
Bola.net - Desainer grafis helm Valentino Rossi, Aldo Drudi, belakangan mengungkap desain apa saja yang paling bermakna selama The Doctor berkarier di MotoGP. Menjadi salah satu orang paling berjasa dalam karier Rossi, Drudi mengaku terharu saat Rossi mengumumkan keputusan pensiun. Hal ini ia katakan via La Gazzetta dello Sport, Rabu (18/8/2021).
"Vale orang yang tangguh. Kemewahan yang tak pernah ia miliki adalah kemampuan menangis. Saya tak pernah melihatnya menangis meski ia sering mendapatkan rasa sakit. Saat mengumumkan keputusan pensiun, ia memilih strategi bertahan seperti biasanya di hadapan dunia, yakni bersembunyi dalam sikap santai," ungkap pria Italia itu.
View this post on Instagram
Drudi sudah mengenal Rossi sejak masih anak-anak, karena ia kawan baik sang ayah, Graziano Rossi. Drudi juga sudah lama berkecimpung di dunia desain, terutama desain helm pembalap Grand Prix. Selain Rossi, ia pernah mendesain helm Kevin Schwantz dan Mick Doohan, serta juga mendesain helm beberapa rider Grand Prix terkini.
Drudi menyatakan, desain-desain yang ia buat untuk Rossi sangatlah berharga. Ada beberapa koleksi yang hanya ia dan Rossi miliki dan takkan dijual kepada siapa pun. Salah satu desain paling ikonik yang pernah mereka buat bersama adalah 'SoleLuna' (matahari dan bulan), dan Drudi pula yang terlibat dalam pemilihan warna kuning sebagai perwakilan identitas Rossi.
Berikut desain-desain helm paling bermakna dari Valentino Rossi menurut Aldo Drudi.
Desain paling sulit dibuat

"Desain yang sempat ditolak, yakni desain yang identik dengan posisi keempat, medali kayu. Saat ia melihatnya, ia langsung bilang, 'Aku tidak suka'. Saya syok, namun sudah aturannya bahwa Anda harus menuruti ide sang pembalap. Alhasil, saya harus mengulangnya dengan cara lain."
Desain paling rumit

"Helm yang ia pakai sebagai peringatan ulang tahunnya yang ke-40. Kami pakai begitu banyak kuas, dan helm itu ia pakai dalam uji coba pramusim pada 2019. Helm itu sungguh kesuksesan besar untuk ukuran proyek coba-coba."
Desain paling disuka

"Saya tersentuh oleh desain helm yang ia pakai di Mugello pada 2002, di mana ia memakai grafis ayahnya, Graziano. Helm itu memang tribut untuk ayahnya, dan bagi saya itu punya nilai emosional yang unik."
Desain paling aneh

"Helm di mana wajahnya dilukis besar-besar untuk Mugello pada 2008, atau helm 'Mugiallo' (2016). Namun, helm unik yang terakhir, yakni bertema sapi untuk Mugello (2021) juga menyenangkan saat dibuat."
Desain paling berharga

"Saya paling terikat dengan helm 'Wish You Were Here' yang ia dedikasikan untuk Marco Simoncelli, berdasarkan lagu Pink Floyd. Saya mengerjakannya sambil mendengarkan lagu itu dan saya tersentuh karena memang sangat mengharukan. Kami sangat kehilangan Sic. Usai ia meninggal, kami semua bertanya-tanya apa gunanya melanjutkan ini semua."
Desain paling berpengaruh

"Helm dengan desain hati, yang ia pakai di Mugello pada 2007. Itu adalah tanda rasa cinta Vale pada penggemarnya. Ia coba mengatakan 'aku mencintai kalian'."
Desain paling populer

"Entah yang mana untuk Vale, tapi mungkin desain matahari dan bulan (SoleLuna)."
Desain paling cerdas

"Helm yang menggunakan desain sidik telapak tangan seluruh keluarga, kawan-kawan, dan para mekaniknya. Desain itu memberinya energi, tapi rumit dibuat karena semuanya sidik telapak tangan sungguhan. Beberapa mekaniknya berasal dari Australia, dan mereka mengirim foto dan fotokopi telapak tangan mereka kepada saya."
Sumber: La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
- Maverick Vinales Tak Turun di Silverstone, Darryn Binder Debut MotoGP di Aragon?
- Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
- Masih Gara-Gara Covid-19: Formula 1 GP Jepang Resmi Dibatalkan
- Fabio Quartararo Ingin 5 Kali Juarai MotoGP, Tak Mimpi Samai Popularitas Valentino Rossi
- Yamaha: Tak Logis Jika Jonathan Rea Pindah ke MotoGP 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Valentino Rossi Jadi Ayah, Doa Sang Ibu: Semoga Anaknya Nggak Jadi Pembalap!
Bolatainment 19 Agustus 2021, 14:36
-
Galeri: 8 Desain Helm Valentino Rossi Paling Bermakna Menurut Sang Desainer Pribadi
Open Play 19 Agustus 2021, 11:32
-
Jadi Ayah, Valentino Rossi Nantikan Kelahiran Putri Pertama
Bolatainment 19 Agustus 2021, 08:31
-
Fabio Quartararo Ingin 5 Kali Juarai MotoGP, Tak Mimpi Samai Popularitas Valentino Rossi
Otomotif 18 Agustus 2021, 15:12
-
Dibikin Terharu Tribut KTM dan Red Bull Ring, Valentino Rossi Janji Sabet Podium Ke-200
Otomotif 16 Agustus 2021, 15:27
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR