
Bola.net - Tak pelak lagi bahwa Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni merupakan atlet angkat besi andalan Indonesia, namun menjelang masa-masa senior mereka, Merah Putih kini menemukan atlet-atlet muda yang bisa menjadi penerus mereka kelak. Ini terbukti dari SEA Games 2019.
Dua atlet yang bersinar pada SEA Games 2019 adalah Windy Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah. Keduanya sukses meraih medali emas buat Merah Putih. Windy meraih emas angkat besi nomor -49 kg putri. Ia juga berhasil memecahkan rekor dunia youth angkatan snatch.
Sementara itu, Rahmat yang baru pertama kali turun di kelas -73kg putra, sukses merebut medali emas dengan mencatat total angkatan 322 kg dengan rincian 145 kg snatch dan 177 kg clean and jerk.
Banjir Pujian
"Di SEA Games Filipina 2019, telah lahir lifter masa depan Indonesia yakni Windy Cantika Aisah dan Rahmat Abdullah. Keduanya adalah anak dari mantan lifter yang pernah mengukir prestasi cemerlang di ajang internasional," kata Wakil Ketua Umum PB PABBSI, Djoko Pramono.
"Windy itu masih berusia 17 tahun sedangkan Rahmat Abdullah berusia 19 tahun yang baru pertama tampil di SEA Games. Mereka adalah lifter muda yang punya prospek menggantikan lifter senior di masa depan," sambungnya.
Seluruh atlet angkat besi Indonesia berhasil menyumbang medali di SEA Games 2019, yakni empat emas, satu perak, dan lima perunggu. Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Harry Warganegara yang menyaksikan langsung pertandingan hingga pengalungan medali.
"Ini prestasi yang patut dibanggakan apalagi PB PABBSI mampu melahirkan lifter muda seperti Windy dan Rahmat yang merebut medali emas pada penampilan perdananya," kata Harry.
Rahmat Kejar Tiket Olimpiade Tokyo 2020
Ternyata Rahmat dan Windy sudah dua tahun dipersiapkan menggantikan lifter senior. Tak heran jika mereka mampu menjadi bintang di cabor angkat besi SEA Games 2019.
"Saya terpacu dengan prestasi yang diraih teman-teman. Alhamdulillah saya bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia di SEA Games Filipina 2019," kata Rahmat yang ditemui usai pertandingan.
Tak puas dengan prestasi di SEA Games 2019, kini lifter kelahiran Makassar itu mulai membidik tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. "Saya hanya istirahat seminggu usai SEA Games Filipina 2019. Habis itu saya konsentrasi latihan untuk mengejar tiket ke Olimpiade Tokyo 2020," katanya.
Harus Masuk 8 Besar Dunia
Untuk memenuhi ambisi itu, Rahmat harus masuk delapan besar dunia. Saat ini, dia menduduki peringkat ke-22 dunia dan kemungkinan akan meningkat posisinya setelah meraih emas SEA Games Filipina 2019.
"Rahmat akan mendapat poin dari hasil perolehan medali emas SEA Games Filipina 2019. Posisinya yang tadinya di peringkat ke-22 bisa naik ke peringkat 12 dunia," jelas Pelatih Kepala Tim Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja.
Menurut Dirdja, masih ada tiga event babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Yakni, Kejuaraan Angkat Besi Qatar Open, 19-24 Desember 2019, Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia di Uzbekistan, 10-16 Februari 2020, Kejuaraan Angkat Besi Asia di Kazakhstan, 16-26 April 2020.
"Ya. Kami sedang mempersiapkan Rahmat Abdullah untuk menghadapi babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Mudah-mudahan keinginannya untuk tampil di Tokyo bisa terealisasi," tandas Dirdja.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Gregah Nurikhsani/Editor: Rizki Hidayat/Dipublikasi: 5 Desember 2019
Baca Juga:
- Tim Basket Indonesia Akui Sulit Tembus Pertahanan Thailand
- Ini Rekor Pertemuan Timnas Indonesia U-22 Vs Laos di SEA Games
- SEA Games: Prediksi Timnas Indonesia U-22 vs Laos 5 Desember 2019
- Rahmat Abdullah Mimpi Aneh Sebelum Sabet Emas SEA Games 2019
- Rebut Medali Emas di SEA Games 2019, Rahmat Abdullah Incar Rekor Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
SEA Games 2019 Bukti Masa Depan Angkat Besi Indonesia Tetap Cerah
Olahraga Lain-Lain 5 Desember 2019, 09:30
-
Rahmat Abdullah Mimpi Aneh Sebelum Sabet Emas SEA Games 2019
Olahraga Lain-Lain 5 Desember 2019, 09:05
-
Rebut Medali Emas di SEA Games 2019, Rahmat Abdullah Incar Rekor Dunia
Olahraga Lain-Lain 5 Desember 2019, 08:55
-
Angkat Besi Indonesia Raih Emas Ketiga di SEA Games 2019
Olahraga Lain-Lain 3 Desember 2019, 13:42
-
Putri Andriani Tak Puas Rebut Perunggu Angkat Besi di SEA Games 2019
Olahraga Lain-Lain 3 Desember 2019, 13:25
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR