Bola.net - - Penyerang PSG Neymar meminta orang-orang yang mengkritiknya agar menonton ajang MMA (Mixed Martial Art alias Bela Diri Campuran) jika mereka suka melihat seseorang mendapat tendangan dari pemain lain.
Neymar merupakan pemain yang dikaruniai bakat besar dalam sepakbola. Dengan bakatnya itu ia pun menjadi pemain yang mahir menggiring bola dan sulit untuk dimatikan pergerakannya.
Akan tetapi ia kerap bermain-main dengan defender lawan. Ia memamerkan kecepatan kakinya dalam mengontrol bola.
Alhasil banyak pemain terpaksa menghentikan dirinya dengan cara apapun, termasuk dengan cara kasar karena ia dianggap tak menghormati lawan. Neymar sendiri kadang kerap melakukan aksi teatrikal meski pemain lawan tak melakukan pelanggaran kepadanya.
Balasan Neymar
Akibat sering melakukan kedua hal itu, Neymar akhirnya kerap mendapat kritikan. Pemain berusia 27 tahun ini kemudian membalas kritikan-kritikan tersebut.
"Mungkin karena cara saya bermain, cara lawan saya menjadi marah. Orang-orang mulai membenarkan orang-orang yang memberikan pelanggaran, bukan pada orang yang menggiring bola, kepada orang yang membuat kesalahan daripada orang yang mencetak gol," ujarnya kepada Fox Sports Brazil.
"Kualitas terbaik saya selalu adalah menggiring bola. Saya tidak pernah berhenti mencari versi terbaik diri saya di lapangan," serunya.
"Gaya saya adalah yang membawa para penggemar dan penonton ke stadion. Tidak ada yang ingin datang dan melihat tendangan. Jika Anda menginginkannya, Anda bisa menonton MMA atau tinju," ketus Neymar.
Belum Samai Pele
Neymar sebelumnya menepis anggapan bahwa dirinya lebih baik dari legenda Selecao, Pele. Ia mengatakan dirinya masih jauh untuk bisa dikatakan melampaui sang legenda.
"Saya masih menulis kisah saya dalam sepakbola," buka Neymar kepada DAZN.
"Saya masih berusia 27 tahun dan saya masih punya beberapa tahun lagi untuk bermain di Timnas Brasil. Memang betul sejauh ini saya sudah meraih sejumlah milestones yang bagus dalam karir saya, namun saya tidak mau berhenti hanya sampai di sini."
"Saya mungkin bisa disejajarkan dengan legenda-legenda sebelum saya. Namun saya menulis kisah saya sendiri dan saya membentuk masa depan yang saya inginkan."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Mendarat di Turin, Ada Apa Gerangan?
Liga Italia 26 April 2019, 23:30
-
Neymar: Jika Ingin Lihat Pemain Ditendangi, Lihat MMA Saja!
Liga Eropa Lain 26 April 2019, 20:17
-
Buffon Tak Sesali Keputusannya Pindah ke PSG
Liga Eropa Lain 26 April 2019, 18:49
-
Ander Herrera Perpanjang Kontrak di MU?
Liga Inggris 26 April 2019, 18:40
-
Neymar Bermimpi Duet Bareng Hazard
Liga Champions 26 April 2019, 18:14
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00























KOMENTAR