Bola.net - Puasa merupakan satu di antara ritual yang dijalani oleh sebagian masyarakat untuk memenuhi tuntutan agama atau tradisi.
Secara umum, puasa adalah proses menahan diri dari makan, minum, hubungan seksual dan segala yang membatalkan sejak dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Puasa bagi umat muslim memiliki tujuan untuk meningkatkan kedisiplinan diri, menjadi lebih bersimpati dengan sesama yang kurang mampu, bersyukur atas berkat yang diberikanNya, dan sebagainya.
Selain untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, puasa juga sangat baik untuk kesehatan. Puasa dapat bermanfaat secara mental dan fisik.
Ketika melakukannya, tubuhmu akan mengalami beragam perubahan sesuai lama berpuasa. Hal itu berarti, tubuh mampu berpuasa bila diberi asupan terlebih dahulu sehingga penting untuk makan sahur yang bergizi sebelum menjalani puasa.
Menurut ahli gizi Claire Mahy, puasa dapat memberikan manfaat untuk dalam membersihkan tubuh dari zat berbahaya.
Lantas, apa saja manfaat yang diberikan ketika berpuasa bagi kesehatan tubuh? Merangkum Klik Dokter dan Alo Dokter, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Manfaat Puasa bagi Kesehatan
1. Menyehatkan jantung
Dari sebuah penelitian menyatakan bahwa berpuasa sebulan sekali memiliki risiko 58 persen lebih rendah terkena penyakit jantung. Selain itu, beberapa penelitian lain menyatakan berpuasa dapat mengurangi resistensi insulin yang memicu diabetes.
Seperti diketahui, tekanan darah, kolesterol, diabetes adalah faktor risiko utama penyakit jantung. Penyakit jantung selama ini masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh penjuru dunia.
Terhitung sekitar 31,5 persen kematian secara global, penyakit jantung dianggap sebagai penyebab utamanya.
2. Menurunkan berat badan
Ketika berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan kalori sehingga berat badan akan turun. Selain itu, kadar lemak secara bertahap dapat menurun dan menjaga jaringan otot.
Puasa dapat menjadi cara menurunkan berat badan. Sebuah studi menyatakan puasa dapat meningkatkan metabolisme dengan meningkatnya kadar neurotransmitter norepinefrin, yang dapat membantu penurunan berat badan.
3. Menurunkan tekanan darah
Selama menjalankan puasa, tidak sedikit orang yang mengalami penurunan tekanan darah. Ketika berpuasa, asupan garam secara signifikan lebih rendah dan peningkatan kehilangan garam melalui urine.
Sekresi hormon adrenalin dan nonadrenalin juga berkurang, hal ini membantu menjaga laju metabolisme tetap stabil sehingga mengontrol tekanan darah tinggi.
Menurut penelitian National Center for Biotechnology Information (NCBI) pada 2017 menyatakan puasa selama tiga minggu bagi orang dewasa yang mengalami kegemukan, secara signifikan menurunkan tekanan darah.
Selain itu, kadar trigliserida darah, kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL) turut menurun. Puasa juga dapat membantu mengurangi risiko aterosklerosis yang menyumbat arteri oleh partikel-partikel lemak.
4. Menurunkan gula darah
Manfaat puasa selanjutnya dapat menurunkan kadar gula darah. Melakukan puasa dalam beberapa hari bisa menurunkan hingga sebanyak 30 persen kadar gula darah dalam tubuh.
Hal ini merupakan hasil yang signifikan bagi siapa pun yang menderita hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi. Pembatasan asupan kalori dalam tubuh saat orang berpuasa juga dapat mengurangi resistensi insulin.
Berkurangnya resistensi insulin, sensitivitas tubuh terhadap insulin akan meningkat sehingga glukosa dari aliran darah bisa berpindah ke sel tubuh lebih efisien dan saat berpuasa gula darah cenderung menurun.
Hal itu dapat berguna bagi orang yang mengalami penyakit diabetes.
5. Mendorong respons stres yang sehat
Ternyata, mengalami stres memiliki manfaat positif bagi kesehatan. Namun, perlu diketahui, khasiat stres ringan dan jarang saja yang baik untuk tubuh.
Hal ini akan memberikan sedikit tantangan untuk tubuhmu menjadi lebih kuat. Stres pendek pada otak juga memberikan hasil yang serupa.
Stres ini menyebabkan serangkaian tindakan yang melindungi neuron dari kerusakan hingga mencegah kematian.
6. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena ketika berpuasa mampu mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, mengatur kondisi peradangan dalam tubuh, dan membuat kelaparan sel kanker.
7. Memperbaiki suasana hati
Selama berpuasa, hormon endorfin akan meningkat. Saat tubuh memiliki lebih banyak hormon endorfin, Anda bisa merasa lebih baik atau lebih bahagia.
Dengan hormon endorfin yang lebih banyak, Anda bisa merasakan kesehatan mental yang lebih baik.
8. Meningkatkan kesehatan otak
Puasa dapat meningkatkan kesehatan otak. Studi menunjukkan bahwa ketika berpuasa, otak akan terlindungi dan meningkatkan pembentukan sel saraf untuk meningkatkan fungsi kognitif.
Secara spesifik, puasa dapat membantu mekanisme perlindungan di otak.
9. Mencegah peradangan
Puasa dapat membantu mengobati penyakit radang dan alergi. Peradangan yang terus berlanjut akan berujung timbulnya berbagai penyakit.
Para ahli menyatakan bahwa puasA dapat meningkatkan penyembuhan penyakit radang usus, seperti kolitis ulserativa.
Sumber: Klik Dokter, Alo Dokter
Disadur dari: Bola.com (Alfi Yuda/Aning Jati), published 30 Juli 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
30 Kata-Kata Cinta Romantis, Dijamin Bikin Pasangan Makin Lengket
Lain Lain 31 Juli 2020, 20:20
-
40 Kata-kata Menikmati Hidup, Bebas Gangguan Orang Lain!
Lain Lain 31 Juli 2020, 19:19
-
Mimpi Tenggelam Pertanda Apa? Berikut 11 Arti dan Penjelasannya
Lain Lain 31 Juli 2020, 18:18
-
Deretan Pemain Muda Potensial yang Tidak Dilirik Shin Tae-Yong
Tim Nasional 31 Juli 2020, 16:40
-
Lain Lain 31 Juli 2020, 05:25

LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR