
Bola.net - Joran atau tongkat pancing merupakan bagian utama nan penting bagi semua pemancing. Baik pemancing pemula maupun yang sudah pro.
Namun selain joran, ternyata yang memegang peranan penting dalam kesuksesan dan keseruan memancing adalah senar pancing-nya. Sebagai alat memancing utama banyak senar yang ditawarkan di market place, tapi merek Maguro yang akhir-akhir ini mencuat.
Maguro sendiri tidak hanya memproduksi senar, tapi juga joran dan aksesoris pancing lainnya yang tersedia dalam berbagai tipe dan model. Mereka telah berbisnis di ranah ini sejak tahun 2000 dan telah menguasai pangsa pasar alat pancing offline dan online sejak tujuh tahun terakhir.
Karakter senar pancing sendiri ditentukan oleh delapan faktor utama yaitu: bahan, berat jenis, panjang, diameter senar, warna/transparansi, elastisitas, ketahanan abrasif, ketahanan UV, dan daya angkat beban.
Senar pancing Maguro sendiri menggunakan bahan modern dengan teknologi tinggi dalam produksinya yang melibatkan unsur nilon, polimer, karbon, hingga titanium. Pada periode awal kebangkitan olahraga memancing, di abad ke-16, uniknya tali pancing banyak dipintal dari bahan organik seperti serat kepompong ulat sutera hingga surai/rambut kuda.
Kuncinya di Teknologi Monofilament
Senar pancing Maguro. (c) ist
Keandalan tali pancing Maguro terletak pada teknologi produksi yang berbasis pada pintalan monofilament sehingga membuat senar yang dihasilkan homogen kekuatannya di sepanjang tali, tetapi tetap lentur dan tidak mudah putus meski dibebani ikan yang sangat berat, kuat, dan lincah.
Sifat monofilament dari senar ini bisa diterapkan juga pada bahan yang transparan seperti fuoropolymer sehingga senar tidak terlihat oleh ikan di dalam air.
Tali pancing Maguro yang terbuat dari titanium pada sisi lain justru sangat solid dan mudah terlihat di dalam air tapi lebih memiliki daya tahan terhadap gigitan ikan bergigi tajam dan tidak mudah menjadi getas walau bergesekan dengan batu-batu di dasar sungai, kolam, atau lautan. Warna tegas tali pancing ini biasanya tersamarkan di air berarus deras, air keruh, atau di laut yang bergelombang besar.
Senar Maguro dengan tipe Titanium Maxima adalah yang paling populer karena alasan di atas, sedangkan senar berjenis Invisible Wire yang terbuat dari polimer ada di urutan ketiga paling laris. Sementara itu untuk mereka yang lebih suka memancing di kolam atau tambak, biasanya pilihan terbaik adalah Maguro yang terbuat dari bahan karbon bertekstur halus.
Pengalaman dua puluh tahun bergelut di dunia produksi peralatan memancing juga membuat Maguro paham bahwa dibutuhkan varian tali pancing yang bersifat kuat menghadapi sentakan dari gerakan mendadak ikan berukuran besar seperti Tuna atau Barakuda. Mereka menyebut produknya untuk kepentingan ini dengan jenis Shock Leader.
Bisa Menahan Beban Hingga 200 Kg
Senar Pancing Maguro. (c) ist
Kelebihan lain dari Maguro adalah tersedianya line up tali pancing yang terbuat dari komposit bahan berberat jenis tinggi sehingga senar cenderung tenggelam tanpa memerlukan pemberat. Nama seri senar berat ini adalah Maguro Strike.
Dengan semua kelengkapan dan karakter unggul tali pancing Maguro, biaya memancing pun relatif menjadi lebih murah karena tali pancing dengan panjang puluhan meter akan sangat mudah menjadi terbuang percuma bila mudah putus. Ya, dalam dunia olah raga memancing, senar pancing pantang disambung dengan ikatan apapun karena akan membuat tali berpotensi menjadi macet bahkan jadi kusut saat digulung.
Akan tetapi berapakah investasi yang dibutuhkan dalam pembelian senar pancing Maguro sebagai elemen utama alat memancing?
Harga tipe Titanium Maxima dengan panjang 10 meter dan berdaya angkat 60-100 kg ada di kisaran Rp 180-125 ribu, sedangkan yang termurah adalah tipe Azayaka dengan panjang 100 meter dan kemampuan angkat beban hingga 200 kg adalah Rp 140-165 ribu. Teliti dalam membeli ya karena banyak barang tiruan di luar sana.
Nah, sampai di sini rasanya makin jelas bukan kenapa peran senar pancing dalam jenis olah raga ini menjadi sangat sentral? Investasi dalam pembelian alat memancing dan waktu untuk menunggu umpan disambar ikan akan terbuang bila performa fishing line yang kita beli tidak bisa diandalkan seperti merek Maguro. Satu hal lagi yang membuat produk ini demikian dominan adalah karena pilihan diameter dan warna senar di tiap seri produknya sangat beragam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Beli: Lebih Dekat dengan Sepatu Sepak Bola Merek Ortuseight
Lain Lain 18 November 2020, 15:34
-
Bola Beli: Membedah Plus-Minus Bola Sepak Nike yang Mendominasi Pasar Bersama Adidas
Lain Lain 18 November 2020, 15:21
-
Bola Beli: Alasan Mengapa Senar Pancing Merek Maguro Mahal
Lain Lain 18 November 2020, 15:07
-
Bola Beli: Sepatu Futsal Adidas Bagus tapi Kurang Cocok untuk Jenis Kaki Lebar?
Lain Lain 18 November 2020, 14:46
-
Bola Beli: Apa Sih Kekurangan dan Kelebihan Sepeda Lipat Merek United?
Lain Lain 12 November 2020, 20:45
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR