
Bola.net - Adelia Chantika Aulia berhasil menjuarai nomor 200 meter gaya bebas putri di Indonesia Open Aquatic Championships (IOAC) 2025. Atlet muda berusia 14 tahun itu sukses berjaya di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Kemenangan tersebut menambah deretan prestasi Adelia sepanjang 2025. Sebelumnya, ia juga memecahkan rekor nasional di nomor 50 dan 100 meter gaya bebas pada dua kejuaraan berbeda.
Adelia mencatat waktu 26,15 detik di nomor 50 meter gaya bebas pada SEA Age Group Championship 2025. Sementara itu, pada Kejurnas Akuatik Indonesia 2025, ia membukukan waktu 56,49 detik di nomor 100 meter gaya bebas.
Raihan tersebut membuka jalan bagi Adelia untuk tampil di SEA Games 2025 Thailand. Ia akan menjalani debut di pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.
"Iya, insyaallah debut di SEA Games. Iya, aku baru pertama kali nanti ikut multi-event internasional," ujar Adelia kepada wartawan.
Adelia Chantika Tidak Menyangka Masuk Skuad untuk SEA Games 2025
Adelia mengaku tidak menyangka bisa masuk skuad utama tim renang Indonesia untuk SEA Games 2025. Ia menyebut pengalaman ini menjadi langkah besar dalam kariernya.
"Alhamdulillah cukup senang dan juga tidak menyangka bisa masuk SEA Games. Soalnya usia aku masih 14 tahun, masih ada senior-senior yang lebih berpengalaman. Tapi alhamdulillah senang bisa mewakili nama Indonesia," katanya.
Persiapan menuju SEA Games terus ia jalani secara serius. Adelia berlatih rutin bersama tim, namun juga menambah latihan sendiri di rumah karena belum diizinkan ke pusat kebugaran.
"Persiapannya latihan seperti biasa. Aku juga menambah latihan sendiri di rumah karena belum boleh gym, jadi latihan fisik di rumah saja," ungkapnya.
Adelia Chantika Berserah Diri ke Tuhan
Meski masih belia, Adelia sudah mempelajari peta persaingan di SEA Games. Ia menilai negara-negara seperti Singapura, Thailand, dan Vietnam memiliki perenang kuat di nomor yang sama.
"Yang senior banyak dari Singapura. Thailand juga ada beberapa, Vietnam juga," ucap Adelia.
PB Akuatik Indonesia menargetkan Adelia bisa meraih medali di SEA Games 2025. Namun, ia memilih untuk fokus dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan.
"Aku tidak tahu, aku serahkan saja sama Tuhan. Kalau Tuhan kasih yang terbaik, alhamdulillah. Pokoknya aku serahkan semuanya sama Tuhan," kata Adelia.
200 Meter Gaya Punggung Nomor Favorit Adelia Chantika
Nomor 200 meter gaya punggung menjadi andalan utama Adelia di SEA Games 2025. Ia menyebut nomor itu menjadi konsentrasi utama karena saran pelatih yang melihat peluang besar di sana.
"Pelatih bilang peluangku lebih besar di 200 punggung. Jadi aku fokus persiapan untuk nomor itu di SEA Games," tegas Adelia.
"Kalau di latihan alhamdulillah targetku sering tercapai, bahkan kadang melewati target. Misalnya 100 meter targetnya 1 menit 1 detik, aku bisa dapat 1 menit atau 1,01," lanjutnya.
Adelia Chantika Suka Renang Sejak Kecil
SEA Games menjadi salah satu impian Adelia sejak kecil. Ia ingin terus berkembang dan membawa bendera Indonesia ke ajang yang lebih besar di masa depan.
"Mimpi aku dari kecil bisa sampai ke SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Bismillah," tutur Adelia.
Adelia lahir di Riau pada 20 Januari 2011 sebelum pindah ke Tangerang dan sekaran menetap ke Jakarta. Sejak kecil, ia telah menggemari renang dan serius menekuninya.
"Ya dari kecil emang renang sih kayak umur 6 tahun tuh aku di les eh, 7 tahun fokusnya itu kayak les gitu ya tiba-tiba suka kayak aku bilang ke mama aku mau berenang deh," imbuh Adelia.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Jangan Lewatkan!
- Kisah 2 Bocah Mamuju Penakluk Kolam 15 Meter yang Kini Mengguncang Indonesia Open Aquatic Championships 2025
- Cerita I Gede Siman Sudartawa Turun di Indonesia Open Aquatic Championships 2025, Terpukau dengan Inovasi
- Presiden World Aquatics Kagum dengan IOAC 2025, Sanjung Keberhasilan PB Akuatik Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Renang Indonesia dan Masa Kejayaannya
Olahraga Lain-Lain 11 September 2025, 22:33
-
Teknik Dasar Renang yang Wajib Dikuasai Pemula
Olahraga Lain-Lain 12 Februari 2025, 16:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR