
Bola.net - Membeli sepatu futsal itu gampang-gampang susah. Selain karena harus memastikan ukuran kaki kita dengan sepatu sudah sesuai dan presisi, kesulitan akan bertambah apabila membelinya secara online. Begitu pula saat membeli sepatu futsal adidas secara online. Karena merupakan salah satu brand top, apabila kamu salah ukuran tentu akan membuatnya kecewa.
Ya, pembelian online memang harus presisi dari sisi pemesanan nomor sepatu, terutama untuk mereka yang memiliki jenis kaki lebar. Lantaran adidas adalah buatan Jerman, bisa dimaklumi bila tipe sepatu buatan mereka punya karakter langsing dan panjang seperti kebanyakan kaki orang Eropa.
Hal ini memang sebuah kondisi yang khas untuk produk sepatu Adidas, yang jarang memiliki lebih dari satu ukuran lebar kaki dalam nomor yang sama. Sementara untuk sepatu futsal merek Lotto, misalnya, pembaca bisa mendapatkan beberapa opsi lebar sepatu.
Untuk nomor sepatu 42 untuk merek tertentu akan ada pilihan lebar standar dan extra wide. Imbasnya, seorang yang berkaki lebar tidak perlu terpaksa membeli nomor 43 dengan mengorbankan ketidakcocokan ukuran panjang sepatu pilihannya.
Harus Benar-Benar Pas
Sepatu futsal Adidas jenis Predator 20.3 berharga satu jutaan dan harga Adidas tipe X 19.4 hanya sepertiganya dalam kondisi diskon. (c) adidas
Hal ini menjadi krusial di dunia sepak bola dan futsal, karena sepatu yang terlalu panjang akan membuat bagian depan sepatu menjadi "kosong" sehingga efek transfer energi dari kaki ke bola saat melakukan tendangan tidak berlangsung mulus. Sepatu yang longgar di bagian depan pun akan membuat proses dribel tidak nyaman yang ujungnya pemain menjadi rentan cedera.
Sebaliknya, bila dipaksakan pemain berkaki lebar tetap memakai nomor 42 yang ramping akan membuat telapak kaki bagian tengah akan terasa sakit dan sepatu pun lebih cepat jebol pada bagian sambungan sol dengan upper shoes.
Well, belakangan Adidas mengantisipasi keluhan konsumen soal sepatu-sepatu yang kurang lebar ini dengan memberikan ukuran unik standar Eropa yang lebih bervariasi panjang dan lebarnya seperti ukuran 39 1/3, 40 2/3, 42 2/3 hingga 43 1/3, di samping ukuran-ukuran normal yang sudah jamak di pasaran.
Hal yang disayangkan adalah fakta bahwa tidak di semua rentang harga pilihan-pilihan ukuran alternatif ini tersedia. Pada rentang harga tinggi biasanya variasi nomor sepatu futsal Adidas dibuat lebih banyak, misalnya pada jenis Predator 20.3 Indoor Boots. Sepatu ini bernilai Rp 1,3 juta dengan ciri khas leher sepatu yang tinggi untuk melindungi mata kaki dan engkel pemain.
Jangan Bertaruh Soal Keselamatan Kaki
Sepatu futsal Adidas jenis 20.3 Sala, tipe yang paling direkomendasikan Adidas karena punya pilihan warna menarik dan simpel.
Sementara itu untuk sepatu futsal Adidas tipe X 19.4 Indoor Boots (Rp 325 ribu, dalam kondisi diskon 50%) ukuran yang tersedia standard saja alias untuk nomor-nomor itu hanya ada satu pilihan ukuran lebar kaki yang berpotensi mengurangi kenyamanan dan performa dalam bermain.
Namun, satu hal yang sudah pasti tidak perlu diperdebatkan adalah soal daya tahan, desain yang maskulin dan kokoh ala Jerman, serta pilihan-pilihan warna yang macho sekaligus klasik. Jenis bahan sepatu futsal Adidas juga tersedia yang terbuat dari kulit asli dan tidak semuanya berbasis polyester atau lateks seperti kebanyakan sepatu futsal murah lainnya.
Well, dalam moda "rekomendasi" kita akan menemukan situs Adidas merekomendasikan sepatu futsal dengan warna biru muda yang menawan dengan nama jenis Copa 20.3 Sala Indoor Boots (Rp 1 juta).
Nah mengingat harga sepatu futsal Adidas tidak murah, sebaiknya pembaca memastikan benar-benar membeli ukuran yang pas. Jangan lantaran kepincut dengan merek kondang akhirnya soal kenyamanan dan performa pun diabaikan, sebaiknya batalkan pembelian sepatu futsal Anda bila memang tidak ditemukan ukuran yang benar-benar pas karena risiko cedera engkel dan bagian depan kaki jadi taruhannya. Lebih baik cari merek lain saja bila memang Anda masih coba-coba.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Beli: Membedah Plus-Minus Bola Sepak Nike yang Mendominasi Pasar Bersama Adidas
Lain Lain 18 November 2020, 15:21
-
Bola Beli: Sepatu Futsal Adidas Bagus tapi Kurang Cocok untuk Jenis Kaki Lebar?
Lain Lain 18 November 2020, 14:46
-
Neymar - Puma dan Pemain dengan Kontrak Sepatu Paling Mahal di Dunia
Bolatainment 22 September 2020, 13:00
-
Elegan! Berikut Jersey Tandang Klub-Klub La Liga 2020/2021
Liga Spanyol 17 September 2020, 10:55
-
Keren Abis! Inilah Jersey Kandang Klub-Klub La Liga 2020/2021
Liga Spanyol 17 September 2020, 09:18
LATEST UPDATE
-
Drama Menit Akhir Liverpool Kembali Terjadi, Slot Akui Timnya Tak Pantas Menang?
Liga Inggris 24 Februari 2026, 23:10
-
Viktor Gyokeres dan Respons Sempurna Arsenal
Liga Inggris 24 Februari 2026, 22:37
-
Mulai Gacor di Man United, Bukti Keputusan Ineos Beli Benjamin Sesko Tidak Salah
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSM 25 Februari 2026
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 20:45
-
Cunha, Mbeumo, Sesko: Bukti Rekrutmen Manchester United Mulai Tepat Sasaran
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:45
-
Man United Mengendus Peluang Transfer Alejandro Balde dari Barcelona
Liga Inggris 24 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Newcastle vs Qarabag FK - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Inter vs Bodo/Glimt - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Liga Champions Minggu Ini: Misi Berat Juventus dan Inter
Liga Champions 24 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
























KOMENTAR