
Bola.net - Final sudah, bahwa PB Djarum memutuskan menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis mulai tahun depan karena tak ingin berlarut-larut dalam polemik dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
KPAI menuding ada pemanfaatan anak-anak untuk mempromosikan produk Djarum yang identik dengan rokok dalam audisi tersebut. Di satu sisi, PB Djarum yang berdiri sejak 1974 rutin menyumbang atlet yang mengharumkan nama bangsa. Pencapaian paling membanggakan terjadi pada 1992 dan 2016.
Alan Budikusuma mempersembahkan medali emas Olimpiade nomor tunggal putra pada 2016. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengulang capaian tersebut 14 tahun berselang. Sama-sama besar di PB Djarum, mereka menyumbang medali emas ketujuh Indonesia di Olimpiade.
Sumbangsih PB Djarum
Selain Olimpiade, atlet PB Djarum juga berprestasi di All England. Beberapa nama yang sukses juara lebih dari satu kali adalah Liem Swie King (3), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (3), Haryanto Arbi (2), Rudy Gunawan (2), hingga Kevin Sanjaya (2). Liliyana Natsir (4 kali), Tontowi Ahmad (2), Haryanto Arbi (2), dan Sigit Budiarto juga memenangi Kejuaraan Dunia.
Atlet PB Djarum turut bersinar pada secara kolektif. Catatan paling mentereng terjadi kala Indonesia memenangkan Piala Thomas 1984. Ketika itu tujuh dari delapan anggota tim merupakan anggota PB Djarum.
Pencarian Bakat Selanjutnya
Audisi Djarum 2019 masih akan dilanjutkan hingga final pada November 2019. Tapi pada tahun 2020 tidak akan ada lagi. Audisi Bulutangkis Djarum sendiri sudah digelar sejak 2006.
"PB Djarum akan kembali mencari bakat-bakat pemain melalui turnamen-turnamen lagi setelah audisi umum dihentikan," kata Yoppy Rosimin, selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation pada Minggu (8/9/2019).
Cakupan Terbatas
Yoppy mengatakan dari turnamen-turnamen itu memang bisa didapatkan bibit-bibit pemain. Namun, cakupannya menjadi lebih terbatas. Apalagi selama ini audisi digelar hingga ke luar Jawa.
"Kesempatan bagi bibit-bibit bari berbagai daerah akan berkurang. Mungkin tak ada lagi peserta dari Luwuk, Parigi atau tempat-tempat dari berbagai pelosok Indonesia. Yang terjaring nantinya bibit-bibit dari tempat terbatas, serta mereka yang punya kemampuan finansial untuk ikut berbagai turnamen, atau punya uang untuk ke Kudus," kata Yoppy.
Tuduhan Eksploitasi Anak
Meskipun menghentikan Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis, PB Djarum akan tetap berkomitmen melanjutkan mencetak bibit-bibit usia dini, tentu dengan cara berbeda.
Yoppy mengatakan keputusan itu terpaksa diambil karena sudah ada pembicaraan dengan berbagai pihak, tapi tak ada jalan keluar. "Kami tak mau masalah ini mengambang terus, jadi pilih mendarat saja. Jadi kami mengambil keputusan ini pada Rabu (4/9/2019), kemudian diumumkan secara resmi pada Sabtu (7/9/2019)," ujar Yoppi.
Disadur dari: Bolacom dan Liputan 6/Penulis: Okie Prabhowo/Editor: Harley Ikhsan dan Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 10 September 2019
Baca Juga:
- PBSI Sebut Pemberhentian Audisi Umum PB Djarum 'Tragis'
- Audisi Umum PB Djarum Terhenti, PBSI Cemas Perkembangan Atlet Daerah
- Tapak Tilas PB Djarum: Dari Hobi Hingga Prestasi untuk Negeri
- Kiprah PB Djarum, Didik 11 Atlet Peraih Medali Olimpiade untuk Indonesia
- PB Djarum Hentikan Audisi Umum Bulu Tangkis demi Redakan Polemik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PBSI Solo: Tak Ada Dukungan PB Djarum, Pembinaan Bakal Tersendat
Bulu Tangkis 10 September 2019, 11:25
-
Perjalanan Audisi Umum PB Djarum Harumkan Indonesia di Bulu Tangkis
Open Play 10 September 2019, 10:40
-
PBSI Sebut Pemberhentian Audisi Umum PB Djarum 'Tragis'
Bulu Tangkis 10 September 2019, 08:50
-
Audisi Umum PB Djarum Terhenti, PBSI Cemas Perkembangan Atlet Daerah
Bulu Tangkis 10 September 2019, 08:35
-
Tapak Tilas PB Djarum: Dari Hobi Hingga Prestasi untuk Negeri
Bulu Tangkis 9 September 2019, 14:47
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR