
Bola.net - Neymar sepertinya mengalami kutukan di PSG. Baru-baru ini, penyerang berkebangsaan Brasil itu dikabarkan harus kembali menghuni ruang perawatan tim karena mengalami cedera.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Neymar juga mengalami cedera di bulan Februari. Cedera tersebut membuatnya harus melihat perjuangan rekan setimnya di fase gugur Liga Champions dari bangku penonton atau bahkan TV di rumah.
Entah mengapa, cedera tersebut selalu terjadi berdekatan dengan hari ulang tahunnya. Pada tahun ini, ia mendapati cedera tulang rusuk dua hari setelah menggelar acara ulang tahun yang mewah.
Acara tersebut digelar di sebuah klub malam Paris dan dihadiri oleh sejumlah rekan setim Neymar. Di antaranya adalah Marco Verratti, Edinson Cavani, beserta Angel Di Maria.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pesta Neymar Mengganggu
Neymar kerap mengadakan pesta ulang tahun besar-besaran. Pada tahun 2019, ia mengundang 500 orang dalam sebuah acara yang disponsori oleh minuman berenergi terkemuka di dunia.
Sosok terkenal yang menghadiri acara ulang tahun Neymar tersebut tidak bisa hanya dihitung jari saja. Juara Formula 1, Lewis Hamilton, hingga Presiden Brasil merupakan salah dua dari tamu undangannya.
Pelatih PSG, Thomas Tuchel, menganggap pesta ulang tahun Neymar sebagai sebuah 'distraksi' untuk timnya. Pasalnya, ia jadi tidak bisa melindungi para pemainnya dari kejadian yang tak diinginkan.
"Saya selalu melindungi pemain, dan saya sangat mencintai tim saya. Dengan pesta ini, saya menerima bahwa akan sedikit sulit untuk melindungi pemain," ujar Tuchel seperti yang dikutip dari Goal International.
Tak Mengubah Rencana Tuchel
Kendati demikian, adanya acara tersebut tidak membuat Tuchel harus mengutak-atik rencananya untuk melakoni laga lanjutan Ligue 1. Sebagai informasi, PSG akan bertandang ke markas Nantes hari Rabu (5/2/2020) besok.
"Konteksnya tidak sesederhana hitam dan putih. Apakah ini cara terbaik untuk mempersiapkan diri jelang pertandingan? Tidak, sudah pasti tidak. Apakah ini hal terburuk di dunia? Tidak," lanjutnya.
"Ini disayangkan, karena kami memberikan peluang kepada publik untuk berkata buruk soal kami. Kami harus beradaptasi dengan situasi itu, tapi saya takkan mendudukkan pemain di bangku cadangan karena mereka berselebrasi," pungkasnya.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Ligue 1 Tidak Seru? Coba Lihat Liverpool!'
Liga Eropa Lain 4 Februari 2020, 23:00
-
Terungkap, MU Paksa Angel Di Maria Pakai Nomor Tujuh
Liga Inggris 4 Februari 2020, 21:00
-
Mengintip Rencana Jangka Panjang Real Madrid untuk Boyong Kylian Mbappe
Liga Spanyol 4 Februari 2020, 20:42
-
Liverpool Disarankan Tendang Mohamed Salah Jika Kylian Mbappe Datang
Liga Inggris 4 Februari 2020, 18:40
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR