Bola.net - Pebalap Polygon Sweet Nice yang membela Pengprov ISSI Jawa Timur, Hari Fitrianto berhasil menempati urutan kedua kejuaraan balap sepeda Polygon Tour de Jakarta. Dia hanya terpaut dua detik dari pemenang balapan one day race yang menempuh jarak 147 km itu, Minggu (17/6).
Pemenang balapan ini adalah Cris Joven yang membela American Vinyl LPGMA Filipina dengan catatan waktu, 3 jam 31 menit, dan 15 detik. Sementara Hari Fitrianto dua detik lebih lambat di belakang Joven, disusul Rastra Patria di posisi ketiga yang membela Colossi Miche Team.
Direktur Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengaku puas dengan pencapaian itu. "Sejak awal kita menargetkan hasil terbaik. Tetapi inilah hasil terbaik yang bisa kami capai,” katanya selepas balapan tadi sore.
Dengan hasil itu, Hari Fitrianto menjadi pebalap tercepat kategori pebalap Indonesia. Selain itu, Pengprov ISSI Jawa Timur juga menjadi tim terbaik kedua di belakang American Vinyl LPGMA atau terbaik kategori Indonesia di depan Putra Perjuangan Bandung.
Satu-satunya one day race di Indonesia ini diikuti 12 tim Indonesia, seperti Pengprov ISSI DKI Jakarta, ISSI Jateng, ISSI Jatim, Polygon Sweet Nice, Custom Cycling Club, Jatayu Cycling Team, WSP Management Jogjakarta, Putra Perjuangan Bandung, Binong Baru Club, Cikeas Cycling Team, Kutai Kartanegara Cycling Team, dan Colossi Miche Indonesia.
Sedangkan empat tim asing yang ambil bagian adalah Eddy Hollands – Antangin Australia, American Vinnyl – LPMG Phillipines, Uzbekistan Suren Team, dan Trengganu Cycling Team (TSG) Malaysia. Masing-masing tim balap menyertakan lima pebalap yang bertarung dalam kategori individual dan juga beregu.
Dengan melintasi lintasan datar, semua pebalap harus titik sprint pertama di KM 49 untuk memperebutkan Intermediate Sprint (IS). Di titik ini pebalap Putra Perjuangan Bandung, Tonton Susanto menjadi yang tercepat disusul Herwin Jaya dari ISSI Jatim dan Hendra Wijaya dari ISSI Jateng.
Memasuki KM 98 kembali beradu sprint untuk memperebutkan IS II. Di titik ini kembali Tonton Susanto menjadi yang tercepat disusul dua pebalap Cikeas Cycling Team, Jeli Dorisman dan Iman Suparman.
Melewati KM 100 terjadi aksi susul menyusul. Kali ini pebalap Filipina masih mendominasi hingga akhirnya finis di urutan terdepan. Sementara Hari Fitrianto berusaha mengejar ketertinggalannya. Tetapi jarak yang cukup jauh membuatnya finis di urutan dua.
Harijanto mengakui, hasil ini akan dijadikan evaluasi untuk kedepannya. "Terutama pebalap kami yang dipanggil ISSI Jawa Timur,” tutupnya.
Sementara GM Marketing & Promosi Polygon Indonesia, Peter Mulyadi mengaku senang dengan pelaksanaan ini. ”Kami anggap pelaksanaan Polygon Tour de Jakarta 2012 cukup sukses. Ini bisa dilihat dari tingginya animo masyarakat maupun prestasi atletnya. Terbukti dengan masuknya salah satu pebalap nasional kita, Hari Fitrianto yang menjadi juara,” kata Peter. (psn/kny)
Pemenang balapan ini adalah Cris Joven yang membela American Vinyl LPGMA Filipina dengan catatan waktu, 3 jam 31 menit, dan 15 detik. Sementara Hari Fitrianto dua detik lebih lambat di belakang Joven, disusul Rastra Patria di posisi ketiga yang membela Colossi Miche Team.
Direktur Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengaku puas dengan pencapaian itu. "Sejak awal kita menargetkan hasil terbaik. Tetapi inilah hasil terbaik yang bisa kami capai,” katanya selepas balapan tadi sore.
Dengan hasil itu, Hari Fitrianto menjadi pebalap tercepat kategori pebalap Indonesia. Selain itu, Pengprov ISSI Jawa Timur juga menjadi tim terbaik kedua di belakang American Vinyl LPGMA atau terbaik kategori Indonesia di depan Putra Perjuangan Bandung.
Satu-satunya one day race di Indonesia ini diikuti 12 tim Indonesia, seperti Pengprov ISSI DKI Jakarta, ISSI Jateng, ISSI Jatim, Polygon Sweet Nice, Custom Cycling Club, Jatayu Cycling Team, WSP Management Jogjakarta, Putra Perjuangan Bandung, Binong Baru Club, Cikeas Cycling Team, Kutai Kartanegara Cycling Team, dan Colossi Miche Indonesia.
Sedangkan empat tim asing yang ambil bagian adalah Eddy Hollands – Antangin Australia, American Vinnyl – LPMG Phillipines, Uzbekistan Suren Team, dan Trengganu Cycling Team (TSG) Malaysia. Masing-masing tim balap menyertakan lima pebalap yang bertarung dalam kategori individual dan juga beregu.
Dengan melintasi lintasan datar, semua pebalap harus titik sprint pertama di KM 49 untuk memperebutkan Intermediate Sprint (IS). Di titik ini pebalap Putra Perjuangan Bandung, Tonton Susanto menjadi yang tercepat disusul Herwin Jaya dari ISSI Jatim dan Hendra Wijaya dari ISSI Jateng.
Memasuki KM 98 kembali beradu sprint untuk memperebutkan IS II. Di titik ini kembali Tonton Susanto menjadi yang tercepat disusul dua pebalap Cikeas Cycling Team, Jeli Dorisman dan Iman Suparman.
Melewati KM 100 terjadi aksi susul menyusul. Kali ini pebalap Filipina masih mendominasi hingga akhirnya finis di urutan terdepan. Sementara Hari Fitrianto berusaha mengejar ketertinggalannya. Tetapi jarak yang cukup jauh membuatnya finis di urutan dua.
Harijanto mengakui, hasil ini akan dijadikan evaluasi untuk kedepannya. "Terutama pebalap kami yang dipanggil ISSI Jawa Timur,” tutupnya.
Sementara GM Marketing & Promosi Polygon Indonesia, Peter Mulyadi mengaku senang dengan pelaksanaan ini. ”Kami anggap pelaksanaan Polygon Tour de Jakarta 2012 cukup sukses. Ini bisa dilihat dari tingginya animo masyarakat maupun prestasi atletnya. Terbukti dengan masuknya salah satu pebalap nasional kita, Hari Fitrianto yang menjadi juara,” kata Peter. (psn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tour de Jakarta: Hari Fitrianto Finis Kedua
Olahraga Lain-Lain 17 Juni 2012, 19:30
-
Tour de Jakarta: PSN Incar Hasil Terbaik
Olahraga Lain-Lain 16 Juni 2012, 23:30
-
Pengalaman Seru Bersepeda di Polygon Tour de Jakarta 2012
Olahraga Lain-Lain 13 Juni 2012, 23:45
-
Tour de Singkarak: PSN Akui Kekalahan
Olahraga Lain-Lain 8 Juni 2012, 23:10
-
Tour de Singkarak: Bambang Suryadi Masuk Sembilan Besar
Olahraga Lain-Lain 7 Juni 2012, 20:30
LATEST UPDATE
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
-
Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:00
-
Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
Liga Inggris 21 Juni 2026, 15:30
-
Manchester United Cari Striker Baru, Bakal Balikan dengan Sang Mantan?
Liga Inggris 21 Juni 2026, 14:30
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28


























KOMENTAR