
Bola.net - Makanan bisa diolah dengan cara apa saja, seperti lain digoreng, dibakar, direbus, dikukus, hingga dipanggang. Setiap cara tentu memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Menurut para ahli kesehatan mengukus makanan adalah metode yang sangat dianjurkan.
Ada deretan manfaat konsumsi makanan yang dikukus untuk kesehatan. Makanan yang digoreng memiliki kadar lemak yang cukup tinggi. Makanan yang dibakar rentan memicu kanker, sedangkan makanan yang dipanggang dan direbus dapat mengurangi kadar nutrisinya.
Teknik mengukus makanan juga sudah terkenal sejak ribuan tahun untuk mematangkan makanan. Apabila Anda belum terbiasa mengolah makanan dengan dikukus, mungkin perlu mengetahui terlebih dahulu manfaat konsumsi makanan yang dikukus bagi kesehatan.
Berikut deretan manfaat konsumsi makanan kukus bagi kesehatan tubuh yang dirangkum dari berbagai sumber.
Rendah Kolesterol
Ketika memasak daging, mengukus merupakan salah satu cara mengolah yang dapat memudahkan menghilangkan lemak jahat. Dibandingkan dengan menggoreng dan memanggang justru akan sulit menyingkirkan lemak pada daging.
Membuang lemak pada daging menjadikannya lebih rendah kalori dan lebih rendah kolesterol. Mengukus juga mengurangi kebiasaan menggunakan minyak goreng sebagai penghasil lemak jahat lainnya.
Menjaga Nutrisi Tetap Utuh
Pada sayuran, banyak ditemui segudang vitamin dan mineral. Metode memasak yang salah dapat menghilangkan vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Untuk itu, Anda perlu menggunakan metode mengukus sayuran agar vitamin dan mineral dalam sayur-sayuran tidak berkurang bahkan hilang. Memgukus sayuran juga dapat meningkatkan kandungan antioksidan.
Ketika mengukus makanan, Anda akan tetap menjaga serat, warna, tekstur, dan rasa sayuran. Metode ini juga dapat membantu menjaga vitamin B dan C yang larut dalam air, potasium, fosfor dan seng.
Imbasnya, Anda dapat memperoleh nutrisi penting dari sayuran yang dikukus. Mengukus sayuran akan menopang 90 persen antioksidan yang ada di dalam sayuran.
Rendah Kalori
Mengukus bahan makanan memungkinkan Anda untuk mengurangi konsumsi lemak dan kalori. Cara ini akan berpotensi mengurangi risiko obesitas dan penyakit jantung.
Dibandingkan menggoreng makanan dengan minyak, justru akan menambah kalori dan lemak. Begitu juga menambahkan mentega ke dalam makanan yang dipanggang juga dapat menambah kalori dan lemak jenuh.
Kurangi Penggunaan Pengawet Makanan
Mengukus makanan dianggap sebagai metode memasak yang paling sehat, karena tidak menghilangkan vitamin dan mineral pada makanan. Mengukus makanan tidak menjadikannya kering dan tidak membutuhkan perasa buatan saat memasaknya. Ketika mengukus makanan, Anda tidak perlu menambahkan minyak, garam, atau gula agar lebih sehat.
Bisa Mengukus Semua Jenis Makanan
Hampir semua makanan bisa dikukus. Anda bisa mengukus daging, ikan, sayuran, hingga membuat aneka makanan pencuci mulut.
Tidak ada batasan bahan makanan yang diperbolehkan untuk dikukus. Dengan begitu, Anda dapat dengan mudah melakukan dan merasakan manfaat mengonsumsi makanan yang dikukus.
Menurunkan Risiko Kanker
Sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan kubis memiliki komponen anti-kanker yang disebut glukosinolat. Senyawa ini dapat rusak atau hancur ketika dimasak dengan metode yang salah satu berlebihan.
Untuk mempertahankan komponen anti-kanker tersebut, Anda bisa mencoba mengukus sayuran tersebut dengan suhu rendah dan sedikit air.
Mencegah Terjangkit Penyakit
Mengonsumsi makanan yang dikukus secara tidak langsung dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat. Hal ini dikarenakan minimnya penggunaan bahan-bahan pengawet dan lainnya yang justru dapat memicu penyakit.
Makanan yang dikukus juga sangat dianjurkan bagi Anda yang sedang sakit, dalam pemulihan setelah sakit, dan cocok untuk diet sehat.
Disadur dari: Liputan 6/Penulis: Nisa Mutia Sari/Editor: Septika Shidqiyah/Dipublikasi: 30 Desember 2019
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ragam Manfaat Lidah Buaya untuk Sembuhkan Jerawat
Lain Lain 31 Desember 2019, 16:22
-
Ragam Manfaat Makanan yang Dikukus untuk Kesehatan Tubuh
Lain Lain 31 Desember 2019, 14:55
-
4 Olahraga Sederhana yang Bantu Kecilkan Perut Buncit
Lain Lain 31 Desember 2019, 08:50
-
Manfaat Daun Pegagan untuk Tubuh, Bisa Percepat Penyembuhan Luka
Lain Lain 30 Desember 2019, 15:47
-
Waspadai Dampak Negatif dari Kebiasaan Jarang Mandi
Lain Lain 30 Desember 2019, 09:30
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR