
Bola.net - Semenjak bursa transfer musim panas ini dibuka, Paris Saint-Germain berniat menjual bintangnya, Neymar. Namun kedatangan pelatih baru Christophe Galtier berhasil mempengaruhi keputusan klub untuk tidak menjualnya.
PSG sempat berniat menjual Neymar lantaran gagal di Liga Champions musim lalu. PSG harus disingkirkan terlalu dini oleh Real Madrid.
Selain itu, keputusan PSG untuk memperpanjang kontrak Kylian Mbappe juga dianggap jadi salah satu faktor. PSG digadang-gadang bakal kesulitan untuk terus menggaji tiga pemain super mahalnya, Mbappe, Neymar, dan Lionel Messi secara bersamaan.
Namun, Galtier meyakinkan klub untuk tidak menjualnya. Sebab, Neymar akan jadi salah satu komponen penting di dalam skuadnya musim depan.
Neymar Tidak Mau Pergi

Walaupun PSG sudah terbuka untuk menjual sang pemain, Neymar memilih bertahan. Ia menolak untuk minggat dari Parc de Princes.
Lagipula, kontrak pemain berusia 30 tahun itu masih ada dua tahun lagi. Neymar masih akan berada di PSG sampai tahun 2025.
Alasan lain ia tidak ingin pergi karena ingin mendapatkan satu tempat di skuad Brasil untuk Piala Dunia 2022. Ia yakin bisa berbuat banyak selama di PSG dan kebetulan ia juga masih jadi pilihan utama.
Paksa Pertahankan Neymar

Keinginan Neymar untuk bertahan itu sejalan dengan intensi dari Christophe Galtier. Pelatih berkebangsaan Prancis itu memaksa klub untuk mempertahankan Neymar.
"Neymar adalah pemain kelas dunia, yang akan diinginkan pelatih manapun. Kami hanya harus mencari keseimbangan di dalam tim," ujar Galtier saat ditunjuk jadi manajer PSG musim depan.
"Saya memiliki ide yang sangat jelas tentang keberadaannya di dalam tim. Saya memang belum bertemu dengannya, tetapi saya ingin dia bertahan dengan kami," imbuh dia.
Miliki Tiga Bintang

Christophe Galtier mungkin tidak akan punya kesempatan lain dalam hidupnya untuk bisa melatih tiga pemain bintang sekaligus di dalam tim. Khususnya di lini depan yang dihuni Messi, Neymar, dan Mbappe.
Musim lalu, kehadiran tiga pemain bintang ini tak lantas membuat skuad besutan Mauricio Pochetino ini tampil perkasa. Masih ada masalah yang kerap menerpa lantaran ego masing-masing pemain.
Dengan dipecatnya Pochettino, PSG kini punya harapan baru di bawah komando Galtier. Tinggal sekarang menanti apa yang bisa dilakukannya bersama skuad bertabur bintang ini di musim depan.
Sumber: GOAL
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daripada Neymar, Chelsea Mending Rekrut Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 4 Juli 2022, 10:15
-
Agen Neymar Hubungi Chelsea, Cabut ke Premier League?
Liga Inggris 2 Juli 2022, 14:00
-
Wow, Agen Ingin Bawa Neymar ke Manchester United?
Liga Inggris 2 Juli 2022, 09:10
LATEST UPDATE
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19

-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















KOMENTAR