
Bola.net - Kasus telinga berdengung atau berdenging secara tiba-tiba mungkin pernah dialami oleh banyak orang. Fenomena ini kerap kali terjadi selama beberapa detik bahkan ada yang sampai hitungan menit.
Sebagian orang percaya telinga berdengung karena sedang dibicarakan orang lain. Padahal, telinga berdengung bisa menandakan penyakit tertentu.
Jika telinga Anda sering berdengung dan tak kunjung sembuh dalam hitungan jam atau hari, itu bisa disebut terkena tinnitus. Untuk itulah, Anda harus waspada dengan telinga berdengung terlalu lama.
Organ pendengaran atau telinga mungkin sering terabaikan dalam menjaga kesehatan tubuh. Padahal, dengan peduli soal kebersihan telinga, gangguan lain bisa diatasi.
Berikut ini hasil rangkuman penyebab telinga berdengung dan cara mencegahnya, seperti dikutip dari Alodokter, Kamis (13/8/2020).
Penyebab Telinga Berdengung
• Paparan lama terhadap suara kencang
Sebagian besar kasus kuping berdengung berkaitan dengan gangguan pendengaran akibat bising (noice-induced hearing loss). Paparan bising atau suara kencang secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada organ telinga dalam.
Kondisi ini sering terjadi pada kuli bangunan, pilot, atau musisi. Suara yang sangat keras, meski hanya terjadi sekali, dapat menyebabkan kuping berdengung, misalnya, suara ledakan bom.
• Penyumbatan akibat kotoran dalam telinga
Sumbatan kotoran telinga atau serumen prop dapat menyebabkan iritasi pada gendang telinga sehingga memungkinkan Anda mengalami kuping berdengung. Disarankan untuk rutin membersihkan telinga.
• Infeksi telinga
Infeksi telinga bagian tengah atau biasa disebut otitis media juga bisa menyebabkan kuping berdengung. Setelah infeksi sembuh, umumnya keluhan kuping berdengung juga akan hilang. Agar infeksi telinga dapat teratasi dengan baik, Anda perlu mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.
• Kehilangan pendengaran karena usia lanjut
Kondisi ini dikenal sebagai presbikusis, yaitu kepekaan saraf pendengaran yang berkurang, seiring bertambahnya usia. Biasanya terjadi mulai usia 60 tahun, dengan gejala berupa menurunnya kemampuan pendengaran yang disertai kuping berdengung.
• Menderita penyakit tertentu
Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat memicu kuping berdengung, di antaranya penyakit jantung dan pembuluh darah, tumor jinak pada saraf pendengaran, gangguan tulang pendengaran, penyakit meniere, tekanan darah tinggi, gangguan pada leher atau rahang, serta cedera pada kepala atau leher.
Mencegah Telinga Berdengung
- Gunakan dan pakailah pelindung telinga saat beraktivitas di dekat sumber suara yang sangat nyaring, seperti di konser musik, di ruangan bermesin, serta ketika di dalam pesawat terbang.
- Jika gemar memakai earphone atau headset untuk mendengarkan musik, usahakan untuk melepasnya dan mengistirahatkan telinga setiap satu jam. Atur volume hingga sekitar 60 persen saja, tidak terlalu keras.
- Segera periksakan diri ke dokter THT, terutama jika telinga berdenging terus menerus dan terasa sangat mengganggu. Dokter THT akan melakukan pemeriksaan dan melakukan tes uji berupa CT-scan atau MRI juga untuk mendeteksi adanya kerusakan di dalam telinga.
- Cobalah untuk memutar musik ringan atau menyalakan radio. Selain itu, supaya telinga berdenging tidak memicu stres, sempatkan diri untuk melakukan relaksasi dengan yoga ataupun meditasi.
Sumber: Alodokter
Disadur dari: Bola.com (Hanif Sri Yulianto/Aning Jati)
Diunggah pada: 13 Agustus 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
30 Kata-kata Mutiara Islami, Inspiratif dan Menyejukkan Kalbu
Lain Lain 14 Agustus 2020, 17:47
-
30 Caption Keren Tentang Kemerdekaan RI, Pembakar Semangat Juang
Lain Lain 14 Agustus 2020, 17:37
-
Ragam Manfaat Ubi Jalar bagi Tubuh, Bantu Turunkan Kolesterol
Lain Lain 14 Agustus 2020, 17:15
-
10 Transfer Termahal di Premier League: MU Sumbang 4 Pemain
Liga Inggris 14 Agustus 2020, 17:14
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR