Bola.net - - Bos Borussia Dortmund, Thomas Tuchel, merasa bahwa Bayern Munchen arahan Josep Guardiola sama sekali tidak sehebat yang ia bangun dulu.
Pria berusia 46 tahun memenangkan 14 trofi selama empat tahun menangani Barcelona, di mana tim Spanyol menjadi amat sulit dikalahkan dengan gaya permainan ala tiki-taka.
Ia mundur dari Barca di 2012, dan kemudian menangani Bayern setelah vakum selama setahun, membantu tim Jerman memenangkan tiga gelar juara Bundesliga beruntun di Allianz Arena.
Namun demikian, Tuchel mengaku tak terkesan dengan gaya main yang diterapkan oleh Bayern di bawah arahan manajer Manchester City.
Thomas Tuchel
"Cara Bayern bermain di bawah Pep berbeda dengan bagaimana Barcelona bermain bersama dirinya. Bagi saya, Bayern tidak secair, tidak ritmis, tidak segar, dan berbeda dengan Barcelona di bawah Pep," tutur Tuchel menurut Sport1.
"Dia menerapkan hal yang amat mirip di beberapa bulan pertama. Saya ingat laga melawan Manchester City dan saya berpikir, 'sulit dipercaya, kita sudah meraih titik ini lagi'. Tidak ada yang bisa menyentuh bola dan anda hampir bisa memainkan musik untuk ritme mereka."
"Namun seiring perkembangan dan meminimalisir resiko terlalu rasional bagi saya. Mereka terus menang dan menang usai start yang hebat dan masih mendapat 90 angka kurang lebih, namun permainan tim tak lagi indah. Semuanya menjadi lebih statis. Dia pernah memainkan dua striker, Mandzukic dan Pizzarro. Di Barca, dia tidak akan pernah melakukan itu."
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gabriel Jesus Diperkirakan Absen hingga Musim Berakhir
Liga Inggris 14 Februari 2017, 23:24
-
Toure Ajak City Terus Berjuang Kejar Gelar Juara Musim Ini
Liga Inggris 14 Februari 2017, 22:14
-
Empati dan Do'a Guardiola Atas Kematian Anak Pemain Bournemouth
Liga Inggris 14 Februari 2017, 21:21
-
Sulitkan City, Sterling Puji Bournemouth
Liga Inggris 14 Februari 2017, 19:41
-
Sterling Senang Punya Rekan Setim Kelas Dunia Seperti Aguero
Liga Inggris 14 Februari 2017, 19:08
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR