Bola.net - Ujian yang akan dihadapi Polygon Sweet Nice pada etape pertama Jelajah Malaysia tidak gampang. Menempuh etape pertama yang cukup panjang dari Stadium Merdeka, Kuala Lumpur menuju Banda Baru Kampar, 161,5 km bukan pekerjaan ringan bagi keenam pembalap.
Di mana etape yang panjang ini mengharuskan Polygon Sweet Nice menghemat tenaga. Masalahnya sepanjang enam rute yang dilalui, rata-rata flat dan panjang. Sedangkan satu etape menempuh rute tanjakan pada etape keempat, dari Kangar menuju Sungai Petani.
Pada etape pertama Selasa (8/5/2012) manajer tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengingatkan anak didiknya agar menghemat tenaga. Masalahnya keenam pembalapnya kan dihadapkan dengan rute yang cukup panjang. “Ini adalah balapan yang kami anggap cukup berat bagi pembalap muda kami,” ungkapnya.
Dia menambahkan, tiga etape pembuka merupakan rute yang panjang dan tergolong berat. Wajar bila dia sedikit mencemaskan kondisi pasukannya setelah sebelumnya melakoni balapan Tour of Borneo. Di lain pihak, pembalapnya tidak mendapat cukup waktu untuk istirahat dari satu balapan ke balapan lainnya.
Tidak ada strategi khusus yang diinstruksikan kepada anak didiknya. Masih sama dengan balapan sebelumnya, pada etape flat ini kita mengharapkan semua pembalap finish di rombongan terdepan,” terangnya.
Dia meminta kepada pembalapnya untuk tidak mengobral kekuatan. “Menyerang di awal balapan bisa menjadi masalah. Akan lebih baik, bila kita menyerang setelah etape keempat dilalui,” sambungnya. Polygon Sweet Nice tidak ingin kehilangan pembalapnya sebelum balapan selesai. Bisa saja pembalapnya gagal finish bila terlalu bernafsu menyerang.
Pengusaha makanan itu berharap anak didiknya bisa melakoni strategi yang pernah diterapkan pada Tour of Borneo pada etape pertama. Yakni tidak ikut menyerang di etape pertama, dan berharap masuk rombongan terdepan. Hari Fitrianto dkk diharapkan mengikuti lawan yang menyerang sejak awal balapan.
Sejumlah lawan yang akan dihadapi pada balapan in di antaranya sudah dijumpai pada Tour of Borneo. Sebut saja Genesys Wealth Advisors (Australia), Suren Uzbekistan, Timnas Kazakhstan, CCN Cycling Team (Brunei Darussalam), Terengganu Cycling Team (Malaysia), Pure Black (Selandia Baru), Putra Perjuangan (Indonesia), dan sejumlah tim lokal Malaysia lainnya.
Selain itu, terdapat dua tim Continental lainnya yang tidak ikut Tour of Borneo seperti Aisan Racing Team (Jepang) dan RTS Racing Team (Taiwan). Untuk Asian sudah kerap dijumpai di sejumlah balapan di Asia. (psn/kny)
Di mana etape yang panjang ini mengharuskan Polygon Sweet Nice menghemat tenaga. Masalahnya sepanjang enam rute yang dilalui, rata-rata flat dan panjang. Sedangkan satu etape menempuh rute tanjakan pada etape keempat, dari Kangar menuju Sungai Petani.
Pada etape pertama Selasa (8/5/2012) manajer tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengingatkan anak didiknya agar menghemat tenaga. Masalahnya keenam pembalapnya kan dihadapkan dengan rute yang cukup panjang. “Ini adalah balapan yang kami anggap cukup berat bagi pembalap muda kami,” ungkapnya.
Dia menambahkan, tiga etape pembuka merupakan rute yang panjang dan tergolong berat. Wajar bila dia sedikit mencemaskan kondisi pasukannya setelah sebelumnya melakoni balapan Tour of Borneo. Di lain pihak, pembalapnya tidak mendapat cukup waktu untuk istirahat dari satu balapan ke balapan lainnya.
Tidak ada strategi khusus yang diinstruksikan kepada anak didiknya. Masih sama dengan balapan sebelumnya, pada etape flat ini kita mengharapkan semua pembalap finish di rombongan terdepan,” terangnya.
Dia meminta kepada pembalapnya untuk tidak mengobral kekuatan. “Menyerang di awal balapan bisa menjadi masalah. Akan lebih baik, bila kita menyerang setelah etape keempat dilalui,” sambungnya. Polygon Sweet Nice tidak ingin kehilangan pembalapnya sebelum balapan selesai. Bisa saja pembalapnya gagal finish bila terlalu bernafsu menyerang.
Pengusaha makanan itu berharap anak didiknya bisa melakoni strategi yang pernah diterapkan pada Tour of Borneo pada etape pertama. Yakni tidak ikut menyerang di etape pertama, dan berharap masuk rombongan terdepan. Hari Fitrianto dkk diharapkan mengikuti lawan yang menyerang sejak awal balapan.
Sejumlah lawan yang akan dihadapi pada balapan in di antaranya sudah dijumpai pada Tour of Borneo. Sebut saja Genesys Wealth Advisors (Australia), Suren Uzbekistan, Timnas Kazakhstan, CCN Cycling Team (Brunei Darussalam), Terengganu Cycling Team (Malaysia), Pure Black (Selandia Baru), Putra Perjuangan (Indonesia), dan sejumlah tim lokal Malaysia lainnya.
Selain itu, terdapat dua tim Continental lainnya yang tidak ikut Tour of Borneo seperti Aisan Racing Team (Jepang) dan RTS Racing Team (Taiwan). Untuk Asian sudah kerap dijumpai di sejumlah balapan di Asia. (psn/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Turnamen Balap Sepeda Jelajah Malaysia Dimulai
Olahraga Lain-Lain 7 Mei 2012, 18:50
-
Lima Pebalap Muda PSN Butuh Recovery
Olahraga Lain-Lain 6 Mei 2012, 19:45
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28























KOMENTAR