Sejarah! Milatul Khaqimah Jadi Pembalap Downhill Indonesia Pertama yang Direkrut Tim Profesional Eropa

Bola.net - Sebuah sejarah baru yang sangat membanggakan berhasil terukir di dunia balap sepeda Indonesia. Milatul Khaqimah secara resmi telah menjadi pembalap downhill Indonesia pertama yang bergabung dengan sebuah tim profesional asal Eropa.
Atlet yang akrab disapa Mila ini direkrut oleh tim legendaris asal Inggris, Intense Factory Racing. Ia dipastikan akan berkompetisi secara penuh di berbagai ajang balap sepeda level dunia selama satu tahun ke depan.
Pencapaian ini menjadi sebuah langkah monumental yang tidak hanya penting bagi Mila, tetapi juga bagi dunia olahraga tanah air. Ia telah berhasil membuktikan diri dan membuka jalan bagi generasi pembalap muda Indonesia lainnya.
Di balik keberhasilan yang bersejarah ini, ada sebuah kisah perjuangan, rentetan prestasi gemilang, dan pesan-pesan penting dari para legenda. Mari kita simak bersama perjalanan inspiratif Milatul Khaqimah dalam menembus panggung dunia.
Lompatan Raksasa ke Panggung Dunia
Milatul Khaqimah kini secara resmi telah menjadi bagian dari tim Axess Intense Factory Racing untuk musim 2025. Ia akan bahu-membahu dan bersaing bersama para pembalap elite dunia lainnya dari Inggris, Norwegia, hingga Kolombia.
View this post on Instagram
Mila sendiri mengaku sangat bersyukur dan menganggap kesempatan emas ini sebagai sebuah pengalaman yang sangat luar biasa. Ia kini bisa berkompetisi secara langsung dengan para pembalap idola yang sebelumnya hanya bisa ia saksikan dari video.
"Perasaan saya sangat bersyukur. Ini pengalaman luar biasa. Sebelumnya saya hanya bisa menyaksikan idola saya lewat video, sekarang saya bisa race dengan mereka," kata Mila.
"Pastinya saya ingin banyak belajar dan mengembangkan potensi untuk Indonesia. Walaupun downhill belum dipertandingkan di Olimpiade, masih ada SEA Games, Asian Games, World Cup, dan World Championship yang sama pentingnya. Saya berharap pemerintah dan federasi juga mendukung nomor-nomor non-olimpiade," ujarnya.
Ratu Asia yang Konsisten Berprestasi
Kepindahan Milatul Khaqimah ke tim profesional Eropa ini tentu bukanlah sebuah kebetulan semata. Hal ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan konsistensinya dalam meraih prestasi gemilang di berbagai ajang.
Di usianya yang baru menginjak 21 tahun, ia sudah berhasil menyabet medali emas Kejuaraan Asia 2024 di Malaysia dan 2025 di China. Selain itu, ia juga merupakan peraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Pelatih tim downhill Indonesia, Popo Ario Sejati, membenarkan bahwa rentetan prestasi inilah yang membuat tim Eropa kepincut. Menurutnya, tim sekelas Intense Factory Racing sudah lama memantau potensi besar yang dimiliki oleh Mila.
"Tawaran datang karena prestasi Mila konsisten di level Asia, bahkan sempat masuk 40 besar dunia. Tim Eropa melihat potensi itu dan merekrutnya," ujar Popo.
Pesan Penting dari Sang Legenda
Keberhasilan luar biasa yang diraih oleh Mila ini turut disambut dengan rasa bangga oleh legenda downhill Indonesia, Risa Suseanty. Sang Ratu Downhill Asia Tenggara ini menyebut pencapaian Mila sebagai sesuatu yang sangat membanggakan.
Menurut Risa, pada zaman dahulu hanya pembalap asal Jepang yang biasanya bisa menembus tim-tim profesional Eropa dari benua Asia. Kini, Indonesia telah berhasil mematahkan dominasi tersebut melalui prestasi gemilang Milatul Khaqimah.
"Ini pencapaian luar biasa untuk atlet Indonesia. Kalau dulu rider Asia yang dikontrak tim Eropa kebanyakan dari Jepang, sekarang Indonesia bisa melakukannya. Ini momen yang membanggakan," ujar Risa.
"Masuk tim Eropa saja sudah prestasi besar. Jadi target jangan muluk-muluk dulu podium. Step by step, masuk top 15 atau 10 sudah bagus. Yang penting konsisten agar dunia melihat rider Indonesia mampu bersaing," katanya.
Mental Juara Sang Pembuka Jalan
Pelatih Popo Ario Sejati juga turut mengungkap apa yang menjadi kunci utama di balik kesuksesan seorang Milatul Khaqimah. Menurutnya, sang atlet memiliki sebuah karakter dan mentalitas yang berbeda dari para pembalap lainnya.
Mila dikenal sebagai sosok atlet yang sangat disiplin dalam berlatih dan juga seorang pekerja keras yang tak kenal lelah. Selain itu, ia juga memiliki target pribadi yang tinggi serta mental juara yang sudah teruji di berbagai kompetisi.
Kombinasi antara bakat, kerja keras, dan mental yang kuat inilah yang pada akhirnya berhasil membawanya ke level tertinggi. Ia kini menjadi inspirasi dan pelecut semangat bagi para atlet muda lainnya di tanah air.
"Indonesia punya potensi besar, kesempatan internasional itu nyata adanya. Mila anaknya disiplin, kerja keras, targetnya tinggi, dan punya mental juara. Itu yang membuatnya berbeda," tutup Popo.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sejarah Hari Olahraga Nasional: Momen Pembuktian Indonesia di Mata Dunia
Lain Lain 5 September 2025, 06:18
-
Video: Selamat Hari Olahraga Nasional 2021!
Open Play 9 September 2021, 11:21
-
Jalankan Arahan Presiden, Indonesia Segera Miliki Grand Design Keolahragaan Nasional
Lain Lain 11 Januari 2021, 18:43
LATEST UPDATE
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR