Bola.net - Badan Futsal Nasional (BFN) di bawah kepemimpinan Yerikho Umbas kini diterpa kritikan. Mulai dari penilaian tidak fungsional dalam menjalankan roda organisasi, kompetisi, tim nasional, keuangan hingga dugaan melakukan penggelapan dana.
Hal tersebut, disampaikan Ketua Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI) Arif Isnawan. Karena itu, Arif dan kawan-kawan mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera melakukan reformasi total.
"Sebab, para pengurusnya tidak memiliki kemampuan. Mereka lalai dalam menyelenggarakan kompetisi futsal di berbagai tingkatan kompetisi nasional. Bahkan, tidak menyusun manual kompetisi serta tidak menyelenggarakan administrasi korespondensi dan keuangan secara tertib, transparan dan akuntable," kata Arif Isnawan.
Dilanjutkannya, upaya reformasi diakibatkan karena prihatin dengan kondisi pengelolaan futsal di Tanah Air. Jika PSSI tidak bergerak cepat, Arif khawatir mengganggu persiapan dan target indonesia di ajang SEA Games 2013.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) AKFI, Ikhlas Bahar pun ikut menambahkan seputar dugaan penggelapan dana yang dilakukan beberapa oknum pengurus BFN. Yakni, terkait dana sponsorship Indonesia Futsal League 2012 sebesar Rp 460 juta.
"Dana itu, semula berjumlah Rp600 juta. Kemudian, terpakai untuk membiayai IFL sebesar Rp 140 juta. Namun faktanya, sisa dana sebesar Rp 460 juta sampai sekarang tidak jelas rimbanya. Ironisnya, para pengurus tidak bisa menjelaskan dana tersebut," tuturnya.
"Kami akan terus meminta pertanggungjawaban mereka. Kami sudah tidak bisa mentolerir lagi segala perbuatan mereka. Jika nanti sudah memiliki bukti dan data yang lengkap, maka kami akan mempidanakan mereka," pungkasnya. (esa/mac)
Hal tersebut, disampaikan Ketua Asosiasi Klub Futsal Indonesia (AKFI) Arif Isnawan. Karena itu, Arif dan kawan-kawan mendesak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera melakukan reformasi total.
"Sebab, para pengurusnya tidak memiliki kemampuan. Mereka lalai dalam menyelenggarakan kompetisi futsal di berbagai tingkatan kompetisi nasional. Bahkan, tidak menyusun manual kompetisi serta tidak menyelenggarakan administrasi korespondensi dan keuangan secara tertib, transparan dan akuntable," kata Arif Isnawan.
Dilanjutkannya, upaya reformasi diakibatkan karena prihatin dengan kondisi pengelolaan futsal di Tanah Air. Jika PSSI tidak bergerak cepat, Arif khawatir mengganggu persiapan dan target indonesia di ajang SEA Games 2013.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) AKFI, Ikhlas Bahar pun ikut menambahkan seputar dugaan penggelapan dana yang dilakukan beberapa oknum pengurus BFN. Yakni, terkait dana sponsorship Indonesia Futsal League 2012 sebesar Rp 460 juta.
"Dana itu, semula berjumlah Rp600 juta. Kemudian, terpakai untuk membiayai IFL sebesar Rp 140 juta. Namun faktanya, sisa dana sebesar Rp 460 juta sampai sekarang tidak jelas rimbanya. Ironisnya, para pengurus tidak bisa menjelaskan dana tersebut," tuturnya.
"Kami akan terus meminta pertanggungjawaban mereka. Kami sudah tidak bisa mentolerir lagi segala perbuatan mereka. Jika nanti sudah memiliki bukti dan data yang lengkap, maka kami akan mempidanakan mereka," pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AKFI Berencana Boikot IFL Musim 2013
Olahraga Lain-Lain 16 Juni 2013, 09:40
-
AKFI Nilai BFN Tidak Fungsional
Olahraga Lain-Lain 16 Juni 2013, 09:01
-
BFN Izinkan Tim IFL Gunakan Pemain Asing
Bola Indonesia 27 September 2012, 23:00
-
Putaran II Indonesia Futsal League (IFL) Segera Bergulir
Bola Indonesia 27 September 2012, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13





















KOMENTAR