
- Yang Dikalahkan Milan Bukan Lazio Sebenarnya
- Milan Menang Berkat Finishing Optimal
- Kemenangan Mahal Milan, Alex Cedera Kepala
- Tajam, Bacca 6 Gol hanya dengan 9 tembakan
- Milan Kini Butuh Konsistensi
- Lazio Dihabisi Rossoneri, Biglia Tepis Krisis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dominasi Juventus Runtuh, Serie A Semakin Kompetitif?
Editorial 2 November 2015, 12:13
-
Milan Perkasa Dengan Skema 4-3-3
Liga Italia 2 November 2015, 10:49
-
Pemain Yang Terlalu Cepat Dilepas AC Milan
Editorial 2 November 2015, 10:40
-
Lazio vs Milan, Derby Dinasti Mihajlovic
Bolatainment 2 November 2015, 10:18
-
Lazio Dihabisi Rossoneri, Biglia Tepis Krisis
Liga Italia 2 November 2015, 09:52
LATEST UPDATE
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR