
Bola.net - Daun pegagan adalah tanaman liar yang banyak tumbuh di negara-negara Asia dan punya banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk bisa mengobati berbagai macam penyakit ringan hingga penyakit berat.
Beberapa telah terbukti secara ilmiah membantu mengobati penyakit tertentu. Anda bisa menggunakan daun herbal ini sebagai alternatif pengobatan. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Manfaat daun pegagan untuk kesehatan menarik banyak ahli menelitinya lebih lanjut. Namun, walaupun memiliki banyak manfaat untuk tubuh, daun pegagan juga memiliki efek samping yang harus diperhatikan.
Penting untuk diingat bahwa meski alamiah, obat herbal tidak selalu aman. Berikut rangkuman dari berbagai sumber tentang manfaat daun pegagan untuk kesehatan.
Mempercepat Penyembuhan Luka
Manfaat daun pegagan yang satu ini sebenarnya sudah dikenal sejak berabad-abad lalu. Secara tradisional pegagan telah lama digunakan untuk mengobati luka ringan. Kandungan bahan kimia yang dikenal sebagai triterpenoid berperan untuk mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan kadar antioksidan, dan suplai darah ke area luka.
Penelitian terbaru yang dilakukan pada April 2018 mengamati manfaat pegagan untuk mengurangi jaringan parut setelah operasi. Hasilnya, pasien yang minum ekstrak daun pegagan secara rutin setelah operasi mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat. Bahkan, kemunculan jaringan parut di area bekas sayatan operasi juga cenderung lebih sedikit.
Berdasarkan laporan yang diterbitkan dalam jurnal Medicine, seorang pasien yang mengalami luka bakar dan langsung mengoleskan salep ekstrak daun Centella asiatica atau pegagan pada daerah yang terluka mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat. Salep herbal ini juga membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi pada kulit.
Mencegah dan Mengatasi Stretch Marks
Sebuah studi pada 2013 menyebutkan daun pegagan dapat menyamarkan kemunculan stretch marks di kulit. Hal ini disebabkan oleh senyawa terpenoid yang terkandung dalam Centella asiatica membantu meningkatkan produksi kolagen di tubuh.
Selain membantu menyamarkan stretch marks yang sudah ada, senyawa tersebut juga membantu mencegah kemunculan stretch marks yang baru.
Melancarkan Aliran Darah
Manfaat daun pegagan dalam melancarkan aliran darah ini diduga berasal dari kandungan triterpenes pada daun yang memiliki sifat anti-peradangan. Kandungan kimia ini juga diketahui menstimulasi pembentukan kolagen serta glikosaminoglikan yang merangsang penyembuhan luka.
Daun pegagan dapat membantu mengurangi pembengkakan dan melancarkan aliran darah pada orang-orang yang memiliki varises dan insufisiensi vena, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan darah menggenang di kaki. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Angiology juga menunjukkan pegagan bermanfaat dalam membantu pengobatan hipertensi vena.
Sebuah jurnal tinjauan sistematis menemukan Centella asiatica membantu mengurangi gejala-gejala insufisiensi vena. Gejala seperti nyeri, bengkak, dan keluhan kaki yang terasa berat diketahui dapat berkurang akibat penggunaan tanaman herbal ini.
Meredakan Kecemasan dan Stres
Penelitian yang dilakukan pada 33 orang dengan gangguan kecemasan umum menemukan ekstrak daun pegagan yang dikonsumsi selama 60 hari dapat menurunkan stres, kecemasan, bahkan depresi.
Hal ini lagi-lagi terkait dengan kandungan senyawa triterpenoid dalam pegagan yang memberikan banyak manfaat untuk tubuh. Salah satunya adalah meredakan kecemasan dan stres.
Meningkatkan Fungsi Kognitif Otak
Sebuah penelitian pada 2016 menyebutkan pegagan dan asam folat sama-sama bermanfaat dalam meningkatkan fungsi otak. Akan tetapi, para ahli menemukan pegagan lebih efektif dalam meningkatkan daya ingat seseorang setelah stroke dibanding asam folat.
Studi terpisah yang dilakukan pada tikus juga menemukan hal serupa. Meski dapat meningkatkan fungsi otak tikus usia muda dan tua, efek tersebut lebih optimal pada tikus yang lebih tua.
Membantu Mengobati Penyakit Alzheimer
Centella asiatica memiliki kemampuan untuk meningkatkan fungsi memori dan saraf. Peningkatan kedua fungsi itu memiliki potensi dalam membantu pengobatan penyakit Alzheimer.
Bahkan, satu studi pada tikus menemukan ekstrak daun pegagan memiliki efek positif untuk mengobati kelainan perilaku pada tikus yang yang terkena penyakit Alzheimer.
Berdasarkan penelitian tersebut, diketahui ekstrak daun pegagan mampu melindungi sel-sel otak dari keracunan. Selain itu, tanaman ini juga dapat melindungi sel-sel di otak dari pembentukan plak yang memicu penyakit Alzheimer.
Meski begitu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat pegagan dalam mengobati penyakit Alzheimer. Selalu konsultasikan ke dokter sebelum minum obat herbal.
Efek Samping dan Tips Penggunaan Daun Pegagan
Meski daun pegagan memiliki banyak manfaat untuk tubuh, tanaman herbal satu ini juga memiliki risiko efek samping yang tak boleh disepelekan. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi karena penggunaan ekstrak daun pegagan ini adalah sakit kepala, sakit perut, mual dan muntah, pusing, kulit terasa terbakar atau perih, serta reaksi alergi.
Mengonsumsi ekstrak daun pegagan diawali dengan dosis rendah dan kemudian ditingkatkan secara bertahap untuk membantu mengurangi risiko efek sampingnya. Jika Anda menggunakan salep pegagan, oleskan secara tipis-tipis pada siku atau punggung tangan untuk melihat efeknya sebelum digunakan di tempat yang bermasalah.
Tanaman herbal ini juga sebaiknya tidak boleh dikonsumsi dalam jangka panjang. Idealnya, daun pegagan dikonsumsi selama dua hingga enam minggu. Sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum menggunakannya.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Husnul Abdi/Editor: Nanang Fahrudin/Dipublikasi: 28 Desember 2019
Baca Juga:
- Membandingkan Statistik Mason Greenwood dengan 4 Talenta Muda Top Eropa
- Liverpool Kukuh di Puncak Klasemen Premier League, Begini Sesumbar Kocak Para Fans
- Berstatus Bintang di Liverpool, Sadio Mane Tetaplah Sosok Sederhana
- Gagal Dapatkan Erling Haaland, Manchester United dan Juventus Kena Ledek Borussia Dortmund
- Nadeo Argawinata Gabung Bali United, Begini Komentar Aremania
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manfaat Daun Pegagan untuk Tubuh, Bisa Percepat Penyembuhan Luka
Lain Lain 30 Desember 2019, 15:47
-
Waspadai Dampak Negatif dari Kebiasaan Jarang Mandi
Lain Lain 30 Desember 2019, 09:30
-
Ragam Manfaat Skipping untuk Tubuh, Bisa Bantu Diet dan Turunkan Berat Badan
Lain Lain 30 Desember 2019, 09:22
-
Waspadai Kebiasaan-Kebiasaan Buruk Penyebab Jerawat
Lain Lain 30 Desember 2019, 09:15
-
Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Pelatih Asing Asia Pertama dalam 68 Tahun
Tim Nasional 29 Desember 2019, 12:34
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR