Bola.net - Lifter putri Lampung, Okta Dwi Pramita merebut medali emas angkat besi kelas 58 kilogram di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau. Total angkatannya sebesar 198 kilogram yang terdiri atas angkatan snatch 88 kilogram dan 'clean and jerk' 110 kilogram.
Dalam pertandingan yang digelar di Ball Room Hotel Ratu Mayang Grand, Pekanbaru, Rabu (12/9), Okta mengalahkan atlet andalan dari Papua Barat, Raema Lisa Rumbewas yang memperoleh medali perak dengan total angkatan seberat 190 kg, yakni angkatan snatch 87 kg dan 'clean and jerk' 103 kg.
Sementara atlet Jawa Tengah, Tika Mulyaningrum merebut medali perunggu dengan angkatan snatch 74 kg dan 'clean and jerk' 99 kg dengan total angkatan seberat 173 kg.
Atlet angkat besi Lampung lainnya, Dwi Atikasari yang bertanding di kelas 63 kg memperoleh medali perak dengan total angkatan seberat 190 kg, yakni angkatan snatch 82 kg dan 'clean and jerk' 108 kg.
Medali emas di nomor itu direbut atlet tuan rumah Riau, Fatimah dengan angkatan snatch 87 kg dan 'clean and jerk' 108 kg sehingga total angkatan seberat 195 kg. Sementara atlet Kalimantan Timur Siti Sarah memperoleh medali perunggu dengan total angkatan 190 kg, yakni terdiri atas angkatan snatch 85 kg dan 'clean and jerk' 105 kg.
Sebelumnya, kontingen angkat besi Lampung memperoleh dua medali emas yang direbut oleh Jadi Setiadi yang turun di kelas 56 kg dengan total angkatan 269 kg, serta Citra Febriyanti di kelas 53 kg putri dengan total angkatan 196 kg. Atlet angkat besi lainnya, yakni Sumar Riyanto turun pada kelas 56 kg memperoleh medali perunggu dengan total angkatan 245.
Pada hari pertama pertandingan angkat besi tersebut, kontingen Lampung memperoleh tiga medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu. (ant/kny)
Dalam pertandingan yang digelar di Ball Room Hotel Ratu Mayang Grand, Pekanbaru, Rabu (12/9), Okta mengalahkan atlet andalan dari Papua Barat, Raema Lisa Rumbewas yang memperoleh medali perak dengan total angkatan seberat 190 kg, yakni angkatan snatch 87 kg dan 'clean and jerk' 103 kg.
Sementara atlet Jawa Tengah, Tika Mulyaningrum merebut medali perunggu dengan angkatan snatch 74 kg dan 'clean and jerk' 99 kg dengan total angkatan seberat 173 kg.
Atlet angkat besi Lampung lainnya, Dwi Atikasari yang bertanding di kelas 63 kg memperoleh medali perak dengan total angkatan seberat 190 kg, yakni angkatan snatch 82 kg dan 'clean and jerk' 108 kg.
Medali emas di nomor itu direbut atlet tuan rumah Riau, Fatimah dengan angkatan snatch 87 kg dan 'clean and jerk' 108 kg sehingga total angkatan seberat 195 kg. Sementara atlet Kalimantan Timur Siti Sarah memperoleh medali perunggu dengan total angkatan 190 kg, yakni terdiri atas angkatan snatch 85 kg dan 'clean and jerk' 105 kg.
Sebelumnya, kontingen angkat besi Lampung memperoleh dua medali emas yang direbut oleh Jadi Setiadi yang turun di kelas 56 kg dengan total angkatan 269 kg, serta Citra Febriyanti di kelas 53 kg putri dengan total angkatan 196 kg. Atlet angkat besi lainnya, yakni Sumar Riyanto turun pada kelas 56 kg memperoleh medali perunggu dengan total angkatan 245.
Pada hari pertama pertandingan angkat besi tersebut, kontingen Lampung memperoleh tiga medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lifter Putri Lampung Sabet Medali Emas
Olahraga Lain-Lain 12 September 2012, 20:00
-
Tim Beregu Putra Sumatera Utara Gagal Tembus Empat Besar
Bulu Tangkis 12 September 2012, 18:15
-
Pebalap Sumatera Selatan Gagal Raih Medali
Otomotif 12 September 2012, 17:00
-
Raih Dua Emas, Pebalap Jawa Barat Dapat Bonus Umroh
Otomotif 11 September 2012, 20:15
-
Pebalap Andalan Kalimantan Barat Raih Medali Perak
Otomotif 11 September 2012, 20:00
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR