
Bola.net - PT Bukalapak.com (BUKA) atau Bukalapak kembali meraih penghargaan Best Company to Work For 2022 dari HR Awards. Penghargaan ini diraih selama 4 tahun berturut-turut.
Pada 2022, Bukalapak juga menerima WeCare Awards dari Komite HR Asia Awards sebagai The Most Caring Company. "Penghargaan ini merupakan bukti dari komitmen Bukalapak dalam memprioritaskan kebutuhan karyawan baik dalam segi kesehatan, kesejahteraan, maupun pengembangan," kata SVP of Talent Bukalapak, Suryo Sasono dalam keterangan resmi, Jumat (22/7/2022).
Selama pandemi COVID-19, Bukalapak terus meningkatkan fasilitas dan fokus pada kesejahteraan karyawan. Salah satunya adalah dengan memberikan pencegahan dan perawatan COVID-19 lengkap bagi karyawan dan keluarga karyawan. Ditambah dukungan akses isolasi mandiri, serta memperluas manfaat medis untuk mencakup semua penyakit terkait Covid-19.
Bukalapak juga baru saja memperluas cakupan asuransi kesehatan karyawan untuk menanggung penyakit kritis seperti HIV dan pengobatan kanker. Tidak hanya itu, Bukalapak juga meningkatkan tunjangan kesehatan bagi karyawan wanita untuk juga mencakup suami dan anak.
Untuk mendukung kebutuhan dasar karyawan, Bukalapak juga meluncurkan Program Kepemilikan Perumahan yang bermitra dengan Bank Syariah Indonesia.
"Dalam masa krisis, sangat penting untuk memastikan kelengkapan dari kesejahteraan karyawan, baik secara fisik maupun mental. Kami percaya bahwa jika kami memperhatikan kesejahteraan karyawan, pada gilirannya karyawan akan turut termotivasi untuk membantu keberlangsungan dari organisasi kita,” kata Suryo.
Penghargaan HR Asia Awards adalah apresiasi kepada organisasi-organisasi yang dipandang oleh para karyawannya sebagai salah satu tempat kerja terbaik di Asia.
Penerima Penghargaan
Penerima penghargaan ini adalah perusahaan dari berbagai industri dengan praktek pengelolaan sumber daya manusia yang baik mencakup 14 pasar di seluruh wilayah Asia mulai dari China, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Taiwan, Kamboja, Korea Selatan, Vietnam, India, Makau, dan Sri Lanka.
Dengan diraihnya HR Asia Awards 2022, Bukalapak menambah panjang daftar penghargaannya di bidang sumber daya manusia. Di antaranya adalah HR Excellence Awards dari Majalah SWA berturut turut pada 2018 dan 2019 untuk kategori Compensation and Benefit Strategy serta Learning and Development Strategy dan pada 2019 untuk kategori Performance Management dan HR Transformation.
Pada 2019 dan 2020, Bukalapak meraih gelar Best Company to Work For dan The Most Caring Company atau WeCare Certification dari HR Asia Awards. Dan pada 2021, Bukalapak turut meraih gelar Best Company to Work For dari HR Asia Awards. Pada 2022, Bukalapak meraih penghargaan internasional lainnya yaitu Best Employer Awards 2022 pada kategori Tech Talent Magnet dari Glints Asia.
Bukalapak Incar Pendapatan hingga Rp 3 Triliun pada 2022
Sebelumnya, PT Bukalapak.com (BUKA) membidik pendapatan hingga Rp 3 triliun hingga akhir 2022. Keyakinan itu merujuk pada tren pemulihan ekonomi saat ini yang berdampak positif bagi pendapatan perseroan, khususnya pada kuartal I 2022.
"Pendapatan tahun ini diestimasikan akan tumbuh antara 44 sampai 61 persen, yaitu Rp 2,7 sampai Rp 3 triliun. Hal ini juga sejalan dengan ekspektasi para analis yaitu sekitar Rp 2,961 triliun," ungkap Presiden PT Bukalapak.com, Teddy Oetomo dalam paparan publik perseroan, Rabu (29/6/2022).
Ia menjabarkan, pada kuartal I tahun ini, perseroan telah mengantongi Rp 788 miliar, raihan itu setara 28 persen dari estimasi pendapatan untuk satu tahun penuh pada 2022. Sementara TPV atau total processing value sampai dengan akhir tahun, diestimasikan akan tumbuh sekitar 39 sampai 47 persen dari tahun atau setara Rp 170—Rp 180 triliun.
"Angka ini sewajarnya adalah kurang lebih sesuai dengan ekspektasi dari para analis yang saat ini berada di rata-rata sekitar Rp 170 triliun. Pada kuartal 1 2022 kita sudah melakukan pencapaian untuk kira-kira 19 persen dari target ini,” imbuh Teddy.
Teddy mengatakan, pendapatan sepanjang tiga bulan pertama tahun ini utamanya disokong dari produk mix. Di mana perusahaan memiliki strategi untuk meningkatkan kontribusi dari produk-produk atau fitur-fitur yang memiliki take rate yang lebih tinggi.
"Ini sudah mulai kita nikmati, dapat kita lihat dari beberapa kuarter terakhir. Kita juga melihat bahwa progres ini akan terus continue di 2022,” kata Teddy.
Kembangkan Fitur
Adapun EBITDA yang disesuaikan pada 2022 diperkirakan minus Rp 1,5—Rp1,4 triliun pada 2022, hampir sama seperti 2021 senilai minus Rp 1,41 triliun. Sementara ptoyeksi analis tercatat lebih baik yakni sebesar Rp 1,35 triliun.
"Ini karena kami terus mengembangkan fitur-fitur dengan pendapatan yang lebih tinggi. Namun sebagai fitur baru tentunya diperlukan sedikit support untuk launching, sehingga di tahun ini untuk konservatif kita memberikan guidance EBITDA yang disesuaikan relatif flat," Teddy.
Namun, setelah melihat perkembangan sampai dengan saat ini, perseroan melihat kemungkinan EBITDA yang disesuaikan berada di bawah estimasi perseroan.
"Apabila perseroan mampu mendapatkan EBITDA yang disesuaikan dari bulan Juni sampai Desember per bulan setara dengan EBITDA yang disesuaikan bulan Mei, maka ada kemungkinan kerugian tersebut bisa di bawah 1,4 triliun,” ujar dia.
Disadur dari: Liputan6.com/Penulis Pipit Ika Ramadhani
Published: 22/7/2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siap-siap, 5 Wonderkid Ini Diprediksi Bersinar pada Piala Dunia 2022
Editorial 30 Juni 2022, 10:33
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR