
Bola.net - Timnas Padel Putri Indonesia mengusung sebuah misi besar dalam keikutsertaannya di FIP Asia Cup 2025. Prestasi gemilang yang mereka torehkan menjadi jawaban tegas bahwa padel adalah cabang olahraga prestasi, bukan sekadar tren sesaat.
Skuad Merah Putih baru saja mencetak sejarah dengan untuk pertama kalinya berhasil menembus babak semifinal. Kini, mereka akan berjuang untuk mengamankan peringkat ketiga dalam turnamen bergengsi yang digelar di Doha, Qatar tersebut.
Menurut Wakil Ketua I PBPI, Mochtar Sarman, tujuan utama para penggerak padel adalah menjadikan cabor ini sebagai olahraga prestasi. Visi jangka panjangnya bahkan sangat serius, yaitu menargetkan padel bisa dipertandingkan di Olimpiade.
Laga perebutan tempat ketiga melawan Australia menjadi momentum penting untuk semakin menegaskan posisi Indonesia di kancah Asia. Kemenangan akan menjadi modal yang sangat berharga sebelum menatap Kualifikasi Piala Dunia Padel 2026 mendatang.
Peluang Besar di Depan Mata
Timnas Padel Putri Indonesia kini dihadapkan pada laga krusial melawan Australia. Pertandingan ini akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang status sebagai tim peringkat ketiga terbaik di Asia.
View this post on Instagram
Rasa optimistis menyelimuti skuad Garuda dalam menatap laga penentuan ini. Pasalnya, tim unggulan tersebut sudah pernah mereka kalahkan pada babak delapan besar dalam sebuah pertarungan yang sengit.
"Ada peluang besar melawan Australia karena kami mengalahkan mereka di babak delapan besar," kata Wakil Ketua I PBPI, Mochtar Sarman kepada Bola.com, Jumat (24/10/2025).
Pertarungan perebutan tempat ketiga ini akan digelar pada Sabtu (25/10/2025) dini hari. Laga tersebut dapat disaksikan oleh para pencinta olahraga di Indonesia pada pukul 05:00 pagi WIB.
Misi Membangun Olahraga Prestasi
Lebih jauh, Mochtar Sarman menegaskan bahwa Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) memiliki visi yang sangat jelas sejak awal dibentuk. Mereka berkomitmen penuh untuk membangun dan menjadikan padel sebagai cabang olahraga yang kaya akan prestasi.
Keikutsertaan di FIP Asia Cup merupakan salah satu langkah konkret untuk membuktikan keseriusan tersebut. Ajang ini menjadi tolak ukur penting untuk melihat sejauh mana perkembangan dan kekuatan tim di level internasional.
"Kami dari awal berkomitmen menjadikan padel olahraga berprestasi, di awal ketika Pak Galih (Galih Dimuntur Kartasasmita) ditunjuk menjadi ketua umum, lalu saya diangkat menjadi wakil, visinya sudah jelas ke arah olahraga prestasi," katanya.
"Jadi, bukan sekadar olahraga fomo karena padel juga sudah dimainkan di ekshibisi PON lalu dan akan menjadi cabor resmi di PON 2028," tambah Mochtar Sarman.
Menatap Panggung yang Lebih Tinggi
Prestasi membanggakan di FIP Asia Cup 2025 bukanlah sebuah tujuan akhir bagi padel Indonesia. Justru, pencapaian ini adalah sebuah batu loncatan untuk berani menatap panggung yang jauh lebih tinggi dan bergengsi.
Setelah turnamen ini berakhir, fokus akan langsung dialihkan untuk mempersiapkan diri mengikuti Kualifikasi Piala Dunia Padel 2026. Selain itu, ada mimpi besar agar padel bisa dipertandingkan secara resmi di Olimpiade 2034.
"Untuk Piala Dunia, kemungkinan akan digelar pada Oktober atau November dan ada babak kualifikasinya," lanjut Mochtar Sarman.
"Tujuan besar penggerak padel di seluruh dunia adalah masuk Olimpiade 2034," tegasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Asal Belanda Kesulitan di Indonesia? Ini Pengakuan Pelatih Bali United
Tim Nasional 17 Oktober 2025, 09:49
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Evaluasi Ruben Amorim Pengaruhi Aktivitas Transfer AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 09:15
-
Jeremy Doku Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 09:15
-
Dari Juara Premier League ke League One, Leicester City Kini Dijual
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 08:45
-
Karim Adeyemi dan Titik Balik Kariernya di Barcelona
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 08:26
-
5 Pilihan! Real Madrid Kini Punya Kedalaman Luar Biasa untuk Posisi Sayap Kanan
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 07:36
-
Juventus Sepakat dengan Bologna, Jhon Lucumi Segera Jadi Bek Baru Luciano Spalletti
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:37
-
Ruben Amorim Masukkan Christopher Nkunku dan Fikayo Tomori ke Daftar Jual AC Milan
Liga Italia 14 Agustus 2026, 06:07
-
Cuma Semusim, Tijjani Reijnders Tinggalkan Manchester City ke Arab Saudi
Liga Inggris 14 Agustus 2026, 05:30
-
Deal! Ferran Torres Tinggalkan Barcelona untuk PSG
Liga Spanyol 14 Agustus 2026, 05:09
-
Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 22:12
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR