
Bola.net - Salah satu cara mengembalikan energi yang hilang dengan tidur. Setelah beraktivitas mulai pagi hingga siang hari, tidur sore merupakan waktu yang dirasa tepat untuk mengistirahatkan tubuh.
Tidur yang baik dan sehat juga sangat terkait dengan persoalan waktu. Waktu tidak sekedar berkaitan dengan berapa lama waktu tidur, misalnya pagi, siang, sore, petang atau malam, atau secara lebih detail, jam berapa sebaiknya kita melakukan aktivitas tidur.
Melansir dari kesga.kemkes.go.id, tidur yang dianjurkan baik menurut agama, tradisi (budaya) dan kesehatan (medis) adalah selepas waktu Isya (kira-kira setelah jam 20.00) dan di sepanjang malam hingga waktu subuh (kira-kira jam 04.00). Bisa juga di siang hari antara jam 10.00 hingga jam 15.00. Di luar waktu itu, tidur tidak dianjurkan karena bisa menimbulkan efek yang tidak baik.
Donna Arand, Ph.D., psikolog eksperimental di Pusat Gangguan Tidur Kettering di Dayton, Ohio, Amerika Serikat berpendapat sebaiknya menghindari tidur antara pukul 4-6 sore. Peneliti menemukan bahwa tidur di sore hari ternyata dapat meningkatkan risiko kematian.
Berikut 6 efek negatif tidur sore bagi kesehatan yang telah dirangkum dari berbagai sumber.
Sulit Tidur di Malam Hari
Dampak buruk tidur sore bagi kesehatan pertama akan memengaruhi tidur di malam hari. Ketika bangun setelah tidur sore tersebut, sangat memungkinkan Anda akan mengalami susah tidur pada malam harinya. Melansir dari kesga.kemkes.go.id, tidur yang paling baik adalah sepanjang malam hingga matahari terbit.
Sakit Kepala
Efek negatif tidur sore lainnya dapat membuat Anda sakit kepala. Kondisi ini mungkin saja akan cepat hilang, namun enggak menutup kemungkinan akan terjadi selama berhari-hari. Efek domino yang akan kamu rasakan akibat sakit kepala setelah bangun tidur juga dapat memengaruhi mood Anda.
Badan Jadi Lemas
Dampak buruk lainnya dari tidur sore adalah badan menjadi lemas setelah bangun. Hal ini dikarenakan tubuh kekurangan asupan oksigen. Biasanya tubuh lemas setelah tidur sore akan berakibat hingga malam bahkan keesokan harinya.
Kualitas Daya Ingat Menurun
Terlalu lama tidur sore dan bangun di malam hari membuat beberapa orang merasakan sensasi tubuh yang aneh dan kerap kebingungan. Tak jarang dari mereka yang tidur sore mengalami hilang ingatan untuk sementara waktu.
Hal ini disebabkan oleh tubuh yang tidak menyadari perubahan siang menjadi malam, sehingga memicu kebingungan dan gangguan daya ingat ini.
Berisiko Terkena Diabetes
Penelitian di China menemukan bahwa orang yang tidur di sore hari, tepatnya setelah makan siang lebih dari 30 menit berkemungkinan lebih tinggi mengalami diabetes tipe-2. Namun peneliti belum yakin apakah diabetes yang menyebabkan kebiasaan tersebut atau sebaliknya.
Hal ini disebabkan oleh terganggunya produksi insulin pada tubuh akibat oleh terganggunya produksi insulin pada tubuh akibat dari kondisi tubuh yang tidak banyak bergerak. Selain itu, tidur terlalu sore juga dapat mengganggu siklus alami tubuh yang bisa memengaruhi produksi insulin.
Meningkatkan Kolesterol
Dampak buruk tidur sore lainnya adalah dapat meningkatkan kadar kolesterol. Hal ini dikarenakan metabolisme sedang berada di titik maksimal.
Bagi Anda yang memiliki kebiasaan tidur sore dan telah merasakan dampak negatifnya, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, sebaiknya segera mengubah kebiasaan tersebut. Tidur sore bisa digantikan di waktu siang atau paling utama saat malam hari.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Nanang Fakhrudin/Dipublikasi: 23 Januari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waspadai Deretan Makanan Penyebab Rambut Rontok
Lain Lain 31 Januari 2020, 13:30
-
Pahami Efek Negatif Tidur Sore untuk Kesehatan Tubuh
Lain Lain 31 Januari 2020, 13:20
-
Akibat Virus Corona, PUBG Mobile di Cina Mendadak Tumbang
Bolatainment 29 Januari 2020, 07:14
-
Fakta-fakta Menarik Kobe Bryant yang Jarang Diketahui Publik
Bolatainment 28 Januari 2020, 19:49
-
Juventus Dikecam Fans Karena Tak Ucap Belasungkawa untuk Kobe Bryant
Bolatainment 28 Januari 2020, 12:50
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR