
Bola.net - Paul Pogba akhirnya kembali ke dunia sepak bola setelah melalui masa-masa sulit akibat hukuman doping. Gelandang asal Prancis itu resmi menandatangani kontrak dua tahun dengan AS Monaco sebagai pemain bebas transfer, Minggu (29/6/2025).
Dia sempat dihukum empat tahun pada Februari 2024, tetapi berhasil mengurangi masa hukuman menjadi 18 bulan melalui banding. Pogba mengakhiri kontraknya dengan Juventus secara sepakat pada November 2024.
Momen penandatanganan kontrak dengan Monaco menjadi sangat emosional bagi Pogba. Dia bahkan menangis saat menyelesaikan proses tersebut, didampingi oleh perwakilan klub dan orang-orang terdekatnya.
Kini, di usia 32 tahun, Pogba siap membuktikan bahwa kariernya belum berakhir. Dengan gaji yang jauh lebih rendah dari masa jayanya, dia bertekad untuk bangkit kembali di Ligue 1.
Momen Mengharukan di Meja Kontrak
Kepindahan Paul Pogba ke AS Monaco menjadi sebuah momen yang sangat mengharukan bagi sang pemain. Setelah berhasil melewati serangkaian tes medis selama 24 jam terakhir, ia akhirnya siap untuk memulai sebuah babak baru dalam kariernya.
— AS Monaco 🇲🇨 (@AS_Monaco) June 28, 2025
Akan tetapi, saat momen puncak penandatanganan kontrak tiba, emosi sang gelandang juara dunia itu tak lagi terbendung. Beban berat yang ia pikul selama berbulan-bulan yang penuh ketidakpastian seolah tumpah ruah di atas meja kontrak.
Menurut laporan, Paul Pogba langsung menangis sesaat setelah membubuhkan tanda tangannya di atas kertas perjanjian. Ia bahkan harus ditenangkan oleh para petinggi klub dan beberapa orang dari rombongan yang menemaninya pada saat itu.
Tangis tersebut adalah sebuah luapan kelegaan yang luar biasa dari seorang pemain yang sempat sangat khawatir. Ia sempat berpikir bahwa karier profesionalnya sebagai pesepakbola telah benar-benar berakhir untuk selamanya dan tak akan pernah bisa kembali.
Jalan Terjal Menuju Titik Kembali
Perasaan emosional yang dialami oleh Pogba sangat bisa dipahami jika melihat kembali perjalanan kariernya dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum skandal doping yang menggemparkan itu menimpanya, ia sudah lebih dulu berjuang melawan rentetan cedera parah.
Rentetan cedera tersebut membuatnya nyaris tidak bermain sama sekali untuk Juventus selama setahun penuh. Situasi ini sudah lebih dulu menempatkan kariernya dalam risiko besar untuk berakhir lebih cepat dari yang seharusnya.
Puncak dari masa sulitnya adalah saat ia dinyatakan gagal dalam tes doping standar pada Agustus 2023. Akibatnya, ia dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat tahun pada Februari 2024, sebuah vonis yang bisa membunuh karier pemain mana pun.
Beruntung baginya, hukuman berat tersebut berhasil dikurangi menjadi hanya 18 bulan setelah melalui proses banding pada Oktober 2024. Sebulan setelah putusan banding itu, ia dan Juventus sepakat untuk mengakhiri kontrak mereka atas persetujuan bersama.
Babak Baru dengan Gaji 'Seadanya'
Kini, pemain yang kini berusia 32 tahun itu secara resmi mendapatkan kesempatan kedua untuk membuktikan kembali kualitasnya bersama AS Monaco. Ia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan klub yang bermarkas di Stade Louis II tersebut.
Di Monaco, Pogba akan kembali mengenakan nomor punggung 8 yang sangat identik dengan dirinya. Ini adalah sebuah kesempatan emas baginya untuk menemukan kembali sentuhan dan performa terbaiknya setelah melewati periode yang sangat sulit.
Menariknya, demi bisa kembali bermain sepak bola, Pogba dilaporkan rela menerima pemotongan gaji yang sangat signifikan. Ia disebut hanya akan menerima bayaran sebesar 2 juta Euro per musim di Monaco, sebuah angka yang terbilang 'seadanya' untuk pemain sekaliber dirinya.
Angka tersebut tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan gaji fantastis yang ia terima di Juventus dan sebelumnya di Manchester United. Hal ini menunjukkan betapa besar hasrat dan keinginannya untuk bisa kembali merumput dan menikmati permainan di lapangan hijau.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tangis Paul Pogba Pecah Saat Teken Kontrak dengan AS Monaco
Liga Eropa Lain 29 Juni 2025, 06:47
-
Del Piero, Juventus, dan Kecintaan yang Kekal
Piala Dunia 29 Juni 2025, 00:58
-
Madrid Waspada, Itu Bukan Refleksi Kekuatan Juventus Sebenarnya
Piala Dunia 29 Juni 2025, 00:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43
























KOMENTAR